Showing posts with label medium term notes. Show all posts
Showing posts with label medium term notes. Show all posts

Saturday, November 15, 2014

Medium Term Notes PT Wijaya Karya Berbunga 9,80%

Financeroll – Surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. senilai Rp600 miliar memiliki tingkat bunga 9,80%.


Direktur Keuangan Wijaya Karya, mengatakan pada 5 November 2014, perseroan telah menandatangani perjanjian dengan PT Mandiri Sekuritas dan PT Bahana Sekuritas selaku arranger dalam penerbitan MTN senilai Rp600 miliar.


MTN berjangka waktu 3 tahun tersebut memiliki tingkat bunga 9,80% per tahun. MTN I WIKA 2014 tersebut dijamin dengan piutang perseroan sebesar 100% dari nilai pokok MTN yang diterbitkan.


Rencana penggunaan dana atas hasil penerbitan MTN I WIKA 2014 adalah untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan anak usaha, di antaranya pengembangan usaha, memperbaiki struktur permodalan dengan merestrukturisasi kredit jangka pendek menjadi jangka menengah dan panjang, serta memenuhi modal kerja.


Memperoleh pendanaan jangka menengah dengan suku bunga kompetitif.


Berdasarkan laporan keuangan perseroan, ekuitas WIKA mencapai Rp4,59 triliun. Dengan penerbitan MTN senilai Rp600 miiar atau 13,07% dari ekuitas, transaksi tersebut tidak mencapai nilai material atau lebih dari 20%.



Medium Term Notes PT Wijaya Karya Berbunga 9,80%

Friday, November 14, 2014

PT Wijaya Karya Memangkas Surat Utang 40%

Financeroll – Perusahaan konstruksi pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. memangkas penerbitan surat utang 40% menjadi hanya Rp600 miliar.


Wijaya Karya menerbitkan MTN dengan nilai Rp600 miliar. Perseroan memangkas penerbitan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) dari target awal senilai Rp1 triliun.


Gusrinaldi Akhyar, Depository Service Division Head PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, mengumumkan dalam surat tertulis nomor PENG-248/KSEI.3.JKU/ISIN/112014, tentang penerbitan MTN I Wijaya Karya Tahun 2014.


Disebutkan MTN dengan denominasi rupiah tersebut dicatatkan pada 7 November 2014. MTN dengan tingkat suku bunga tetap tersebut akan dibayarkan setiap 3 bulan dengan pembayaran bunga pertama pada 7 Februari 2015.


Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo belum lama ini menyebutkan rencana penerbitan MTN sebesar Rp1 triliun untuk modal kerja.


Emiten berkode saham WIKA itu mengalokasikan dana MTN tersebut untuk tambahan modal membiyai proyek-proyek akhir tahun selain dari kas internal. Untuk pemanfaatan proyek-proyek sendiri.



PT Wijaya Karya Memangkas Surat Utang 40%

Monday, November 3, 2014

PT Tunas Baru Lampung Menerbitkan MTN Rp200 Miliar

Financeroll – PT Tunas Baru Lampung Tbk. menerbitkan utang jangka menengah I (medium term notes/MTN) sebesar Rp200 miliar dengan bunga tetap 12,5%.


Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan emiten berkode saham TBLA telah mendaftarkan MTN I tahun 2014 dengan kode TBLA01XXMF.


MTN tersebut akan didistribusikan secara elektronik pada 30 Oktober 2014 dengan tenor 5 tahun. MTN akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2019 dengan pembayaran bunga triwulanan.


Sehubungan hal tersebut, maka transaksi pemindahbukuan atas MTN sudah dapat dilakukan antar pemegang rekening di KSEI setelah selesainya distribusi MTN secara elektronik.


Bertindak selaku arranger adalah PT UOB Kay Hian Securities. Sebelumnya, TBLA juga telah mengumumkan akan menerbitkan 400 juta saham baru setara dengan 8,09% modal ditempatkan dan disetor penuh melalui skema private placement.



PT Tunas Baru Lampung Menerbitkan MTN Rp200 Miliar

Thursday, October 16, 2014

PT Kimia Farma Menerbitkan MTN Senilai 200 Miliar Rupiah

Financeroll – Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kimia Farma (Persero) Tbk. menerbitkan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) senilai Rp200 miliar.


Direktur Utama Kimia Farma mengatakan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia mengatakan bahwa perseroan telah menandatangani akta perjanjian penerbitan dan pemantau MTN Kimia Farma tahun 2014. Dengan PT Mandiri Sekuritas selaku arranger pada 9 Oktober 2014.


Akta tersebut mencantumkan perseroan telah menerbitkan MTN Kimia Farma 2014 dengan nilai Rp200 miliar atau 12,31% dari ekuitas perseroan.


KAEF tercatat meraih pertumbuhan laba bersih 66% menjadi Rp70,57 miliar dari sebelumnya Rp42,77 miliar.


Pendapatan tercatat meningkat jadi Rp1,89 triliun dari sebelumnya Rp1,74 triliun.



PT Kimia Farma Menerbitkan MTN Senilai 200 Miliar Rupiah