Showing posts with label Bank Panin Syariah. Show all posts
Showing posts with label Bank Panin Syariah. Show all posts

Sunday, October 19, 2014

Financeroll - PT Bank DKI dalam waktu dekat bakal menyalurkan dua kredit sindikasi masing-masing sebesar Rp1,1 trilun dan Rp2,3 triliun. Kedua fasilitas kredit itu sejalan dengan rencana bisnis perseroan untuk lebih giat dalam penyaluran kredit sindikasi.

Financeroll – Rencana Dubai Islamic Bank (DIB) menambah kepemilikan saham atas PT Bank Panin Syariah Tbk hingga kini masih menunggu perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Corporate Secretary Bank Panin Syariah mengatakan rencananya secepatnya, masih menunggu izin dari OJK.


Perizinan tersebut masih digodok di regulator perbankan karena ada beberapa data yang perlu dilengkapi dari pihak DIB. Hingga kini masih komunikasi dengan OJK.


Adapun DIB berniat menambah porsi kepemilikan saham bank dengan kode emiten saham PNBS tersebut menjadi 40%. Hingga kini, DIB tercatat telah memiliki 24,9% saham PNBS yang dilepas PT Bank Pan Indonesia (Bank Panin).



Financeroll - PT Bank DKI dalam waktu dekat bakal menyalurkan dua kredit sindikasi masing-masing sebesar Rp1,1 trilun dan Rp2,3 triliun. Kedua fasilitas kredit itu sejalan dengan rencana bisnis perseroan untuk lebih giat dalam penyaluran kredit sindikasi.

Wednesday, October 15, 2014

Pembiayaan Rumah Akan Meningkat Pada 2015

Financeroll – Pelaku perbankan syariah memprediksi pembiayaan rumah akan melonjak pada 2015.


Corporate Secretary PT Bank Panin Syariah Tbk mengatakan pembiayaan KPR di bank syariah akan bersinar di 2015.


Optimisme tersebut disebabkan pembiayaan rumah di perbankan syariah dipandang lebih unggul karena bisa menawarkan uang muka (down payment/DP) dan biaya KPR sebesar 0%. Selain itu, kelas menengah yang jumlahnya kian bertambah pun menjadi pemicu lain. Mereka mulai sadar investasi dan salah satu yang diincar yaitu properti.


Hingga kini porsi pembiayaan rumah yang dikenal dengan nama PPR PaS iB di Bank Panin Syariah tersebut, mencatatkan porsi sebesar 25% terhadap total kredit konsumer perseroan. Tahun depan setidaknya naik ke 30%.


Adapun untuk PPR PaS iB, perseroan menggunakan akad murabahah.



Pembiayaan Rumah Akan Meningkat Pada 2015