Showing posts with label dana kelolaan. Show all posts
Showing posts with label dana kelolaan. Show all posts

Tuesday, December 2, 2014

Bank Mandiri Catat Jumlah Dana Kelolaan Naik Menjadi Rp132,57 Triliun

Financeroll – Bank Mandiri mencatatkan jumlah dana kelolaan wealth management mencapai Rp132,57 triliun hingga Oktober 2014 naik 47% dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, dengan jumlah nasabah mencapai 38.000 nasabah.


Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi mengungkapkan Bank Mandiri melihat potensi yang sangat besar di wilayah Bandung dan sekitarnya untuk menjaring nasabah-nasabah prioritas.


Adapun pertumbuhan dana kelolaan di wilayah ini cukup baik. Hingga Oktober 2014, dana kelolaan nasabah prioritas di wilayah Bandung dan sekitarnya mencapai Rp6,65 triliun.


Berharap melalui pengembangan jaringan prioritas secara berkesinambungan, bisnis Bank Mandiri di segmen ini dapat tumbuh signifikan di masa datang.


Bank Mandiri memperkuat bisnis wealth management dengan membuka kantor Priority Outlet baru di Sukajadi, Bandung.


Melalui layanan prioritas, lanjutnya, Bank Mandiri memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi nasabah, seperti investasi melalui produk reksadana, penawaran surat berharga (ORI/SUKUK), maupun proteksi nasabah melalui layanan bancassurance.


Nasabah juga mendapatkan fasilitas layanan executive lounge di bandara, safe deposit box serta program market update yang rutin diberikan kepada nasabah sebagai informasi maupun guidance nasabah dalam berinvestasi.



Bank Mandiri Catat Jumlah Dana Kelolaan Naik Menjadi Rp132,57 Triliun

Sunday, November 30, 2014

PT BNI Proyeksikan Pertumbuhan Dana Kelolaan Wealth Manajemen di 20%

Financeroll – PT Bank Negara Indonesia Tbk memproyeksikan pertumbuhan dana kelolaan wealth manajemen berkisar 20% pada 2015.


Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto mengungkapkan hingga Oktober 2014 dana kelolaan nasabah kaya perseroan mencapai Rp40 triliun dan target hingga akhir tahun mencapai Rp45 triliun. Pada tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan dana kelolaan wealth manajemen mencapai 21% secara year on year, dari posisi Rp37 triliun.


Strategi internal, dengan melihat tingkat laku nasabah dan memperkuat bisnis nasabah yang sudah ada.


Jumlah nasabah kaya BNI berkisar 20.000 nasabah dengan dana simpanan di atas Rp1 miliar, sedangkan 700 nasabah memiliki simpanan di atas US$10 juta atau berkisar Rp10 miliar. Produk yang diminati oleh nasabah wealth manajemen perseroan cenderung konservatif yakni surat utang (obligasi), reksadana dan masih sangat sedikit yang berinvestasi dalam produk saham.


Adapun raihan pendapatan non bunga dari penjualan produk investasi pada tahun ini mencatatkan pertumbuhan hingga 40%. Meski BNI memiliki kantor cabang luar negeri, bisnis wealth managemen masih belum bisa diandalkan dari kantor cabang luar negeri. Alasannya, kantor cabang luar negeri masih belum bisa memiliki lisensi yang bergerak di bidang konsumer.



PT BNI Proyeksikan Pertumbuhan Dana Kelolaan Wealth Manajemen di 20%