Showing posts with label eurozone. Show all posts
Showing posts with label eurozone. Show all posts

Tuesday, January 6, 2015

Euro Tunggu Data CPI

Financeroll – Indeks Dollar AS kembali membentuk level tertinggi baru di 2015 hari ini. Indeks mencapai level tertinggi 91.81. Kemarin indeks membentuk level tertinggi di 91.68. Meskipun data PMI Manufaktur dan Pesanan Pabrik AS yang dirilis kemarin di bawah prediksi pasar,dollar AS masih menunjukkan penguatannya karena terbantu oleh peluang diberlakukannya program pelonggaran kuantitatif Bank Sentral Eropa (ECB) pada rapat moneter bulan ini dan kecemasan terhadap keluarnya Yunani dari Zona Euro.


Sore ini data perkiraan CPI (Indeks Harga Konsumen) Zona Euro bulan Desember akan menjadi perhatian pelaku pasar. Penurunan CPI berpeluang memicu pelemahan nilai tukar euro. ECB sudah menyerukan kekhawatirannya terhadap penurunan tingkat inflasi dan akan bertindak dengan kebijakan pelonggaran moneter lanjutan untuk mengangkat tingkat inflasi kembali agar tidak masuk ke zona deflasi.


Sementara pada malam hari, para pelaku pasar akan fokus pada data Non-farm Payrolls AS versi ADP. Data tenaga kerja AS yang kembali membaik berpeluang mendorong kembali penguatan dollar AS.


Harga minyak mentah WTI kembali membentuk level terendah baru 2015, kemarin. Harga mencapai kisaran $47.50 per barel dan hingga pagi ini masih bergerak di dekat kisaran tersebut. Penurunan harga minyak mentah ini memberikan sentimen negatif ke indeks-indeks saham global. Indeks saham Asia sempat tertekan turun di awal sesi. Namun aksi bargain-hunting membantu rebound indeks kembali.



Euro Tunggu Data CPI

Sunday, January 4, 2015

Sesi Asia, Dollar Mendepak Mata Uang Zona Eropa

Financeroll – Euro merosot ke level terendah dalam rentang hampir sembilan tahun terhadap dolar di tengah memburuknya prospek Bank Sentral Eropa yang akan memulai pembelian obligasi pemerintah besar-besaran untuk menangkal deflasi.


Mata uang 18 negara di zona Eropa  turun 0,4 persen menjadi $ 1,1960 pada sesi perdagangan Tokyo, setelah sebelumnya menyentuh level terlemah sejak Maret 2006. Greenback menguat terhadap 11 dari 16 mata uang utama, sementara yen justru menguat.



Sesi Asia, Dollar Mendepak Mata Uang Zona Eropa

Friday, January 2, 2015

Setelah Dibuka Naik, Zona Eropa Memerah

Financeroll – Setelah mengawali pembukaan sesi sedikit lebih tinggi, Stoxx Europe 600 SXXP, jatuh dan berbalik lebih rendah sebesar 0,5% pada level 340,85. Indeks ditutup 2014 lebih tinggi sebesar 4,4%.


Jerman DAX 30 DAX, jatuh walau dimulai di wilayah positif, tetapi akhirnya kehilangan moment positif dan jatuh 0,7% menjadi 9,732.73. Commerzbank AG CBK, naik 0,96% adalah salah satu indeks tiga komponen yang bergerak lebih tinggi, naik 0,6%. Saham Pembuat mobil BMW, jatuh 2,37% memperkuat kerugian indeks saham patokan. Indeks DAX Jerman menyelesaikan 2014 dengan posisi lebih tinggi sebesar 2,7%, mengalahkan rekan-rekan utama Eropa.


Di London, FTSE 100 UKX, anjlok atau juga berbalik arah dan turun 0,4% menjadi 6,539.32. Penyebab utama adalah saham Royal Bank of Scotland PLC RBS yang turun 2,2% karena surat kabar The Times mengatakan bank bisa menghadapi denda lebih dari 5 miliar pound ($ 7, 77 Bilion ) terkait dengan keterlibatannya dalam penjualan buruk berbasis mortgage utang di AS



Setelah Dibuka Naik, Zona Eropa Memerah

PMI Zona Eropa Melambat

Financerool – Aktifitas di sektor manufaktur untuk zona Eropa tumbuh dengan kecepatan yang lebih lambat dari yang diperkirakan pada bulan Desember. Hal ini menguatkan tekanan pada Bank Sentral Eropa untuk meningkatkan kampanye stimulus.


Data dari survei bulanan perusahaan Data Markit untuk indeks pembelian manager sekitar 3.000 produsen naik menjadi 50,6 dari 50,1 pada bulan November, tetapi lebih rendah dari perkiraan awal yang sebesar 50,8. Angka di atas 50 untuk indeks menunjukkan ekspansi dalam kegiatan, sementara di bawah 50 menandakan kontraksi


Markit mengatakan bahwa selama tiga bulan dari kuartal keempat, PMI berada di level terendah sejak kuartal ketiga 2013. Dan sementara data PMI Jerman rally sedikit, aktivitas sekali lagi menurun di Perancis dan Italia. PMI Italia adalah yang terendah dalam 19 bulan.


Di tempat lain, Irlandia terus melebihi sisa zona euro, sementara aktivitas di Spanyol dan Belanda terus berkembang, meskipun pada kecepatan lebih lambat dari beberapa bulan terakhir.

ECB telah mengatakan akan meninjau kembali kebijakan stimulus yang ada, yang meliputi pinjaman bank murah dan pembelian produk efek yang beragunkan aset dan obligasi tertutup, pada awal 2015, dan memutuskan apakah akan berbuat lebih banyak untuk memastikan bahwa inflasi tahunan bergerak lebih dekat dengan target yang ditetapkan hanya di bawah 2%



PMI Zona Eropa Melambat