Showing posts with label yuan. Show all posts
Showing posts with label yuan. Show all posts

Sunday, January 11, 2015

Yuan dan Won Kembali Kompak Naik

Financeroll – Pada sesi perdagangan siang ini, Yuan dan Won kembali kompak menguat mengikuti irama dan sentimel global yang cendrung menyudutkan dollar akibat data buruk tenaga kerja yang dirilis pada akhir pekan lalu.


Won Korea terpantau menguat 0.60 persen atau 6.57 basis point ke level 1,083.11. Sementara itu, Yuan menguat tipis 0.16 persen atau 0.010 basis point ke level 6.1986.



Yuan dan Won Kembali Kompak Naik

Thursday, January 8, 2015

Yuan dan Won Kompak Naik

Financeroll – Pada sesi perdagangan siang ini, Yuan dan Won sama-sama menguat terhadap dolar Amerika ditengah-tengah perbaikan pasar ekuitas Asia yang ditandai dengan geliat posisif indeks acuan kawasan Asia.


Yuan, USD/CNY, menguat tipis 0.09 persen dan naik kelevel 6.2084 terhadap US Dollar. Sementara itu, Won Korea juga bergeliat positif atas dolar, USD/KRW, menguat 0.73 persen ke level 1,088.90.



Yuan dan Won Kompak Naik

Sunday, January 4, 2015

Yuan dan Won Terpeleset Pada Sesi Asia

Financeroll – Pada sesi perdagangan Asia, Yuan dan Won terpantau melemah terhadap US Dollar seiring dengan pelemahan mata uang-mata uang kawasan Eropa dan Asia terhadap Greenback.


Yuan Tiongkok terpantau melemah terhadap Dollar sebesar 0.22% atau 0.0139 basis point dan berada pada posisi 6.2216. Sementara itu, Won Korea jatuh sebesare 0.57% atau 6.24 basis point dan bertengger pada level 1,109.68 per US Dollar



Yuan dan Won Terpeleset Pada Sesi Asia

Friday, December 26, 2014

Yuan Melemah Tipis, Won Menanjak

Financeroll – Yuan kembali melemah setelah kemaren sempat menguat akibat pernyataan pemrintah Tiongkok yang akan membantu sektor manufaktur dan akan meminta pihak perbankan untuk memberikan kemudahan kredit pada sektor manufaktur. Namun Won Korea terlihat membukukan kenaikan yang cukup berarti pada hari ini.


Pada sesi perdagangan siang ini terpantau Yuang Tiongkok mengalami pelemahan tipis terhadap US Dollar, turun 0.20 persen atau 0.0121 basis point dan bertengger pada posisi 6,2130 per dolar. Sementara itu, Won Korean naik 0.33 persen atau 3.66 basis point dan berada pada posisi 1,098.74 per dolar



Yuan Melemah Tipis, Won Menanjak

Wednesday, December 24, 2014

Yuan Menguat Tipis, Won Bergerak Negatif

Financeroll – Yuan Tiongkok terpantau sedikit menguat pada sesi perdagangan siang ini, sementara Won Korea tampak melemah tips terhadap US Dolar.


Berdasarkan live data dari Bloomberg, Dollar melemah tipis terhadap yuan, turun 0.12 persen atau 0.0075 basis point dan berada pada level 6.2182 per US Dollar. Dan Dollar mengalami penguatan terhadap Won Korea Selatan, naik 0.01 persen dan stand by pada posisi 1,102.84 per US Dollar



Yuan Menguat Tipis, Won Bergerak Negatif

Thursday, December 18, 2014

Yuan dan Won Melemah Tipis

Financeroll – Efek pernyataan The Fed masih berlanjut terhadap mata uang Tiongkok dan Korea. Sesi perdagangan pagi ini, kedua mata uang tersebut terpantau melemah tipis atas US Dollar.


Yuan terjatuh 0.17 persen atau 0.0106 basis point dan bertengger oada level 6.2262 per dolar. Sementara itu, won juga terpantau turun tipis sebesar 0.78 basis point atau 0.07 persen dan bertahan di posisi 1,103.03 per dollar.



Yuan dan Won Melemah Tipis

Wednesday, December 17, 2014

Yuan dan Won Tetap Melemah

Financeroll – Yuan dan Won pada sesi perdagang pagi ini terlihat kompak. Ditengah-tengah penguatan berbagai mata uang rival Dolar akibat pernyataan The Fed yang menunggu untuk menaikan suku bunga Amerika, justru Yuan dan Won masih betah dalam trend penurunan.


Pada sesi perdagangan saat ini, yuan terpantau turun 0.29 persen dan bertengger pada posisi 6.2149 per dollar Amerika. Sementara itu, Won Korea terpukul 0.72 persen atau 8.00 basis point dan berada pada posisi 1,102.80.



Yuan dan Won Tetap Melemah

Tuesday, December 16, 2014

Won Naik, Yuan Melemah Tipis

Financeroll – Yuang masih berada dalam tekanan US Dollar pada sesiperdagangan pagi ini akibat sentiment positif atas dollar dan ekspektasi pada hasil pertemuan FOMC yang dimulai sejak kemaren selasa. Namun Won bergerak agak berlawannan dengan membukukan kenaikan tipis atas dollar.


Yuan terpantau pagi ini melemah sekitar 0.01 persen dan berada pada level 6.1914 per dolar. Sementara itu, Won menguat 0.11 persen dan berdiri pada posisi 1,085.24 per dolar.



Won Naik, Yuan Melemah Tipis

Monday, December 15, 2014

Won Bergembira, Yuan Turun Tipis

Financeroll – Yuan Tiongkok terus melemah seiring belum membaiknya data-data manufaktur domestik dan penurunan suku bunga swap antar Bank dari 3.41 menjadi 3.35 siang ini. Sementara Won bereaksi positif atas anjloknya harga minyak dunia dan menunjukan arah yang berbeda dengan mata uang-mata uang lainya yang cendrung melemah terhadap US Dollar.


Pada sesi pedagangan siang ini, Yuan Tiongkok terpantau melemah 0.75 persen atau 0.4750 basis point dan berada pada posisi 6.1960 per US Dollar. dan Won menguat sebesar 0.85 persen atau 9.29 basis point dan bertengger pada posisi 1,089.95.



Won Bergembira, Yuan Turun Tipis

Sunday, December 14, 2014

Yuan Menguat, Won Terpeleset

Financeroll – Pada sesi perdagangan pagi ini, Yuan dan Won bergerak berlawanan arah terhadap Dollar Amerika. Yuan terbantu dengan prospek perbaikan ekonomi dalam negeri Tiongkok dan sentimen negatif yang melanda pasar ekuitas Amerika pada sesi penutupan perdagangan Jumat lalu.


Dollar melemah terhadap Yuan sebesar 0.01 persen atau 0.0005 basis point dan saat ini berada pada level 6.1884 per dollar. Sementara itu, Won Korea mengalami pelemahan sebesar 0.11 persen atau 1.250 basis point dan bertengger pada level 1,104.39 per Dollar Amerika.



Yuan Menguat, Won Terpeleset

Sunday, December 7, 2014

Yuan dan Won Bergerak Negatif

Financeroll – Mata Uang Yuan Tiongkok terpantai sedikit negatif paska dirisilnya data neraca perdagangan yang naik tapi masih berada dibawah perkiraan. Sementara itu, Won Korea juga terpantau cukup negatif.


Pada sesi perdagangan pagi ini, Dollar terus menguat terhadap Yuan Tiongkok dan membukukan kenaikan sebesar 0.0026 basis point atau 0.04% dan berada pada level 6.1549. Won Korean pun tak berbeda, mengalami pelemahamn sebesar 4.4900 basis point atau 0.40% dan bertengger pada level 1,118.4500.



Yuan dan Won Bergerak Negatif

Thursday, December 4, 2014

Suku Bunga Acuan Tiongkok Siap Melompat

Financeroll – Suku bunga acuan Tiongkok tengah bersiap untuk lompatan terbesar sejak Juni 2013.


Saham The Shanghai Composite Index (SHCOMP) melonjak 21% bulan lalu, naik lebih dari 3x lipat dari saham negara lain. HSBC Holdings Plc dan Barclays Plc memprediksi akan ada dua pengurangan suku bunga lagi sebelum pertengahan tahun depan setelah Bank Rakyat Tiongkok pada 21 November memangkas suku kebijakan untuk pertama kalinya dalam dua tahun.


PBOC menahan diri dari melakukan operasi di setiap pasar terbuka kemarin untuk lelang yang ketiga berturut-turut, yang mengarah ke injeksi bersih 30 miliar yuan ($ 4,9 milyar) ke dalam sistem perbankan pekan ini. Tingkat repo tujuh hari, suatu ukuran ketersediaan dana antar bank, turun 13 basis poin pekan ini menjadi 3,35%.



Suku Bunga Acuan Tiongkok Siap Melompat

Wednesday, December 3, 2014

Tingkat Mata Uang Tiongkok Melemah

Financeroll – Tingkat acuan pasar uang Tiongkok menurun untuk pertama kalinya dalam tiga hari.


Tingkat repo tujuh hari, suatu ukuran ketersediaan dana antar bank, turun 7 basis poin, atau 0,07% poin, menjadi 3,39% pada pukul 10:16 di Shanghai.


PBOC dilelang 60 miliar yuan dari tiga bulan deposito yang menambah likuiditas ke sistem perbankan di 4,33% hari ini, dibandingkan dengan 4,56% di penjualan terakhir pada 25 November. Sementara itu, departemen keuangan Tiongkok menjual obligasi tujuh tahun dengan hasil sebesar 3,60% kemarin.


Hasil pada catatan pemerintah dipengaruhi oleh tahun 2024 dimana pada bulan September naik satu basis poin menjadi 3,65%, dan kenaikan di pekan ini menjadi 14 basis poin. Saham dari Shanghai Composite Index (SHCOMP) naik 0,9 dan menguat sebesar 4,5% untuk minggu ini.



Tingkat Mata Uang Tiongkok Melemah

Tuesday, December 2, 2014

Suku Bunga Yuan di Hong Kong Melonjak

Financeroll – Suku bunga yuan di Hong Kong melonjak ke posisi tinggi 17 bulan ketika program perdagangan saham lintas perbatasan mengurangi pasokan mata uang Tiongkok di wilayah kota.


Hubungan antar Shanghai dan Hong Kong memungkinkan untuk transaksi lintas batas harian maksimum 23,5 milyar yuan ($ 3,8 milyar). The Shanghai Composite Index (SHCOMP) telah menguat 14% selama bulan lalu, mengalahkan semua 92 indeks ekuitas acuan lain di dunia.


Investor internasional telah membeli 45 milyar yuan dari saham Shanghai sejak 17 November. Investor “mainland” membeli 4,2 milyar yuan, dari kuota keseluruhan 250 milyar yuan.


Perluasan program yang memungkinkan yuan untuk diinvestasikan di pasar modal dalam negeri Tiongkok telah memperketat pasokan yuan di Hong Kong.


Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu telah memperpanjang program Renminbi di luar Hong Kong sejak tahun 2013, dengan negara-negara termasuk Inggris, Korea Selatan, Kanada, dan Australia memiliki 500 miliar yuan total kuota.



Suku Bunga Yuan di Hong Kong Melonjak

Monday, December 1, 2014

Yuan Semakin Membaik

Financeroll – Suku bunga acuan pasar uang Tiongkok turun untuk hari kedua karena bank sentral menahan diri untuk mendapatkan lebih banyak dana dari sistem keuangan. Menurut para ekonom, ini merupakan pertanda akan ada peningkatan stimulus moneter di waktu mendatang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Tiongkok.


Kondisi ini sedikit memberi nafas untuk Yuan Tiongkok. Pada sesi perdagangan siang ini terpantau Dollar mengalami pelemahan tipis terhadap Yuan. Yuan berada pada level 6.1495, mengalami penguatan 0.0011 basis point atau 0.02%.



Yuan Semakin Membaik

Sunday, November 30, 2014

PBOC Menghindari "Currency War"

Financeroll – Tiongkok tidak akan memperlemah mata uangnya untuk meningkatkan pertumbuhan eksport yang lambat.



PBOC menaikkan tingkatan nilai yuan pada 27 November menjadi 6,1320 per dolar dan merupakan yang terkuat sejak tanggal 13 Maret.


Yuan adalah satu-satunya mata uang Asia yang mengirim keuntungan terhadap dolar sejak akhir Juni, setelah dihargai sebesar 1%. Penurunan yen sebesar 14% adalah yang terburuk di wilayah itu setelah Bank of Japan menambah stimulus moneter. Hal ini memberikan kontribusi untuk penurunan 8,7% won Korea Selatan sebagai negara yang bersaing di pasar ekspor. Pelonggaran moneter Bank Sentral Eropa juga telah mendorong penurunan euro sebesar 9,1%.


Hal ini jelas terlihat bahwa Tiongkok tidak akan bergabung dalam perang mata uang. Trendepresiasi” bagi yuan sepertinya tidak mungkin terjadi karena bisa meningkatkan friksi perdagangan dan menyebabkan modal mengalir keluar.






PBOC Menghindari "Currency War"

Monday, November 24, 2014

Yuan Melemah Terhadap Dolar AS

Financeroll – Saham gabungan menaik pada hari kelima ketika Tiongkok memotong suku bunga yang memicu penurunan terbesar di perusahaan Hong Kong dalam setahun.


China Vanke Co. (2202) melonjak 13% yang artinya memberi keuntungan untuk para pengembang di Hong Kong. Indeks Hang Seng melonjak 3,8%. Yuan melemah sebesar 0,3% terhadap dolar AS. Sementara itu, indeks saham gabungan MSCI naik 0,7% atau menjadi 1,011.23. Tiongkok memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak 2012 untuk mendukung perekonomian terbesar kedua di dunia, dan menempatkan bank sentral negara itu di sisi Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan dalam menyebarkan stimulus yang baru.


Hasil pada obligasi pemerintah Tiongkok turun 17 basis poin menjadi 3,53%. Peristiwa tersebut merupakan penurunan terbesar sejak Oktober 2008.


Delapan dari sepuluh kelompok industri indeks saham gabungan MSCI mengalami peningkatan. Suku bunga pinjaman Tiongkok berkurang 0,4% menjadi 5,6%, sedangkan suku bunga deposito satu tahun diturunkan sebesar 0,25 persen poin.


Indeks gabungan Shanghai naik 1,9%. Ini adalah penutupan tertinggi sejak September 2011. Hasil pada obligasi pemerintah Tiongkok mengalami penurunan terbesar sejak Oktober 2008, sementara yuan melemah di hari ketiga.



Yuan Melemah Terhadap Dolar AS

Sunday, November 23, 2014

Mata Uang Yuan di Cina Melemah

Financeroll – Kejutan penurunan suku bunga di Cina merupakan jalan lain untuk melunakkan nilai tukar mata uang negara.


Bank Rakyat China (PBOC) menurunkan suku bunga pinjaman acuan satu tahun pada hari Jumat. Ini hasil yang tinggi, bersama dengan prospek apresiasi forex yang mendorong spekulatif “hot money” mengalir ke Cina, dan menjaga tekanan pada nilai tukar. Suku bunga pada hari Jumat tersebut mengurangi daya tarik dari yuan dan membuatnya lebih berisiko untuk menahan laju.


Yuan turun tajam pada awal 2014 dan kehilangan lebih dari 3 persen dalam dua bulan. Fenomena ini jelas terlihat sebagai serangan terhadap spekulan mata uang oleh Beijing. Nilai mata uang tersebut tetap turun 1,17 persen untuk tahun ini meskipun terus meningkat sejak Bulan Mei lalu.


China memiliki agenda yang lebih luas, yang melibatkan reformasi ekonomi dan sistem “rebalancing”, yang membedakannya dari negara-negara lain yang terlibat dalam ketegangan mata uang global. Reformasi struktural dapat disertai dengan pertumbuhan yang lebih rendah, inflasi, suku bunga secara bertahap lebih rendah, dan tabungan serta investasi yang lebih kecil. Semua ini benar-benar menunjukkan ruang yang kecil untuk penguatan mata uang lebih lanjut.



Mata Uang Yuan di Cina Melemah