Showing posts with label Pound. Show all posts
Showing posts with label Pound. Show all posts

Tuesday, January 13, 2015

Pound Masih Tertekan Jelang Data CPI

Financeroll – Perdagangan bursa valuta asing Pound terhadap dolar AS jelang data CPI terpantau melemah.


GBPUSD melemah -0.30% ke level 1.5126, pair ini berkonsolidasi ke level support 1.5116 dan ke level resisten 1.5192.


Jelang dari data CPI Inggris bulan Januari diperkirakan pasar menguat 0.7% dari bulan Desember 1.0%, sedangkan core CPI yang tidak termasuk dampak harga energi, terlihat merayap ke atas ke 1,3 persen dari 1,2 persen. Hal ini menunjukkan Bank Sentral Inggris dalam pertumbuhan harga dari dampak transisi turunnya biaya minyak berarti bukan sebagai alasan  untuk menunda kenaikan suku bunga.



Pound Masih Tertekan Jelang Data CPI

Tuesday, November 25, 2014

Dolar Melemah terhadap Rivalnya

Financeroll – Kepercayaan konsumen yang rendah mendorong dolar lebih lemah terhadap yen, euro, dan pound pada hari Selasa lalu.


Indeks Dollar turun 0,30% menjadi 87,8940, yang diperdagangkan di bawah level 88,00 untuk pertama kalinya sejak hari Jumat. Euro diperdagangkan pada $ 1,2473, dibandingkan dengan $ 1,2430 akhir Senin. Di tempat lain,yen diperdagangkan pada posisi 117,99 yen. Pada hari Senin sore, yen diperdagangkan pada posisi 118,29 yen. Pound diperdagangkan pada $ 1,5704 terhadap dolar, menandai sesi kedua berturut-turut pada masa keuntungannya. Mata uang ini akan ditutup dengan nilai lebih tinggi terhadap dolar untuk minggu pertama sejak pertengahan Oktober, jika berhasil memegang posisi di atas $ 1,5658 hingga Jumat. Pound diperdagangkan di posisi $ 1,5694 hari Senin. Dolar Australia diperdagangkan pada 85,24 sen. Dolar Ini diperdagangkan di tingkat 86,09 sen pada akhir Senin.



Dolar Melemah terhadap Rivalnya

Wednesday, November 19, 2014

Jelang MPC Pound Melemah Terhadap Dolar

Financeroll – Perdagangan valuta asing Pound terhadap dolar jelang dari MPC official Bank Rate terpantau melemah, Rabu (19/11).


GBPUSD melemah 0.11% ke level 1.5616. Pair ini berkonsolidasi ke level support 1.5599 rendah dan level resisten 1.5634 tinggi.


Dari data fundamental MPC Offical Bank Rate Votes yang akan dirilis sebentar lagi menjelasakan tingkat suku bunga selama pertemuan MPC terakhir, 2-0-7 sedangkan pelaku pasar memperkirakan masih sama dengan angka sebelumnya.



Jelang MPC Pound Melemah Terhadap Dolar

Friday, November 14, 2014

Poun Tidak Berdaya Terhadap Dolar

Financeroll – Perdagangan mata uang valuta asing Pound terhadap dolar tetap dibawah tekanan, Jumat (13/11) pasca dari BoE memangkas perkiraan pertumbuhan dan inflasinya jatuh ke bawah 1% selama beberapa bulan mendatang.


GBPUSD melemah 0.24% ke level 1.5674, pair ini berkonsolidasi ke level support 1.5654 rendah dan level resisten 1.5712 tinggi.


Pemangkasan ekspektasi mendorong market yakin tidak ada kenaikan suku bunga hingga tahun depan. BoE yang masih mempertahankan suku bunga 0.5% belum berubah sejak krisis keuangan tahun 2009 yang lalu.


 


 



Poun Tidak Berdaya Terhadap Dolar

Monday, November 10, 2014

Obligasi Inggris Naik Sebelum Laporan Inflasi

Financeroll – Obligasi pemerintah Inggris mengalami kenaikan untuk hari ketiga, dengan 10 tahun hasil emas jatuh terendah di lebih dari dua minggu, sebelum BoE akan menerbitkan laporan kuartalan inflasi di Rabu ini.


Banyak publik menyangka dari laporan Rabu nanti inflasi Oktober akan menjadi dovish daripada di bulan Agustus, selain itu pound menguat terhadap dolar pada awal pekan ditopang dari Departemen tenaga kerja AS yang menambahkan 214,000 pekerjaan pada bulan Oktober. turun dari perkiraan pasar sebelumnya 235.000.


Mata uang Pound yang naik 0,2 persen hari ini di level $1.5896 dari $1.5791. Selain itu Pound melemah terhadap Euro 0,1 persen menjadi 78.58 sen per euro.


Seperti yang dikatakan ahli strategi harga di Citigroup Inc, Kebanyakan orang mengharapkan laporan inflasi menjadi lebih dovish daripada bulan Agustus. Pembuat kebijakan BoE akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga di bawah 0.5 persen. Terhitung dari tahun 2009.



Obligasi Inggris Naik Sebelum Laporan Inflasi