Sunday, November 23, 2014

Mata Uang Yuan di Cina Melemah

Financeroll – Kejutan penurunan suku bunga di Cina merupakan jalan lain untuk melunakkan nilai tukar mata uang negara.


Bank Rakyat China (PBOC) menurunkan suku bunga pinjaman acuan satu tahun pada hari Jumat. Ini hasil yang tinggi, bersama dengan prospek apresiasi forex yang mendorong spekulatif “hot money” mengalir ke Cina, dan menjaga tekanan pada nilai tukar. Suku bunga pada hari Jumat tersebut mengurangi daya tarik dari yuan dan membuatnya lebih berisiko untuk menahan laju.


Yuan turun tajam pada awal 2014 dan kehilangan lebih dari 3 persen dalam dua bulan. Fenomena ini jelas terlihat sebagai serangan terhadap spekulan mata uang oleh Beijing. Nilai mata uang tersebut tetap turun 1,17 persen untuk tahun ini meskipun terus meningkat sejak Bulan Mei lalu.


China memiliki agenda yang lebih luas, yang melibatkan reformasi ekonomi dan sistem “rebalancing”, yang membedakannya dari negara-negara lain yang terlibat dalam ketegangan mata uang global. Reformasi struktural dapat disertai dengan pertumbuhan yang lebih rendah, inflasi, suku bunga secara bertahap lebih rendah, dan tabungan serta investasi yang lebih kecil. Semua ini benar-benar menunjukkan ruang yang kecil untuk penguatan mata uang lebih lanjut.



Mata Uang Yuan di Cina Melemah

No comments:

Post a Comment