Showing posts with label PT United Tractors Tbk (UNTR). Show all posts
Showing posts with label PT United Tractors Tbk (UNTR). Show all posts

Tuesday, January 6, 2015

Gunakan Kas Internal, United Tractors Kuasai 40% Saham Acset Indonusa

Financeroll - Emiten yang pertambangan dan alat berat,  PT United Tractors Tbk (UNTR)  resmi mengambil alih sebanyak 200 juta (40%) saham perusahaan konstruksi nasional, PT Acset Indonusa Tbk (ACST). Nilai transaksi mencapai Rp 650 miliar.  Sementara itu, Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara Loebis mengatakan, seluruh dana akuisisi berasal dari kas internal. Selanjutnya, perseroan akan melakukan penawaran tender (tender offer) sesuai ketentuan bursa tentang perubahan pengendali Acset sebagai perusahaan terbuka.


Pada perdagangan Senin (5/1) terjadi transaksi tutup sendiri (crossing) saham Acset senilai Rp 650 miliar di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Crossing itu melibatkan sebanyak 200 juta saham Acset pada harga Rp 3.250 per saham. Harga tersebut diskon 11% dibandingkan penutupan saham Acset pekan lalu Rp 3.650.


Diversifikasi United Tractors ke sektor konstruksi merupakan keputusan tepat, saat kondisi sektor batubara kurang menguntungkan.  Diversifikasi bisnis konstruksi membuka peluang bagi perseroan untuk ikut menikmati lonjakan proyek infrastruktur di dalam negeri di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Akuisisi ini juga bakal mendukung bisnis induk usaha perseroan, Astra International, dalam mengembangkan bisnis infrastruktur dan sektor properti. [geng]



Gunakan Kas Internal, United Tractors Kuasai 40% Saham Acset Indonusa

Tuesday, December 16, 2014

Acset Indonusa Proyeksikan Kontrak Baru Rumbuh Hingga 20%

Financeroll – Emiten konstruksi, PT Acset Indonusa Tbk (ACST)  memburu kontrak baru yang akan tumbuh 20 persen pada 2015. Direkur Acset Indonusa Tbk Agustinus Hambadi mengatakan, target  itu akan tercapai karena akan ada limpahan dari PT United Tractors Tbk (UNTR).  Target pertumbuhan akan diperkirakan naik 20 persen dari target 2014 yang sebesar Rp 1,33 triliun.


Sementara untuk kontrak baru pada 2014, yaitu Gayanti City, TCC Batavia Tower2, Taman Anggrek Residence, Thamrin Nine Phase 2 dan lainnya. Nilai kontrak September 2014 Rp 553 miliar, sekarang diangka Rp 600 miliar, targetnya Rp 1,3 triiun.  Perseroan  membidik perolehan pendapatan hingga akhir tahun ini, sebesar Rp 1,3 triliun.  


Disampaikan juga,  PT Acset Indonusa Tbk akan melepas 50,1 persen saham ke PT United Tractors Tbk (UNTR). Direkur Acset Indonusa Agustinus Hambadi mengatakan pelepasan saham atau UNTR mengakuisisi pihaknya bisa memperkuat jaringan kontrak. Entitas anak usaha Astra International, PT United Tractors Tbk (UNTR) masih dalam tahap negosiasi dengan para pemegang saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST), untuk mengakuisisi 250,5 juta saham (50,1 persen) Acset. [geng]



Acset Indonusa Proyeksikan Kontrak Baru Rumbuh Hingga 20%