Showing posts with label badan penanaman modal. Show all posts
Showing posts with label badan penanaman modal. Show all posts

Monday, November 3, 2014

Penyederhanaan Pelayanan Perizinian BKPM Akan Menarik Investor

Financeroll – Rencana penyederhanan pelayanan perizinan yang tersentralisasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dinilai mampu menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.


Kepala Ekonom PT Bank International Indonesia Tbk. mengatakan perbaikan pelayanan perizinan usaha memang sudah seharusnya diperbaiki. Pasalnya, pelayanan perizinan pemerintah selama ini masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga.


Ini penting sekali, jangan sampai investasi asing yang ingin masuk ke Indonesia justru memilih ke negara tetangga seperti Laos, Vietnam dan Kamboja, yang pelayanan proses perizinan usahanya lebih baik dari pada kita.


Kendati demikian rencana proses perizinan yang dipusatkan di BKPM harus juga diikuti dengan peningkatan kapasitas lembaga, dan koordinasi dengan kementerian terkait agar proses sentralisasi perizinan itu berjalan dengan baik.


Selain itu juga mengingatkan perlu adanya regulasi baru atau perubahan regulasi yang selama ini mengatur proses pelayanan perizinan.


Hal itu diperlukan untuk menghindari adanya ketentuan yang saling tumpang tindih, sehingga berujung terhadap ketidakpastian hukum.


Ingat, pelaku usaha itu membutuhkan adanya kepastian hukum agar berminat untuk mengucurkan uangnya di Indonesia. Nah, jangan sampai adanya rencana ini, justru malah menambah ketidakpastian dalam iklim investasi kita ke depannya.


Sementara itu, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk menilai rencana one stop service di BKPM merupakan langkah yang tepat. Rencana tersebut bakal mendorong meningkatnya nilai investasi PMA dan PMDN.


Dengan penyatuan pelayanan dalam satu atap ini, pemerintah menunjukkan semangat reformasi birokrasi pemerintah. Sinyal ini tentu akan menjadi sentimen positif bagi para investor untuk tidak ragu menanamkan modalnya.



Penyederhanaan Pelayanan Perizinian BKPM Akan Menarik Investor

Sunday, October 12, 2014

Target Investasi Tahun Depan Naik 15 Persen

Financeroll – Pemerintah menargetkan nilai investasi pada tahun depan naik 15% dari target 2014 sebesar Rp456 triliun, seiring dengan adanya perbaikan birokrasi badan penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu di daerah.


Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan optimistis peningkatan investasi seiring dengan membaiknya indeks daya saing terbitan World Economic Forum yang menempatkan posisi Indonesia meningkat ke 34 dari 38 pada tahun sebelumnya.


Perbaikan penting untuk daya saing, khususnya menarik investasi. Tahun ini dan tahun depan bisa meningkat 15%.


Adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota untuk mewujudkan suatu badan penanaman modal (PM) yang menjadi satu atap dengan PTSP.


Hingga saat ini, sudah ada 552 daerah penyelenggara PTSP-PM yang terdiri atas 34 tingkat provinsi, 413 tingkat kabupaten, 98 tingkat kota, 5 tingkat kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB), dan 2 kawasan ekonomi khusus (KEK).


Dari 552 daerah, baru 493 daerah yang penyelenggaraan PTSP-nya terbentuk. Dari jumlah tersebut, baru 303 daerah yang fungsi PM pada PTSP yang terbentuk digabung menjadi satu ‘atap’. Sisanya, sekitar 190 daerah masih memisah fungsi PM pada PTSP.



Target Investasi Tahun Depan Naik 15 Persen