Showing posts with label masyarakat ekonomi asia. Show all posts
Showing posts with label masyarakat ekonomi asia. Show all posts

Sunday, December 7, 2014

Tiga Persoalan Ketenagakerjaan Menghadapi MEA 2015

Financeroll – Indonesia saat ini memiliki tiga persoalan seputar ketenagakerjaan menjelang pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015, kata Wakil Ketua Umum Bidang Tenaga Kerja Kamar Dagang dan Industri Indonesia Benny Soetrisno.


Tiga persoalan utama seputar tenaga kerja yang terjadi dalam negeri antara lain kesempatan kerja yang terbatas, rendahnya kualitas angkatan kerja, dan tingginya tingkat pengangguran.


Hal tersebut disampaikan pada Seminar Percepatan Pemetaan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan diselenggarakan oleh Kadin dan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Angkatan ke-49.


Terbatasnya kesempatan kerja membuat belum tertampungnya seluruh pencari kerja yang ada, baik yang baru menyelesaikan pendidikan, pengangguran dan yang ingin bekerja kembali.


Adapun rendahnya kualitas angkatan kerja terlihat dari sensus yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada 2014 dimana tenaga kerja yang pendidikan terakhirnya Sekolah Dasar masih dominan mencapai mencapai 46,9%.


Kemudian tingginya tingkat penggangguran berdasarkan data BPS hari ini mencapai 7,4%.


Pemerintah diharapkan untuk menyusun peta perencanaan dan pengelolaan ketenagakerjaan di Tanah Air sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.


Berdasarkan pengalaman yang ditemui banyak tenaga kerja yang sekolah setinggi mungkin namun begitu tamat tidak bekerja dan pada akhirnya bekerja apa saja.


Indonesia sudah merdeka 69 tahun namun hingga saat ini pemerintah belum mampu memberikan kepastian lapangan kerja bagi seluruh anak bangsa.


Ini adalah realitas sehari-hari yang dihadapi dan semua punya kewajiban untuk membuat kebijakan nyata untuk memberikan kontribusi bagi dunia ketenagakerjaan di Tanah Air.



Tiga Persoalan Ketenagakerjaan Menghadapi MEA 2015

Kadin Mengandalkan Tenaga Kerja Sektor Kerajinan Untuk Hadapi MEA 2015

Financeroll – Kadin Indonesia menilai tenaga kerja kerajinan adalah salah satu sektor yang bisa diandalkan dalam pelaksanaan masyarakat ekonomi Asean (MEA) tahun depan.


Wakil Ketua Kadin Bidang Ketenagakerjaan Benny Soetrisno mengatakan idustri kreatif bisa diunggulkan diantaranya tenaga kerja sektor kerajinan itu akan kuat.


Di sisi lain Indonesia harus melakukan pengetatan terhadap tenaga kerja asing saat MEA nanti, sehingga eksistensi tenaga kerja dalam negeri bisa tetap terjaga.


Misalnya dengan mewajibkan tenaga kerja asing menguasai bahasa Indonesia atau bahasa daerah tempat tenaga kerja asing tersebut bertugas. Misalnya bahasa Sunda kalau kerja di Jawa barat, jadi itu persyaratan yang menghambat tapi tidak menghalangi selamanya.



Kadin Mengandalkan Tenaga Kerja Sektor Kerajinan Untuk Hadapi MEA 2015