Showing posts with label korea. Show all posts
Showing posts with label korea. Show all posts

Sunday, January 11, 2015

Yuan dan Won Kembali Kompak Naik

Financeroll – Pada sesi perdagangan siang ini, Yuan dan Won kembali kompak menguat mengikuti irama dan sentimel global yang cendrung menyudutkan dollar akibat data buruk tenaga kerja yang dirilis pada akhir pekan lalu.


Won Korea terpantau menguat 0.60 persen atau 6.57 basis point ke level 1,083.11. Sementara itu, Yuan menguat tipis 0.16 persen atau 0.010 basis point ke level 6.1986.



Yuan dan Won Kembali Kompak Naik

Sunday, January 4, 2015

Yuan dan Won Terpeleset Pada Sesi Asia

Financeroll – Pada sesi perdagangan Asia, Yuan dan Won terpantau melemah terhadap US Dollar seiring dengan pelemahan mata uang-mata uang kawasan Eropa dan Asia terhadap Greenback.


Yuan Tiongkok terpantau melemah terhadap Dollar sebesar 0.22% atau 0.0139 basis point dan berada pada posisi 6.2216. Sementara itu, Won Korea jatuh sebesare 0.57% atau 6.24 basis point dan bertengger pada level 1,109.68 per US Dollar



Yuan dan Won Terpeleset Pada Sesi Asia

Monday, December 29, 2014

Won Terkerek Jatuh

Financeroll – Won Korea Selatan membukukan penurunan kuartalan secara back-to-back, terbesar sejak 2009 karena tertekan oleh penurunan yen dan prospek suku bunga AS yang diprediksi akan berakhir lebih tinggi.


Mobil Korea, perusahaan elektronik dan perkapalan bersaing dengan rival Jepang di pasar luar negeri dan telah berada di bawah tekanan karena Jepang menggunakan stimulus moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendorong ekonomi domestik Jepang yang sempat mengalami penurunan 16 persen yen sejak akhir Juni. Sementara itu, The Federal Reserve menaikkan biaya pinjaman yang mengurangi daya tarik aset emerging market.


Won turun 4 persen kuartal ini ke level 1,099.05 per dolar pada sesi perdagangan siang di Seoul, demikian data harga yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Hal ini menambah penurunan 4,1 persen dalam tiga bulan sebelumnya, sehingga terburuk dalam dua kuartal berturut-turut sejak Maret 2009. Mata uang turun 0,1 persen hari ini dan 4,5 persen tahun ini. Won menguat 9,1 persen terhadap yen pada tahun 2014.


“Slide yen yang mendorong intervensi pemerintah dan menimbulkan kekhawatiran pelaku pasar memberi sinyal pelemahan pada won kuartal ini,” kata Hong Seok Chan, analis Daishin Ekonomi Research Institute di Seoul. “Won akan terus melemah pada kuartal pertama,” katanya, diprediksi mata uang akan bergerak antara 1.060 dan 1.150 dolar tahun depan.



Won Terkerek Jatuh

Won Korea Terapresiasi Terhadap Dollar dan Yen

Financeroll – Won Korea Selatan naik untuk hari ketiga karena eksportir berspekulasi untuk menjual dolar sebelum akhir tahun. Hal ini juga membantu mengimbangi kekhawatiran atas intervensi pemerintah untuk mengekang kekuatan mata uang Won terhadap yen.


Won menguat 0,1 persen menjadi 1,097.65 per dolar pada sesi perdagangan mutakhir di Seoul, demikian menurut harga yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Mata uang Won naik sebanyak 0,2 persen ke level tertinggi secara mingguan dari level 1,096.55 sebelumnya. Won mencapai 9,11 terhadap yen hari ini, posisi terkuat sejak 2008 lalu, sebelum diperdagangkan pada posisi 9.13 pada sesi perdagangan sore di Tokyo. Pasar keuangan Korea Selatan akan ditutup tanggal 31 Desember.



Won Korea Terapresiasi Terhadap Dollar dan Yen

Friday, December 26, 2014

Yuan Melemah Tipis, Won Menanjak

Financeroll – Yuan kembali melemah setelah kemaren sempat menguat akibat pernyataan pemrintah Tiongkok yang akan membantu sektor manufaktur dan akan meminta pihak perbankan untuk memberikan kemudahan kredit pada sektor manufaktur. Namun Won Korea terlihat membukukan kenaikan yang cukup berarti pada hari ini.


Pada sesi perdagangan siang ini terpantau Yuang Tiongkok mengalami pelemahan tipis terhadap US Dollar, turun 0.20 persen atau 0.0121 basis point dan bertengger pada posisi 6,2130 per dolar. Sementara itu, Won Korean naik 0.33 persen atau 3.66 basis point dan berada pada posisi 1,098.74 per dolar



Yuan Melemah Tipis, Won Menanjak

Wednesday, December 24, 2014

Yuan Menguat Tipis, Won Bergerak Negatif

Financeroll – Yuan Tiongkok terpantau sedikit menguat pada sesi perdagangan siang ini, sementara Won Korea tampak melemah tips terhadap US Dolar.


Berdasarkan live data dari Bloomberg, Dollar melemah tipis terhadap yuan, turun 0.12 persen atau 0.0075 basis point dan berada pada level 6.2182 per US Dollar. Dan Dollar mengalami penguatan terhadap Won Korea Selatan, naik 0.01 persen dan stand by pada posisi 1,102.84 per US Dollar



Yuan Menguat Tipis, Won Bergerak Negatif

Sunday, December 21, 2014

Korea Menurunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Financeroll – Pemerintah Korea Selatan memangkas proyeksi pertumbuhan untuk tahun depan. Walaupun permintaan domestik dalam rally panjang menuju titik terlemah bagi negara – tapi pemerintah tetap yakin itu akan memberikan kontribusi lebih banyak untuk kegiatan ekonomi domestik.


Pada tahun 2015, proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto diturunkan menjadi 3,8% dari proyeksi Juli sebesar 4,0%, demikian disampaikan Kementerian Strategi dan Keuangan pada Senin ini dalam laporan prospek ekonomi dua tahunannya.


Perkiraan untuk pertumbuhan PDB tahun ini juga direvisi turun, menjadi 3,4% dari 3,7% sebelumnya. Ekonomi tumbuh 3% pada tahun 2013.


Kementerian mengatakan, ekspor Korea kemungkinan akan sedikit terbantu tahun depan oleh pemulihan ekonomi di AS dan India, sementara permintaan domestik dapat memperoleh manfaat dari harga minyak yang lebih rendah, mendukung belanja fiskal dan dukungan pemerintah untuk investasi bisnis tahun depan.


Namun, kelemahan ekonomi di Cina dan Eropa, serta diharapkan pengetatan kebijakan Federal Reserve AS, mungkin sedikit membebani pertumbuhan di Korea Selatan, katanya.


Kementerian itu mengatakan harga konsumen diperkirakan meningkat 2% pada tahun 2015, lebih lambat dari perkiraan Juli sebesar 2,3% namun lebih cepat dari perkiraan tingkat 1,3% tahun ini.


Tingkat inflasi yang direvisi untuk tahun depan mencerminkan dampak dari kenaikan pajak rokok yang direncanakan. Perkiraan inflasi masih tetap di bawah target band bank sentral sebesar 2,5% -3.5%.


Current account Korea Selatan yang surplus untuk tahun 2015 kemungkinan akan mengecil ke angka $ 82 Miliar dari tahun ini yang diperkirakan $ 89 miliar, kata kementerian itu.


Sebanyak 450.000 pekerjaan baru kemungkinan akan ditambahkan pada tahun 2015, kurang dari 530.000 pekerjaan yang diprediksi telah dibuat tahun ini, kata kementerian itu.



Korea Menurunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Thursday, December 18, 2014

Yuan dan Won Melemah Tipis

Financeroll – Efek pernyataan The Fed masih berlanjut terhadap mata uang Tiongkok dan Korea. Sesi perdagangan pagi ini, kedua mata uang tersebut terpantau melemah tipis atas US Dollar.


Yuan terjatuh 0.17 persen atau 0.0106 basis point dan bertengger oada level 6.2262 per dolar. Sementara itu, won juga terpantau turun tipis sebesar 0.78 basis point atau 0.07 persen dan bertahan di posisi 1,103.03 per dollar.



Yuan dan Won Melemah Tipis

Wednesday, December 17, 2014

Yuan dan Won Tetap Melemah

Financeroll – Yuan dan Won pada sesi perdagang pagi ini terlihat kompak. Ditengah-tengah penguatan berbagai mata uang rival Dolar akibat pernyataan The Fed yang menunggu untuk menaikan suku bunga Amerika, justru Yuan dan Won masih betah dalam trend penurunan.


Pada sesi perdagangan saat ini, yuan terpantau turun 0.29 persen dan bertengger pada posisi 6.2149 per dollar Amerika. Sementara itu, Won Korea terpukul 0.72 persen atau 8.00 basis point dan berada pada posisi 1,102.80.



Yuan dan Won Tetap Melemah

Tuesday, December 16, 2014

Won Naik, Yuan Melemah Tipis

Financeroll – Yuang masih berada dalam tekanan US Dollar pada sesiperdagangan pagi ini akibat sentiment positif atas dollar dan ekspektasi pada hasil pertemuan FOMC yang dimulai sejak kemaren selasa. Namun Won bergerak agak berlawannan dengan membukukan kenaikan tipis atas dollar.


Yuan terpantau pagi ini melemah sekitar 0.01 persen dan berada pada level 6.1914 per dolar. Sementara itu, Won menguat 0.11 persen dan berdiri pada posisi 1,085.24 per dolar.



Won Naik, Yuan Melemah Tipis

Monday, December 15, 2014

Won Bergembira, Yuan Turun Tipis

Financeroll – Yuan Tiongkok terus melemah seiring belum membaiknya data-data manufaktur domestik dan penurunan suku bunga swap antar Bank dari 3.41 menjadi 3.35 siang ini. Sementara Won bereaksi positif atas anjloknya harga minyak dunia dan menunjukan arah yang berbeda dengan mata uang-mata uang lainya yang cendrung melemah terhadap US Dollar.


Pada sesi pedagangan siang ini, Yuan Tiongkok terpantau melemah 0.75 persen atau 0.4750 basis point dan berada pada posisi 6.1960 per US Dollar. dan Won menguat sebesar 0.85 persen atau 9.29 basis point dan bertengger pada posisi 1,089.95.



Won Bergembira, Yuan Turun Tipis

Sunday, December 14, 2014

Yuan Menguat, Won Terpeleset

Financeroll – Pada sesi perdagangan pagi ini, Yuan dan Won bergerak berlawanan arah terhadap Dollar Amerika. Yuan terbantu dengan prospek perbaikan ekonomi dalam negeri Tiongkok dan sentimen negatif yang melanda pasar ekuitas Amerika pada sesi penutupan perdagangan Jumat lalu.


Dollar melemah terhadap Yuan sebesar 0.01 persen atau 0.0005 basis point dan saat ini berada pada level 6.1884 per dollar. Sementara itu, Won Korea mengalami pelemahan sebesar 0.11 persen atau 1.250 basis point dan bertengger pada level 1,104.39 per Dollar Amerika.



Yuan Menguat, Won Terpeleset

Sunday, December 7, 2014

Yuan dan Won Bergerak Negatif

Financeroll – Mata Uang Yuan Tiongkok terpantai sedikit negatif paska dirisilnya data neraca perdagangan yang naik tapi masih berada dibawah perkiraan. Sementara itu, Won Korea juga terpantau cukup negatif.


Pada sesi perdagangan pagi ini, Dollar terus menguat terhadap Yuan Tiongkok dan membukukan kenaikan sebesar 0.0026 basis point atau 0.04% dan berada pada level 6.1549. Won Korean pun tak berbeda, mengalami pelemahamn sebesar 4.4900 basis point atau 0.40% dan bertengger pada level 1,118.4500.



Yuan dan Won Bergerak Negatif

Wednesday, December 3, 2014

Won Kembali Melemah di Hari Kedua

Financeroll – Won melemah untuk hari kedua setelah adanya peningkatan dalam pekerjaan AS yang mendukung hal-hal yang mempengaruhi kenaikan suku bunga di AS. Hal ini otomatis meningkatkan nilai dolar.


Won terdepresiasi sebesar 0,2% menjadi 1,115.45 per dolar pada 09:59 di Seoul, setelah meluncur sebanyak 0,5% sebelumnya. Mata uang itu menyentuh posisi 1,119,95 pada tanggal 1 Desember, dan merupakan posisi terendah sejak Agustus 2013. Won juga melemah 0,2% menjadi 9,3058 terhadap yen.


Obligasi pemerintah menurun. Imbal hasil sebesar 3% dikarenakan pada September 2024 naik empat basis poin, (0,04% poin) menjadi 2,72%



Won Kembali Melemah di Hari Kedua

Tuesday, December 2, 2014

Won Mendekati Level Terendah 15 Bulan

Financeroll – Won mendekati level terendah 15 bulan saat pemerintah Korea Selatan akan berusaha untuk melemahkan nilai mata uang demi melindungi eksportir nasional dari yen yang melemah.


Won turun 0,8% menjadi 1,115.96 per dolar pada pukul 10:04 di Seoul. Mata uang itu menyentuh posisi 1,119.95 pada tanggal 1 Desember, dan merupakan terendah sejak Agustus 2013. Mata uang ini melemah 0,8% menjadi 9,3573 terhadap yen.


Eksport merosot tak terduga sebesar 1,9% pada November dari tahun sebelumnya. Gubernur Bank of Korea, Lee Ju Yeol mengatakan pada tanggal 18 November bahwa pemerintah menyadari dampak negatif melemahnya yen terhadap perekonomian Korea Selatan dan akan bertindak untuk menjaga stabilitas nilai tukar jika diperlukan.



Won Mendekati Level Terendah 15 Bulan

Monday, December 1, 2014

Won Menguat Kembali

Financeroll – Won Korea Selatan melambung dari level terendah 15-bulan, menghentikan penurunan selama dua hari.


Won menguat 0,5% menjadi 1,107.96 per dolar pada pukul 10:14 di Seoul. Mata uang tersebut jatuh ke 1,119.95 kemarin. Itu adalah level penurunan terendah sejak Agustus 2013. Harga konsumen di Korea Selatan naik 1% pada bulan November dari tahun sebelumnya.


Obligasi Pemerintah jatuh 2,75% karena di bulan Juni 2017 naik lima basis poin, atau 0,05% poin menjadi 2,14%.



Won Menguat Kembali

Sunday, November 30, 2014

Won Korea Jatuh ke Level Rendah

Financeroll – Won jatuh ke level rendah 15-bulan pada spekulasi dimana bank sentral akan melakukan intervensi untuk melawan kelemahan dalam yen.


Pengiriman ke luar negeri turun 1,9% pada bulan November dari tahun sebelumnya. Yen mengalami penurunan di Asia pada kuartal ini setelah Bank of Japan menambah stimulus moneter. Eksportir Korea dan Jepang bersaing di pasar internasional untuk produk seperti ponsel dan perangkat elektronik.


Won turun sebesar 1% menjadi 1,119,50 per dolar pada pukul 10:15 di Seoul. Mata uang tersebut jatuh ke 1,119.95 pada waktu sebelumnya dan menjadi level terendah sejak Agustus 2013. Serta, turun 0,7% terhadap yen ke nominal 9,40.


Pemerintah Korea menyadari dampak negatif pada perekonomian Korea Selatan atas yen yang melemah dan akan bertindak untuk menjaga stabilitas nilai tukar jika diperlukan.



Won Korea Jatuh ke Level Rendah

Sunday, November 23, 2014

Won Korea Meningkat

Financeroll – Won Korea meningkat ketika Cina memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam dua tahun.


Indeks Kospi naik 0,9 persen hari ini setelah Bank Rakyat China menurunkan suku bunga deposito satu tahun dan suku bunga pinjaman satu tahun pada tanggal 21 November 2014. Won menguat 0,4 persen menjadi 1,109.70 per dolar di Seoul, Korea. Besar kenaikan ini adalah 0,2 persen terhadap mata uang yen Jepang di level 9,434.


Tindakan PBOC adalah mendukung untuk penguatan won demi meningkatkan perekonomian Cina, yang mana memiliki transaksi perdagangan terbanyak dengan Korea Selatan. Harga Korea Exchange menunjukkan imbal hasil 10 tahun turun satu basis untuk 2,72 persen. Suku bunga acuan Cina, Korea Selatan dan imbal hasil obligasi telah menunjukkan gerakan serupa, dan mobilisasi PBOC mungkin memberikan tekanan lebih lanjut pada Bank of Korea untuk memudahkan kebijakan moneter.



Won Korea Meningkat