Saturday, January 3, 2015

Dalam Sepekan, IHSG Menguat

Financeroll – Meski waktu transaksi terbatas, IHSG dalam sepekan terakhir mampu mempertahankan Penguatannya.  Indeks sempat terimbas negatif oleh defisit neraca perdagangan.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 75,787 poin (1,46%) ke posisi 5.242,77 pada pekan yang berakhir Jumat, 2 Januari 2015 dibandingkan pekan sebelumnya yang berakhir pada Rabu, 24 Desember 2014 atau sehari sebelum Natal 2014 di angka 5.166,983.


Aksi jual asing masih mendominasi dibandingkan dengan aksi belinya, laju IHSG mampu bertahan di zona hijau di awal pekan.  Di tengah minimnya waktu transaksi di pekan ini, laju IHSG masih dapat menapak di teritori positif.  Pergerakan positif ini,  berbarengan dengan laju rupiah yang mampu berbalik positif setelah dalam pekan sebelumnya lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah.


Laju IHSG pun sejalan dengan estimasi kami sebelumnya di mana kami tuliskan tampaknya jelang libur Natal dan mungkin jelang akhir tahun 2014, laju IHSG sedang dijaga untuk mempertahankan momentum kenaikannya.  Meski Indonesia masih dirundung duka jelang akhir tahun atas berbagai tragedi musibah yang terjadi, tidak menghalangi riuh suasana dan euforia pelaku pasar di mana penutupan IHSG di akhir tahun 2014 yang mampu berakhir di zona hijau.  Bahkan mampu melampaui target pencapaian kami di 5.200 di mana sebelumnya banyak yang tidak begitu yakin dengan perkiraan tersebut.


Pelaku pasar yang masih bertahan di bursa domestik, masih melakukan upaya pembelian untuk menjaga laju IHSG untuk dapat bertahan di zona hijaunya.  Bahkan transaksi asing yang berbalik mencatatkan pembelian bersih.  Keinginan untuk dapat menutup perdagangan di teritori positif mampu membuat IHSG melupakan untuk sementara waktu utang gapnya di level 5.059-5.076 dan 5.113-5.125.  IHSG di akhir pekan yang merupakan awal dari hari perdagangan perdana 2015 masih dapat menguat.


Meski kembali mencatatkan nett sell asing dan rilis data-data makroekonomi Indonesia yang tidak begitu baik di mana neraca perdagangan kembali defisit dan melonjaknya inflasi di atas perkiraan tidak menghalangi IHSG untuk dapat melanjutkan penguatannya.  [geng]



Dalam Sepekan, IHSG Menguat

No comments:

Post a Comment