Tuesday, December 30, 2014

Pre Open Market, Indeks Saham Amerika Memerah Lagi

Financeroll – Kontrak berjangka untuk indeks Standard & Poor 500 yang akan berakhir bulan Maret mendatang turun 0,2 persen menjadi 2,081.4 pada sesi Pre Open Market di New York.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average kehilangan 22 poin, atau minus 0,1 persen, ke level 17.960. Index berjangka Russell 2000 turun 0,1 persen. Minyak diperpanjang pada posisi terendah dalam lima tahun terakhir, membuat Chevron Corp turun 0,7 persen pada awal sesi pre open di New York, begitupun dengan Exxon Mobil Corp turun 0,6 persen.


“Harga minyak turun dan bisa memunculkan beberapa kekhawatiran bagi perusahaan produksi eksplorasi dan beberapa saham yang berhubungan dengan minyak,” kata Pierre Mouton, yang membantu mengawasi $ 80 miliar di Notz, Stucki & Cie. Di Jenewa. “Tapi ekonomi AS sekarang kuat dan menjadi pertanda baik untuk pasar ekuitas AS.”



Pre Open Market, Indeks Saham Amerika Memerah Lagi

Tekanan Jual Ancam XAU

Financeroll – Pada grafik 4-jam terlihat jelas XAUUSD masih tetap berada di jalur bearish. Kondisi ini juga terefleksikan pada grafik 30-menit dimana harga komoditas ini tetap berada di bawah wilayah pertahanan para sellers berupa trend line menurun jangka pendek yang kini berada di area 1193.00. Jika data US Consumer Confidence nanti dirilis sesuai perkiraan para ekonom, tekanan jual akan kembali mengancam XAUUSD dan bisa menjatuhkannya ke level terendah sesi Senin di 1178.70.


Jika support itu tidak bisa bertahan XAUUSD berpotensi tergelincir ke support berikutnya di area 1174.50. Support lainnya adalah 1170.55. Jika keduanya juga tidak bisa bertahan, XAUUSD bisa turun lebih dalam untuk menguji salah satu support jangka menengah di zona 1165.00, batas bawah pola segitiga yang menjadi ruang gerak harga komoditas ini di fase konsolidasi jangka menengah.


Saran Transaksi: untuk mengetahui lebih jauh tentang sinyal trading silahkan undang pin BB: 215A-2918.



Tekanan Jual Ancam XAU

Langkah AUDUSD Ringan

Financeroll – Berdasarkan grafik 30 menit untuk AUDUSD mengindikasikan bahwa tekanan beli masih dominan menuju target terdekat di 0.8173. Jika buyer mendominasi di atas level tersebut maka memungkinkan akan mengusik target berikutnya di 0.8202. Kegagalan skenario tersebut akan mengembalikan AUDUSD pada posisi merosot menuju level 0.8137 hingga level kritis di 0.8126.


Resistant : 0.8185, 0.8209, 0.8241

Support : 0.8129, 0.8097, 0.8073


Skenario Transaksi :

Buy di 0.8155, target di 0.8215, stop loss di 0.8115

Sell di 0.8140, target di 0.8080, stop loss di 0.8180

(HP-FR)



Langkah AUDUSD Ringan

Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.445 / USD

Financeroll – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (30/12) sore, bergerak melemah sebesar 10 poin menjadi Rp 12.445 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.435 per dolar AS.  Merebaknya risiko politik Yunani mendorong dolar AS mengalami penguatan di pasar uang global dan domestik.


Kondisi itu membuat khawatir pelaku pasar keuangan di negara-negara berkembang. Krisis politik di Yunani itu dapat membuat krisis utang di kawasan negara-negara Euro dapat memburuk.  Meski demikian, penguatan dolar AS terhadap rupiah masih cenderung tertahan di tengah antisipasi investor terhadap data ekonomi Amerika Serikat yakni data kepercayaan konsumen AS dan juga data manufaktur Tiongkok.


Investor masih terlihat waspada mencermati perkembangan ekonomi global. Kondisi itu membuat outlook mata uang rupiah menjadi netral.  Mata uang rupiah kembali berada di area negatif setelah sempat menguat tipis pada perdagangan sesi pagi tadi.  Faktor global mendorong mata uang rupiah pada akhir tahun ini kembali tertekan.


Masih adanya sentimen pemulihan ekonomi Amerika Serikat kembali membayangi laju mata uang rupiah, beberapa data-data ekonomi AS diantaranya tingkat keyakinan konsumen dan klaim pengangguran diekspektasikan positif. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa (30/12) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp 12.436 dibandingkan hari sebelumnya, Senin (29/12) di posisi Rp 12.434 per dolar AS.  [geng]



Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.445 / USD

Bearish EURUSD Tertahan

Financeroll – Berdasarkan grafik 30 menit untuk EURUSD mengindikasikan bahwa tekanan beli masih dominan menuju target terdekat di 1.2186. Jika buyer mendominasi di atas level tersebut maka memungkinkan akan mengusik target berikutnya di 1.2225. Kegagalan skenario tersebut akan mengembalikan EURUSD pada posisi merosot menuju level 1.2137 hingga level kritis di 1.2122.


Resistant : 1.2192, 1.2221, 1.2256

Support : 1.2128, 1.2093, 1.2064


Skenario Transaksi :

Buy di 1.2165, target di 1.2225, stop loss di 1.2125

Sell di 1.2140, target di 1.2080, stop loss di 1.2180

(HP-FR)



Bearish EURUSD Tertahan

Trend Line Bertahan, USDJPY Terkoreksi

Financeroll – Hari ini USDJPY bergerak ke arah selatan lagi setelah gagal untuk menembus zona resistance berupa trend line menurun yang kini berada di 120.55. Saat analisa ini disusun level terendah intraday sementara breada di 119.17, mdendekati level 38,2% Fibonacci retracement yang berada di 118.80. Peluang menuju target tersebut masih terlihat baik pada grafik 15-menit maupun 4-jam.


Posisi USDJPY kini berada di bawah resistance intraday di 120.00. Selama tidak bisa kembali berada di atasnya, meskipun nanti setelah data US Consumer Confidence dirilis, USDJPY akan tetap menjaga peluang untuk bergerak ke selatan. Untuk jangka pendek pair ini masih tetap berada di dalam kisaran konsolidasi 115.55 dan 121.83 yang berarti sangat mungkin untuk terjadi pergerakan bolak-balik di dalam kisaran yang cukup besar itu.


Saran Transaksi: untuk mengetahui lebih jauh tentang sinyal trading silahkan undang pin BB: 215A-2918.


 



Trend Line Bertahan, USDJPY Terkoreksi

EURGBP Tak Ubah Pola

Financeroll – Sudah tujuh hari ini EURGBP bergreak di dalam pola sideways dengan kisaran 0.7812 hingga 0.7867, sebuah kisaran yang relatif sempit bagi pair yang biasanaya bergerak aktif ini. Pemilu di Yunani tampaknya tidak banyak memberi dampak bagi EURGBP yang hingga kini maish saja berada di dalam poal yang sama.


Untuk jangka pendek tekanan jual masih terus membayangi. Posisi EURGBPSD tetap berada di bawah trend line menanjak yang telah ditembus pekan lalu juga berada di bawah salah satu moving average pada grafik 4-jam yang kini berada di 0.7853. Jadi EURGBP akan membutuhkan momentum naik yang besar untuk menembus zona resistance kuat tersebut. Jika tekanan jual kembali membesar dan bisa menembus 0.7812, EURGBP beresiko untuk terhempas lagi dengan target di support berikutnya yaitu 0.7797 dan 0.7766.


Saran Transaksi: untuk mengetahui lebih jauh tentang sinyal trading silahkan undang pin BB: 215A-2918.



EURGBP Tak Ubah Pola