Showing posts with label Kondominium. Show all posts
Showing posts with label Kondominium. Show all posts

Sunday, November 23, 2014

Kondominium Khusus Lansia Dari Living Well Communities Bintaro

Financeroll – Pengembang sekaligus operator properti yang berpusat di Australia Living Well Communities membangun hunian bagi lanjut usia di Bintaro, Tangerang Selatan. Hunian dalam bentuk kondominium tersebut akan dibangun pada kuartal IV/2015 dan siap beroperasi pada awal 2017.


Presiden Direktur Living Well Communities Benjamin Cass mengatakan Indonesia merupakan negara di Asia Pasifik yang belum memiliki senior living. Sebuah penelitian menyebutkan jumlah lanjut usia di atas 60 tahun hingga 2050 diprediksi mencapai 74 juta jiwa.


Hingga sekarang, belum ada hunian layak yang khusus mengakomodasi mereka. Jadi, market untuk kalangan ini sangat potensial dikembangkan hingga 10 tahun ke depan.


Tujuan dibangunnya Kondominium Living Well agar lansia dapat menikmati hidup berkualitas di masa tuanya tanpa memberi kesan memanti jompokan orang tua. Hunian tersebut dibangun layaknya hunian mewah yang jauh dari kesan pengobatan dan rumah untuk orang sakit.


Sementara itu, perusahaan memilih Bintaro sebagai tempat pengembangan karena pihaknya membidik masyarakat yang tinggal di Alam Sutera, BSD, Gading Serpong dan Pondok Indah. Warga di sekitar kompleks tersebut berkarir mapan dan beberapa kuliah di luar negeri sehingga tidak memiliki waktu mengurus orang tua.


Rencananya, kondominium terdri dari 190 unit yang dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare. Bangunan terdiri dari lima menara low rise di mana satu menara setinggi lima lantai. Tipe kamar dibagi menjadi dua yaitu satu bedroom dengan luas 45 m2 dan dua bedrooms dengan luas 80 m2. Adapun satu unit kamar dipasarkan mulai Rp1,5 miliar.


Dalam pengembangan proyek tersebut, Living Well Communities menggandeng salah satu pengembang lokal di Jakarta dalam bentuk joint venture.


Kami membeli tanah mereka seluas 1,3 hektare senilai US$5,5 juta. Biaya konstruksi akan diambil dari hasil prapenjualan yang kami lakukan pada kuartal II/2015. Komposisi bentuk kerjasama akan dibicarakan setelah kami umumkan resmi joint venture pada tahun depan, terangnya.


Kondominium Living Well akan dioperasikan seperti layaknya hotel bintang 5 dengan standar tenaga ahli Australia yang melatih tenaga kerja Indonesia.


Disediakan perawat 24 jam untuk setiap unit ruangan. Selain itu, disediakan tombol darurat di kamar tidur dan kamar mandi yang berfungsi 24 jam.


Selain itu, Living Well menyediakan fasilitas bersama antara lain tempat konsultasi kesehatan, tempat meditasi dan yoga, bioksop, ritel, kafe, restoran, salon, perpustakaan, taman, tempat spa dan walking track.


Target pembeli dari unit kondo harus di atas 60 tahun. Jika mereka meninggal dunia, maka sang anak atau kerabat dapat menjual atau menyewakan kepada orang lain dengan usia di atas 60 tahun.


Setelah proyek di Bintaro selesai, Living Well menargetkan membangun enam proyek yang sama di Jakarta, Surabaya dan Semarang dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun.



Kondominium Khusus Lansia Dari Living Well Communities Bintaro

Sunday, October 19, 2014

Sebanyak 96,140 Unit Kondominium Berada Diwilayah Jabodetabek

Financeroll – Berdasarkan persebarannya, sebagian besar kondominium terbangun terkotak di wilayah sekunder, dengan persentase 72,6% dari total pasokan yang ada.


Cushman & Wakefield Indonesia menghitung terdapat 96.140 unit kondominium yang tersebar di wilayah Jabodetabek.


Sementara kawasan CBD atau pusat bisnis berkontribusi 19,5% dari total proyek, dan kawasan primer sebanyak 7,9%.


Sama saja halnya dengan proyek yang akan dikembangkan, di mana sebagian besar kondominium atau 92% akan dibangun di wilayah sekunder.


Adapun kondominium yang akan dibangun di area primer mewakili 4,2%, dan di CBD sebanyak 3,8%.


Yang dimaksud sebagai kawasan CBD atau pusat bisnis yakni di Sudirman, Kuningan, Thamrin, Gatot Subroto, dan Satrio.


Sementara untuk area primer adalah Kebayoran Baru, Senayan, Menteng, Pondok Indah, Permata Hijau, dan Kemang.


Kawasan sekunder adalah kawasan pinggiran kota, atau kawasan di luar area yang disebutkan tadi.



Sebanyak 96,140 Unit Kondominium Berada Diwilayah Jabodetabek