Showing posts with label wallstreet. Show all posts
Showing posts with label wallstreet. Show all posts

Tuesday, January 6, 2015

Indeks Saham Amerika Ditutup Merana

Financeroll -Pasar saham AS mengalami hari penurunan lagi karena harga minyak kembali merosot pada hari Selasa, dengan indeks Dow mencatatkan start terburuk untuk tahun baru paska krisis keuangan tahun 2008.


Indeks memantul dari posisi terendah di sesi tengah perdagangan sore, yangdinilai oleh beberapa analis sebagai imbas dari aksi short-covering.


Indeks S & P 500 patokan jatuh untuk sesi kelima berturut-turut dan telah tergerus lebih dari 4% dari puncaknya yang sempat dicapai pada 29 Desember 2014 lalu. Harga minyak merosot dan peralihan minat investor ke produks yang lebih aman seperti Treasury dan emas menyebabkan penurunan pasar ekuitas untuk hari kedua berturut-turut .


The S & P 500 SPX, ditutup minus 17,97 poin, atau turun 0,9%, lebih rendah ke level 2,002.61, dengan hanya dua sektor yang tersisa di posisi hijau – utilitas dan telekomunikasi. Saham sektor energi terhempas jauh, yang jatuh mencapai 4% pada hari Senin, merosot 1,5% lagi pada Selasa.


Sektor energi turun 22% sejak 30 Juni 2014, sementara sektor energi S & P Cap 600 telah kehilangan hampir setengah dari nilainya pada saat itu, demikian menurut Howard Silverblatt, analis indeks senior di S & P Dow Jones Indeks.


Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, turun 130 poin, atau 0,7%, ke level 17,371.64, sehari setelah penurunan tajam 331 poin pada hari Senin. The Nasdaq Composite COMP, mengalami nasib terburuk, kehilangan 59,84 poin, atau 1,3%, ke level 4,592.74, hari kelima berturut-turut merugi.



Indeks Saham Amerika Ditutup Merana

Monday, January 5, 2015

Indeks Saham Amerika Terpukul Minyak Mentah

Financeroll – Indeks saham AS tumbang pada sesi perdagangan Senin di dipicu oleh terbentuknya harga terendah baru minyak mentah dan melonjaknya nilai tukar dolar, yang menyebabkan Dow Jones dan S & P dengan mengalami penurunan terburuk sejak Oktober.

dan

The S & P 500 SPX, mengalami minus 1,83% ditutup terendah di akhir sesi dan masih mengalami penurunan satu hari terbesar dalam tiga bulan terakhir. Indeks ini juga mengalami penurunan terpanjang dalam periode 12 bulan, jatuh untuk sesi keempat berturut-turut. Indeks patokan ini kehilangan 37,62 poin, atau 1,8%, menuju level 2,020.58.


Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, juga menunjukan performa terburuknya dan mengalami penurunan harian terburuk sejak Oktober silam, dengan 28 dari 30 hari ditutup dengan penurunan. Indeks blue-chip turun 331,34 poin, atau 1,9%, ke level 17,501.65.


The Nasdaq Composite COMP, melepaskan 74,24 poin, atau 1,6%, menuju level 4,652.57.



Indeks Saham Amerika Terpukul Minyak Mentah

Sunday, January 4, 2015

Emas Ditutup Naik Tipis Pada Sesi Jumat

Financeroll – Dollar menyentuh level tertinggi terhadap euro yang mengakibatkan emas kembali terpuruk pada awal tahun. Namun pada sesi perdagangan jumat, emas terlihat kembali berangsur membaik dengan membukukan kenaikan tipis.


Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,2 persen untuk menetap di $ 1,186.20 per ounce pada sesi perdagngan Comex di New York. Sebelumnya, harga menyentuh $ 1,167.30, terendah sejak 1 Desember, karena dolar naik ke level tertinggi 4 1/2-tahun terhadap euro.


Nilai Perdagangan adalah 22 persen di bawah rata-rata 100-hari untuk saat ini, demikian data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Emas tahun lalu membukukan kerugian tahunan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1998.



Emas Ditutup Naik Tipis Pada Sesi Jumat

Indeks Saham Amerika Ditutup Beragam Pada Perdagangan Jumat

Financeroll_ Pada sesi penutupan jumat, indeks saham Amerika mayoritas jatuh, kecuali Dow Jones yang terdepresiasi, demikian data harga generik dari Bloomberg hari ini.


Nasdaq composite indeks ditutup turun tipis 0.20% atau 9.24 basis point dan berada pada level 4,726.81. Dan S&P 500 juga mengalami penurunan tipis 0.03% atau 0.70 basis point dan berada pada posisi 2,058.20. Sementara itu, Dow Jones Industrial Avarage ditutup naik 0.06% atau 9.92 dan berada pada level 17,832.99



Indeks Saham Amerika Ditutup Beragam Pada Perdagangan Jumat

Friday, January 2, 2015

Indeks Saham Amerika Dibuka Beragam

Financeroll – Sesi pembukaan pasar Amerika, Indeks saham Amerika tampak bergerak beragam di awal tahun. Dow Jones Industrial Avarage membukukan kenaikan 0.62 persen atau 109.66 basis point dan bertengger di level 17, 932.73.


Sementara itu, S&P 500 turun 1.03 persen atau 21.45 basis point dan berada pada level 2,058.90. Dan Nasdaq Composite Index turun 0.87 persen atau 41.38 basis point dan bertengger pada level 4,736.06



Indeks Saham Amerika Dibuka Beragam

Wednesday, December 31, 2014

Indeks Saham Amerika Dibuka Positif

Financeroll- Indeks Saham AS naik tipis pada sesi pembukaan perdagangan hari Rabu, mengakhiri 2014 dengan catatan peningkatan pada sesi awal, dengan kemungkinan keuntungan tahunan yang solid.


The S & P 500 SPX, naik 3 poin, atau 0,2%, untuk selanjutnya bertengger pada level 2084, sementara Dow Jones Industrial Average DJIA, membukukan penambahan 32 poin, atau 0,2%, menjadi 18.015, naik kembali di atas level 18.000 mark setelah penutupan turun dari level itu pada Selasa kemaren. Sementara itu, Nasdaq membukukan kenaikan 4.25 point atau 0.1% ke level 4,287



Indeks Saham Amerika Dibuka Positif

Tuesday, December 30, 2014

Pre Open Market, Indeks Saham Amerika Memerah Lagi

Financeroll – Kontrak berjangka untuk indeks Standard & Poor 500 yang akan berakhir bulan Maret mendatang turun 0,2 persen menjadi 2,081.4 pada sesi Pre Open Market di New York.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average kehilangan 22 poin, atau minus 0,1 persen, ke level 17.960. Index berjangka Russell 2000 turun 0,1 persen. Minyak diperpanjang pada posisi terendah dalam lima tahun terakhir, membuat Chevron Corp turun 0,7 persen pada awal sesi pre open di New York, begitupun dengan Exxon Mobil Corp turun 0,6 persen.


“Harga minyak turun dan bisa memunculkan beberapa kekhawatiran bagi perusahaan produksi eksplorasi dan beberapa saham yang berhubungan dengan minyak,” kata Pierre Mouton, yang membantu mengawasi $ 80 miliar di Notz, Stucki & Cie. Di Jenewa. “Tapi ekonomi AS sekarang kuat dan menjadi pertanda baik untuk pasar ekuitas AS.”



Pre Open Market, Indeks Saham Amerika Memerah Lagi

Monday, December 29, 2014

Dow Jones Tergelincir Tipis, S&P500 Nyaris Stagnan

Financeroll – Indeks Saham As berbalik arah pada sesi pembukaan perdagangan Amerika hari Senin. Dow Jones Industrial Average tergelincir ke jalur bearish dan melawan arah snap kemenangan beruntun tujuh sesi pekan lalu.


Masalah baru yang mengirim sinyal negatif pada pergerakan pasar ekuitas Amerika adalah Ketidakpastian baru yang muncul perihal krisis keuangan Yunani yang tampaknya sangat memukul saham Eropa. Ketidakpastian ini diakibatkan oleh gagalnya pemilihan presiden negara itu yang akan memicu memburuknya hubungan mYunani dengan kreditur internasional.


The Dow DJIA, dibuka turun 30 poin, atau 0,2%, ke level 18.024, sedangkan S & P 500 SPX, naik tipis 3 poin, atau 0,1%, ke level 2.086. Baik Dow dan S & P 500 menguat pekan lalu.



Dow Jones Tergelincir Tipis, S&P500 Nyaris Stagnan

Pre Open Market, Indeks Saham AS Cendrung Melemah

Financeroll – Pada sesi Pre Open Market Amerika, indeks saham AS bergerak lebih rendah dan bergerak kurang signifikan. Dow Jones Industrial Average berisiko kehilangan rekor tertinggi yang digapai pekan lalu pada level diatas 18.000.


Futures untuk Dow industrials DJH5, kehilangan 27 poin, atau jatuh 0,2%, ke level 17.985, berada di jalur penurunan yang memecah rekor kemenangan beruntun tujuh hari. Futures untuk indeks SPH5 S & P 500, tergelincir 2,60 poin, atau 0,1%, sedangkan untuk Nasdaq 100 index NDH5, terkerek turun 2,50 poin, atau 0,1%, ke level 4,307.75.


Akibat Drama Yunani: Suasana perdagangan global pada Senin tampak bearish karena ketidakpastian baru tentang lanskap politik di Yunani. Parlemen negara itu menolak calon Perdana Menteri Antonis Samaras – mantan Komisioner Eropa Stavros Dimas – dalam pemilihan presiden ketiga dan terakhir.



Pre Open Market, Indeks Saham AS Cendrung Melemah

Wednesday, December 24, 2014

MSCI Ketularan Wall Street

Financeroll – Bursa Asia dibuka mendaki pada transaksi perdagangan hari ini. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.24 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4%. Sementara itu, indeks Topix Jepang melaju 0,9% setelah kemarin tak beroperasi karena libur nasional.


Bursa Asia terkerek oleh sentimen kenaikan bursa AS pada transaksi tadi malam. Asal tahu saja, kemarin, indeks Dow Jones Industrial Average mendaki ke atas level 18.000 untuk kali pertama. Pencapaian level tersebut pada indeks acuan di AS itu lebih cepat ketimbang prediksi para analis.


Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones naik 0,4% ke rekor tertingginya di level 18.024. Sedangkan indeks S&P 500 naik 0,2% menjadi 2.082,17. Ini juga merupakan level tertingginya di sepanjang sejarah.


Lompatan bursa AS sendiri disebabkan oleh data positif ekonomi Paman Sam itu.


“Pasar mendapatkan kenyamanan dari perekonomian AS yang positif. Pernyataan the Federal Reserve yang menenangkan pada pekan lalu juga memberikan kontribusi besar pada reli saham,” jelas Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets di Sydney.



MSCI Ketularan Wall Street

Wednesday, December 17, 2014

Indeks Saham Amerika Mulai Tersenyum Kembali

Financeroll – The S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi penurunanya dan membukukan kenaikan terbaik untuk tahun 2014 pada sesi perdagangan Rabu. Hal ini mejnauhkan kekhawatiran atas jatuhnya-minyak dan kekhawatiran atas deflasi global, setelah Federal Reserve menyampaikan sikap pada akhir pertemuan dua harinya.


The S & P 500 SPX, naik 2.04% dan ditutup 40.15 poin lebih tinggi untuk kemudian stand by pada level 2,012.89. Sektor energi melonjak 4,2%, karena harga minyak menghentikan sesi penurunan sebelumnya. Sebanyak 10 sektor utama ditutup dengan kenaikan yang solid.


Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, naik 1,69% alias melonjak 300 poin, tak lama setelah pernyataan Yellen. Indeks blue-chip naik 288 poin, atau 1,7%, ke 17,356.87.


Chevron Corp. CVX, naik 4,25%. Exxon Mobil Corp dan XOM, berada di antara para top gainers, naik 4,3% dan 3% masing-masing. The Nasdaq Composite COMP, naik 2.12%, juga meningkat tajam, dimotori oleh kenaikan besar dalam sektor teknologi. Apple Inc dan AAPL, naik 0,17% dan 2,5%.



Indeks Saham Amerika Mulai Tersenyum Kembali

Tuesday, December 16, 2014

The FED: Putusan Bank Tak Terpengaruh Krisis Rusia

Financeroll – Krisis ekonomi Rusia tidak akan menghentikan bank sentral AS untuk menarik janjinya mempertahankan tingkat bunga rendah dalam “jangka waktu tertentu” meski para pembuat kebijakan mengakui kian tingginya risiko global, menurut sejumlah ekonom.


“Para pejabat bank sentral yang melakukan pertemuan hari ini dan besok kemungkinan akan mengatakan tengah memantau pasar secara hati-hati setelah pelemahan nilai tular rubel Rusia mengancam destabilisasi kawasan lainnya,” ujar David Stockton, mantan direktur riset the Fed.


Pada waktu yang sama, jelasnya, mereka akan fokus pada penguatan ekonomi AS dan kemungkinan bahasa yang akan digunakan adalah mereka akan bersabar untuk menaikkan tingkat bunga.


“Kebijakan bergerak lambat dan hal itu dilakukan dengan sengaja sebagai bentuk respons atas bukti yang kuat hasil akumulasi pada pertemuan terakhir, dan bukan sebagai respons atas data yang menumpuk akibat guncangan pasar keuangan,” ujar Stockton, seorang senior fellow pada Peterson Institute for International Economics sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (17/12/2014).


Sejumlah pejabat tidak ingin mengisyaratkan bahwa krisis Rusia akan “mengalihkan mereka dari alur kebijakan yang sudah ditentukan yang kemungkinan akan diperketat pada pertengahan 2015.


Nilai tukar rubel anjlok hari ini setelah investor panik menyusul langkah penaikan tingkat bunga yang dilakukan pemerintah yang gagal mengerem pelemahan nilai tukar tersebut. Kondisi itu kotras dengan Amerika Serikat yang mengalami perbaikan bursa tenaga kerja dan tingginya akibat bahan bakar yang murah



The FED: Putusan Bank Tak Terpengaruh Krisis Rusia

Sunday, December 14, 2014

Indeks Saham Amerika Bertumbangan

Financeroll – Indeks Saham AS terpukul pada sesi perdagangan Jumat karena investor dibingungkan oleh kekhawatiran atas kesehatan ekonomi global yang memicu kerugian tiga kali lipat di saham blue-chip.


The S & P 500 mengakhiri minggu kemaren dengan kerugian terbesar dalam dua setengah tahun terakhir, sementara Dow Jones Industrial Average mencatatkan penurunan mingguan terbesar sejak September 2011.


Minggu ini gemuruh aksi jual terjadi menyusul tujuh minggu berturut-turut yang tercatat naik. Hal ini terkait erat dengan penurunan terjal pada harga minyak yang mengakibatkan volatilitas tak terkendali di pasar ekuitas.


Indeks Volatilitas CBOE VIX, naik 4,98%. Indek ini juga dikenal sebagai “Indek untuk mengukur ketakutan bursa Wallstreet,” menduduki level 21 pada hari Jumat.

Investor semakin khawatir bahwa ekonomi global mungkin akan mengalah pada deflasi, penurunan konsisten dalam harga yang mengarah pada resesi dan depresi. Pedagang juga menyalahkan posisi unwinding pada akhir tahun untuk penurunan besar di pasar.


The S & P 500 SPX, ditutup minus 33 poin, atau 1,6%, dan bertengger pada posisi 2,002.33 alias kehilangan 3,5% selama seminggu. Sektor energi dan material adalah penyebab penurunan terbesar selama seminggu, sementara telekomunikasi juga terjatuh.


Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, ditutup turun 315,51 poin, atau 1,8%, ke level 17,280.83 dan mencatatkan kerugian mingguan sebesar 3,8%.


Sementara itu, teknologi berat Nasdaq Composite COMP, berakhir minus 54,57 poin, atau 1,2%, ke level 4,653.60 dan menurun 2,9% selama seminggu.



Indeks Saham Amerika Bertumbangan

Thursday, December 11, 2014

Indeks Saham Amerika Rebound

Financeroll – Indeks Saham AS rebound dari posisi terburuknya dalam tujuh minggu terakhir karena naiknya penjualan ritel dan penurunan minyak mentah West Texas Intermediate menembus level $ 60. Dolar terbawa naik namun Treasuries berjatuhan.


Indeks Standard & Poor 500 naik 0,5 persen pada sesi penutupan di New York, sempat reli sebelumnya dan membukukan kenaikan 1,5 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 63,19 poin, atau 0,4 persen, ke level 17,596.34. Sekitar 7,2 miliar saham diperdagangkan di bursa AS. Angka ini adalah 4,9 persen di atas rata-rata tiga bulan perdagangan.



Indeks Saham Amerika Rebound

Sunday, December 7, 2014

Wallstreet Ditutup Menghijau

Financeroll – The S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor pada penutupan perdagangan hari Jumat, menutup minggu ketujuhnya dengan membukukan kenaikan.


Data lapangan pekerjaan yang diluar dugaan memicu gairah positif pada perdagangan Jumat kemaren. Ekonomi AS menambah 321.000 pekerjaan pada bulan November, mematahkan jumlah perkiraan yang memprediksi 86.000 lapangan pekerjaan baru, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di 5,8%.


The S & P 500 SPX ditutup naik 3,45 poin, atau 0,2%, dan berada pada level 2,075.37. Kenaikan ini dimotori oleh saham – saham perusahaan finansial dan sektor kesehatan, sementara saham energi dan utilitas sedikit tertinggal.


Indeks Dow Jones Industry average DJIA membukukan kenaikan tertinggi intradaynya, menjadi 18.000, atau 58,60 poin, 0,3%, lebih tinggi daripada 17,958.79. Keuntungan di JPMorgan Chase dan Goldman Sachs Group adalah yang terbesar di antara gainers saham blue-chip.


Sementara itu, Nasdaq Composite COMP ditutup naik 11,32 poin, atau 0,2%, ke level 4,780.76. Namun penutupannya tergolong rendah dalam waktu perdagangan mingguan.



Wallstreet Ditutup Menghijau

Wednesday, November 26, 2014

Jobless Claims Amerika Meningkat Tajam

Financeroll – Jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran baru tembus di atas 300.000 orang untuk pertama kalinya sejak awal September. Ini pertanda bahwa penyerapan tenaga kerja oleh perusahaan di AS kian menurun.


Klaim pengangguran awal melonjak dari 21.000 ke 313.000 dalam pekan berakhir, merupakan tingkat tertinggi sejak minggu pertama September. Ekonom yang disurvei memperkirakan bahwa klaim terhadap total pengangguran musiman disesuaikan menjadi 288.000. Rata-rata klaim baru selama bulan lalu naik 6.250 ke 294.000, demikian Departemen Tenaga Kerja mengatakan Rabu ini.


Meskipun Wall Street mengharapkan 200.000 keuntungan lainya dari dinamika ketenagakerjaan AS pada bulan November, lonjakan klaim dan survei kepercayaan konsumen menunjukkan bahwa orang Amerika percaya pekerjaan semakin sulit didapa.



Jobless Claims Amerika Meningkat Tajam