Showing posts with label Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526000 per Gram. Show all posts
Showing posts with label Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526000 per Gram. Show all posts

Sunday, October 19, 2014

Turun, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526.000 per Gram

Financeroll – Pada hari pertama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga pembelian kembali (buyback) pun ikut melemah.


Merujuk situs resmi Logam Mulia Antam, Senin (20/10), harga emas Antam tercatat Rp 526.000 per gram. Turun dibandingkan akhir pekan lalu yaitu Rp 529.000 per gram.  Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga turun dari Rp 476.000 per gram menjadi Rp 475.000 per gram.


Sementara daftar harga emas Antam hari ini:  500 gram Rp 243.300.000, 250 gram Rp 121.750.000, 100 gram Rp 48.750.000, 50 gram Rp 24.400.000, 25 gram Rp 12.225.000, 10 gram Rp 4.920.000, 5 gram Rp 2.485.000, dan  1 gram Rp 526.000.


Terctat harga emas spot di bursa Comex pada penutupan perdagangan pekan lalu, 13-17 Oktober 2014, terpantau ditutup dengan penguatan secara agregat sepekan. Penguatan harga emas spot di bursa Comex dipicu oleh dorongan sentimen positif dari perekonomian global yang masih cenderung buruk.  Pergerakan harga emas pada perdagangan pekan lalu terpantau lebih didominasi oleh trend pergerakan melemah meskipun mengalami penguatan dalam sepekan.


Dari total 5 hari perdagangan di pekan lalu, harga emas 3 kali ditutup dengan mengalami pelemahan dan sisanya ditutup menguat. Namun, pergerakan harga emas dapat ditutup dengan penguatan secara agregat sepekan akibat adanya penguatan tajam di perdagangan tengah pekan seiring data penjualan sektor ritel Amerika Serikat yang jatuh.


Untuk diketahui, pada hari pertama perdagangan pekan lalu, harga emas memulai pekan lalu dengan ditutup dalam penguatan. Adapun posisi dorongan fundamental baru yang masih sepi saat itu, membuat pergerakan harga emas cenderung lebih dipengaruhi oleh sentimen pergerakan nilai Dolar Amerika Serikat di pasar valuta asing. Seiring turunnya nilai Dolar Amerika Serikat di hari pertama perdagangan tersebut, maka aksi beli emas pun naik sehingga harga emas terdorong menguat di hari pertama.


Memasuki hari kedua perdagangan, harga emas tidak dapat melanjutkan pola penguatan seperti halnya di hari pertama perdagangan. Dolar Amerika Serikat yang bangkit membalas anjloknya nilai di perdagangan hari pertama pekan lalu, jadi alasan pelemahan emas di hari perdagangan kedua. Namun, pelemahan pada perdagangan hari kedua tersebut cukup terbatasi oleh jatuhnya sentimen ekonomi Jerman yang anjlok dari 6,9% ke -3,6%. [geng]



Turun, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526.000 per Gram

Sunday, October 12, 2014

Naik, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526.000 per Gram

Financeroll – Pada awal pekan ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga pembelian kembali (buyback) pun ikut menguat.


Merujuk situs resmi Logam Mulia Antam, Senin (13/10), harga emas Antam tercatat Rp 526.000 per gram. Naik dibandingkan akhir pekan lalu yaitu Rp 525.000 per gram.  Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam naik dari Rp 471.000 per gram menjadi Rp 475.000 per gram.


Sementara daftar harga emas Antam hari ini (3/10), antara lain:  500 gram Rp 243.300.000, 250 gram Rp 121.750.000, 100 gram Rp 48.750.000, 50 gram Rp 24.400.000, 25 gram Rp 12.225.000, 10 gram Rp 4.920.000, dan 1 gram Rp 526.000.


Di sisi lain, harga emas LLG pada penutupan perdagangan pekan lalu, 6-10 Oktober 2014 terpantau ditutup menguat signifikan secara agregat sepekan. Penguatan harga emas LLG pada perdagangan pekan lalu dipicu oleh rilis data IMF dan hasil rapat FOMC yang memberi fundamental positif kuat pada pergerakan harga emas.  Pergerakan harga emas pada perdagangan pekan lalu terpantau sedang berada dalam trend bulish cukup kuat. Dari total 5 hari perdagangan pekan lalu, seluruh hari perdagangan bahkan dapat ditutup dengan penguatan. Adapun puncak pergerakan harga emas pada pekan lalu berada pada hari pertama perdagangan akibat penguatan aksi beli pasca harga jatuh ke level terendah 10 bulan.


Untuk diketahui, pada hari pertama perdagangan emas pekan lalu, harga emas telah memulai pergerakan sepekan dengan pola menguat tajam. Indikator teknikal pada harga emas yang telah berada di posisi oversold akibat anjloknya harga emas di akhir pekan sebelumnya menjadi titik balik awal pergerakan harga emas. Dampak dari dorongan teknikal tersebut yang turut tersupport oleh pelemahan nilai dolar Amerika Serikat membuat harga emas melejit di hari pertama perdagangan. Memasuki hari kedua perdagangan, harga emas yang sebelumnya diperkirakan akan kembali memasuki fase lesu pasca dorongan teknikal di hari pertama perdagangan pekan lalu justru kembali melejit.


Dorongan data IMF yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global kembali melecut permintaan akan safe haven oleh para investor. Pertumbuhan perekonomian global yang dipangkas dari 3,4% sebelumnya ke 3,3% berhasil menjadi fundamental kuat yang mendorong penguatan harga emas.  Dampak dari dorongan data proyeksi pertumbuhan IMF pun semakin menguat pada perdagangan hari ke-3 pekan lalu. Setelah kondisi perekonomian global terindikasi negatif, fondasi dasar pelemahan harga emas dalam pekan-pekan sebelumnya akibat ekspektasi pemercepatan peningkatan suku bunga AS pun relatif runtuh pasca rilis hasil rapat FOMC.


Setelah dua faktor fundamental kuat dari data IMF dan rapat FOMC, dorongan-dorongan fundamental baru terhadap pergerakan harga emas relatif tidak mampu menutup dua fundamental kuat tersebut. Bahkan terpantau data initial jobless claims Amerika Serikat yang membaik dari level 288.000 ke 287.000 tidak mampu menahan penguatan harga emas. Imbas hal tersebut, pada 2 hari perdagangan terakhir pekan lalu, harga emas pun masih dapat bergerak menguat. [geng]



Naik, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 526.000 per Gram