Showing posts with label Sawit. Show all posts
Showing posts with label Sawit. Show all posts

Sunday, January 4, 2015

CPO Cendrung Stagnan

Financeroll – Harga minyak sawit mentah di Bursa Malaysia pada awal perdagangan Senin  dibuka stagnan. Perdagangan CPO untuk kontrak Februari 2015 di Bursa Malaysia pada pembukaan perdagangan hari ini ditransaksikan pada level 2.302 ringgit per ton.


Harga tersebut tidak bergerak dari harga penutupan pada perdagangan Jumat. Pada sesi perdagngan Asia,  harga CPO naik tipis 0,13% ke level 2.305 ringgit per ton. Kisaran pergerakan harga CPO sampai waktu saat ini berada pada 2.302—2.305 ringgit per ton. Seperti diketahui dalam perdagangan dua pekan terakhir, CPO cenderung mengalami penguatan.



CPO Cendrung Stagnan

Friday, January 2, 2015

Banjir Ganggu Pasokan CPO, Harga Turun Tipis

Finacerol – Banjir yang menjangkiti masa produksi minyak sawit di Malaysia akan memperburuk penurunan musiman dalam output dan akan mengurangi persediaan, demikian menurut CIMB Investment Bank Bhd yang mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan harga akan tetap bertahan karena gangguan persediaan tadi.


Genangan yang mempengaruhi sekitar 184.000 hektar (455.000 hektar), atau sekitar 3,5 persen dari total luas tanaman sawit negara, terutama negara bagian Kelantan, Pahang dan Terengganu paling parah, demikian analis Ivy Ng menulis dalam sebuah laporan tanggal hari ini. Output diperkirakan telah jatuh 20 persen menjadi sekitar 1,4 juta metrik ton bulan lalu dari bulan November, ivy Ng mengatakan, mengutip perkiraan dari Industri Perkebunan dan Komoditas Menteri Douglas Uggah Embas.


Minyak kelapa sawit rally pekan ini ke level tertinggi dalam hampir dua bulan akibat kekhawatiran cuaca basah dari biasanya yang membentang dari Thailand selatan, Malaysia dan Indonesia yang bisa mengganggu persediaan. Banjir juga menyebabkan Banjir pengungsi ratusan ribu orang, infrastruktur yang rusak dan mendorong pemerintah di Malaysia untuk memprioritaskan pekerjaan mitigasi banjir. Negara ini merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia setelah Indonesia.


Minyak sawit untuk pengiriman Maret turun 0,6 persen lebih rendah, berada pada posisi 2253 ringgit ($ 641) per ton di Bursa Malaysia Derivatives pada sesi siang di Kuala Lumpur. Harga rally ke level 2.308 ringgit pada 29 Desember, tertinggi sejak November 4. Bulan lalu naik 4,3 persen, berlawanan dengan trend penurunan tahunan karena banjir menyebar.



Banjir Ganggu Pasokan CPO, Harga Turun Tipis

Wednesday, December 31, 2014

Banjir Mengancam Produksi Minyak Sawit Malaysia

Financeroll – Produksi minyak sawit Malaysia akan menurun bulan ini dan bulan berikutnya karena banjir mengganggu masa panen di negara eksportir terbesar kedua setelah Indonesia tersebut, memperburuk penurunan musiman dalam hal produksi minyak sawit, demikian menurut RHB Investment Bank Bhd.


Output minyak sawit berkemungkinan bisa berkontraksi sebanyak 20 persen pada Desember dari 1,75 juta metrik ton pada bulan November, menurut Alvin Tai, analis di bank yang berkecimpung menangani industri perkebunan selama 11 tahun terakhir . Akan ada penurunan yang signifikan dalam hasil panen, katanya melalui telepon di Kuala Lumpur.


Komoditas yang digunakan dalam makanan dan biofuel menuju kenaikan harga kuartalan pertama tahun ini karena Malaysia menderita banjir terburuk dalam beberapa dekade yang disebabkan oleh hujan deras. Cuaca Group LLC untuk Commodity memprediksi bahwa pola basah cuaca dapat mengancam kerusakan tanaman tropis minggu depan. Rally harga ternyata menunjukan penurunan tahunan yang didorong oleh jatuhnya harga energi global, yang mengganggu permintaan biofuel global.


Outlook RHB tentang pasokan juga disetujui oleh Dewan minyak sawit di negara itu, yang mengatakan produksi saat ini bisa turun 15 persen sampai 20 persen bulan ini dari November karena banjir dan perlambatan musiman. Output mungkin sekitar 1,4 juta ton, kata Direktur Jenderal Choo Yuen Mei pada briefing di Kuala Lumpur.



Banjir Mengancam Produksi Minyak Sawit Malaysia

Thursday, December 18, 2014

CPO Bergerak Negatif

Financeroll – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia pada pertengahan perdagangan Jumat  bergerak melemah.


Perdagangan CPO untuk kontrak Februari 2015 di Bursa Malaysia, seperti tercatat di Bloomberg, pada pembukaan perdagangan hari ini berada pada level 2.144 ringgit Malaysia per ton.


Harga tersebut sudah terkoreksi 0,14% dibandingkan dengan penutupan pada Kamis lalu yang menguat 0,99% ke 2.147 ringgit/ton.


Pada waktu perdagangan Kuala Lumpur, harga CPO masih melemah 0,7% ke level 2.132 ringgit/ton. CPO bergerak di kisaran harga 2.131-2.144 ringgit/ton.



CPO Bergerak Negatif

Wednesday, December 17, 2014

CPO Bergerak Positif

Financeroll – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia pada perdagangan Rabu  juga ditutup rebound.


Perdagangan CPO untuk kontrak Februari 2015 di Bursa Malaysia, seperti dikutip Bloomberg, pada penutupan hari ini berhenti di angka 2.126 ringgit/ton atau menguat 0,28%.


Pada akhir perdagangan Selasa  harga komoditas itu ditutup di level 2.120 ringgit Malaysia per ton dan anjlok 2,21%.


Hari ini, CPO dibuka pada harga 2.114 ringgit Malaysia/ton, dan sepanjang hari bergerak di kisaran 2.102 hingga 2.130 ringgit Malaysia/ton.



CPO Bergerak Positif

Sunday, December 14, 2014

CPO Kembali Menguat di Bursa Malaysia

Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia pada pertengahan perdagangan Senin (15/12/2014) bergerak rebound.


Perdagangan CPO untuk kontrak Februari 2015 di Bursa Malaysia, seperti tercatat di Bloomberg, pada pembukaan perdagangan hari ini berada pada level 2.186 ringgit Malaysia per ton.


CPO sudah menguat 0,69% dibandingkan dengan penutupan pada Jumat (12/12/2014) yang anjlok 1,09% ke 2.171 ringgit/ton.


Pada pukul 10.17 WIB atau sekitar 11,17 waktu Kuala Lumpur, harga CPO masih menguat 0,23% ke level 2.176 ringgit/ton. Sampai dengan waktu perdagangan saat ini, CPO bergerak di kisaran harga 2.174-2.188 ringgit/ton.



CPO Kembali Menguat di Bursa Malaysia