Showing posts with label Berita Yuan. Show all posts
Showing posts with label Berita Yuan. Show all posts

Tuesday, December 23, 2014

Yuan Melemah ke Titik Terendah

Financeroll – Dolar berada pada posisi 0,1% dari dua tahun terhadap euro di tengah spekulasi data AS hari ini yang mana memberikan Federal Reserve lebih banyak alasan untuk menaikkan suku bunga.


Greenback telah maju setidaknya 5% terhadap 16 mata uang utama tahun ini dan keuntungan ini diperpanjang kemarin setelah laporan menunjukkan ekonomi tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari satu dekade. Yen tergeser lima hari terhadap dolar. Yuan Tiongkok jatuh ke posisi terendah enam bulan dikarenakan data ekonomi AS yang membaik didukung oleh dolar.


Dolar sedikit berubah pada $ 1,2177 per euro pada pukul 12:38 di Tokyo setelah menguat ke $ 1,2165 kemarin dan merupakan level terkuat sejak Agustus 2012. Mata uang AS turun 0,2% menjadi 120,40 yen setelah naik ke 120,83 kemarin, merupakan yang tertinggi sejak 9 Desember. Yen naik 0,2% menjadi 146,61 per euro.


Yuan terpuruk untuk hari keenam setelah Bank Rakyat Tiongkok memangkas suku bunga acuan mata uang sebesar 0,03% menjadi 6,1247 per dolar, terendah sejak 8 Desember 2014.


Yuan melemah 0,06% menjadi 6,2297 per dolar setelah jatuh ke 6,2325 dan merupakan titik terendah sejak 26 Juni 2014.


 


 



Yuan Melemah ke Titik Terendah

Wednesday, December 10, 2014

Yuan Menguat atas Dolar

Financeroll – Saham Tiongkok naik, dengan indeks volatilitas melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun, dikarenakan inflasi yang melambat didukung oleh kasus pelonggaran moneter.


The Shanghai Composite Index (SHCOMP) bertambah 2,9% menjadi 2.940,01 pada penutupan. Yuan menguat 0,1% menjadi 6,1773 per dolar. Yuan menguat untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah bank sentral menaikkan penetapan harian untuk hari keempat berturut-turut, menjadikannya 0,06% lebih kuat pada tingkat 6,1195 per dolar. Para trader telah mendorong nilai tukar yuan menjadi rendah untuk lima bulan kemarin.



Yuan Menguat atas Dolar

Tuesday, December 9, 2014

Won Korea Menguat Tinggi dalam Minggu Ini

Financeroll – Won menguat di saat yen melakukan lompatan terbesar dalam tujuh minggu yang meredakan kekhawatiran bahwa mata uang Jepang yang lemah akan membuat ekspor Korea Selatan kurang kompetitif.


Yen menguat 0,6% kemarin sementara won mengalami penguatan terbesar sejak tanggal 2 Desember. Kedua mata uang cenderung untuk melacak satu sama lain karena perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan Jepang bersaing di luar negeri.


Won menguat 0,3% menjadi 1.113,71 per dolar pada pukul 10:36 di Seoul dan jatuh ke level terendah 15-bulan 1.122,20 kemarin. Yen diperdagangkan pada 120,78 terhadap greenback, 0,1% lebih lemah dibandingkan penutupan sebelumnya. Mata uang ini telah menurun hampir 13% tahun ini.



Won Korea Menguat Tinggi dalam Minggu Ini

Monday, December 8, 2014

Yuan Tak Berdaya

Financeroll – Indeks berjangka AS dan saham Asia mengalami penurunan, sementara dolar Australia menuju kekalahan beruntun di tengah aksi jual minyak mentah. Saham Tiongkok jatuh dan yuan mengalami penurunan terbesar dalam enam tahun.


Indeks Standard & Poor’s 500 (S&P 500) melemah 0,2% pada pukul 06:48 di London, dan Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,7%. Minyak AS turun untuk hari keempat menyentuh posisi rendah lima tahunAussie melemah untuk hari kesembilan.


Yuan turun sebanyak 0,55%, dimana hal ini merupakan angka terbesar di sesi penutupan sejak tahun 2008, sebelum diperdagangkan 0,3% lebih rendah pada 6,1926 per dolar. Mata uang ini turun sebanyak 0,9% dalam dua hari, dan merupakan kerugian terbesar sejak tahun 2007.



Yuan Tak Berdaya

Wednesday, December 3, 2014

Tingkat Mata Uang Tiongkok Melemah

Financeroll – Tingkat acuan pasar uang Tiongkok menurun untuk pertama kalinya dalam tiga hari.


Tingkat repo tujuh hari, suatu ukuran ketersediaan dana antar bank, turun 7 basis poin, atau 0,07% poin, menjadi 3,39% pada pukul 10:16 di Shanghai.


PBOC dilelang 60 miliar yuan dari tiga bulan deposito yang menambah likuiditas ke sistem perbankan di 4,33% hari ini, dibandingkan dengan 4,56% di penjualan terakhir pada 25 November. Sementara itu, departemen keuangan Tiongkok menjual obligasi tujuh tahun dengan hasil sebesar 3,60% kemarin.


Hasil pada catatan pemerintah dipengaruhi oleh tahun 2024 dimana pada bulan September naik satu basis poin menjadi 3,65%, dan kenaikan di pekan ini menjadi 14 basis poin. Saham dari Shanghai Composite Index (SHCOMP) naik 0,9 dan menguat sebesar 4,5% untuk minggu ini.



Tingkat Mata Uang Tiongkok Melemah

Tuesday, December 2, 2014

Suku Bunga Yuan di Hong Kong Melonjak

Financeroll – Suku bunga yuan di Hong Kong melonjak ke posisi tinggi 17 bulan ketika program perdagangan saham lintas perbatasan mengurangi pasokan mata uang Tiongkok di wilayah kota.


Hubungan antar Shanghai dan Hong Kong memungkinkan untuk transaksi lintas batas harian maksimum 23,5 milyar yuan ($ 3,8 milyar). The Shanghai Composite Index (SHCOMP) telah menguat 14% selama bulan lalu, mengalahkan semua 92 indeks ekuitas acuan lain di dunia.


Investor internasional telah membeli 45 milyar yuan dari saham Shanghai sejak 17 November. Investor “mainland” membeli 4,2 milyar yuan, dari kuota keseluruhan 250 milyar yuan.


Perluasan program yang memungkinkan yuan untuk diinvestasikan di pasar modal dalam negeri Tiongkok telah memperketat pasokan yuan di Hong Kong.


Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu telah memperpanjang program Renminbi di luar Hong Kong sejak tahun 2013, dengan negara-negara termasuk Inggris, Korea Selatan, Kanada, dan Australia memiliki 500 miliar yuan total kuota.



Suku Bunga Yuan di Hong Kong Melonjak