Showing posts with label refinancing. Show all posts
Showing posts with label refinancing. Show all posts

Monday, December 15, 2014

Prospek Stabil, PTPP Raih Peringkat idA  

Financeroll – Perusahaan pemeringkat efek, PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dan obligasi berkelanjutan I PP Tahun 2013 Perusahaan pada idA.


Berdasarkan keterangan tertulisnya, Senin (15/12), Pefindo memberikan peringkat idA pada MTN XXI/2014 yang diterbitkan perusahaan. Prospek peringkat perusahaan adalah stabil.  Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis yang kuat di industri konstruksi nasional, peluang usaha yang stabil dari proyek-proyek pemerintah, dan proteksi arus kas di atas rata-rata.   Meski demikian, peringkat tersebut dibatasi oleh risiko refinancing yang moderat, sifat industri konstruksi yang cenderung fluktuatif, dan risiko atas ekspansi ke bisnis properti. [geng]



Prospek Stabil, PTPP Raih Peringkat idA  

Thursday, November 6, 2014

Tingkatkan Modal, Indosat Akan terbitkan Obligasi Senilai Rp 2,2 Triliun

Financeroll – Emiten operator telekomunikasi,  PT Indosat Tbk (ISAT) akan menerbitkan surat utang atau obligasi I tahap I senilai Rp 2,2 triliun dan sukuk ijarah I tahap I senilai Rp 300 miliar.  Penerbitan obligasi itu dan sukuk ijarah itu merupakan bagian dari rencana perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan sekaligus memperbaiki struktur permodalan dan profil utang.  Demikian disampaikan  Presiden Direktur & CEO Indosat Tbk Alexander Rusli,  di Jakarta, Kamis (6/11).


Menurut Alexander,  perseroan akan melunasi sebagian atau seluruhnya (refinancing) beberapa pinjaman perseroan baik dalam denominasi rupiah atau dolar AS. Selain itu, dana dari hasil dari obligasi itu juga akan digunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan.  Dengan perseroan membayar lebih awal maka struktur keuangan perseroan dapat lebih sehat. Perusahaan juga berharap dapat mengurangi utang berdominasi dolar menjadi 400 juta dolar AS dari total saat ini 1 miliar dolar AS.


Sebagai informasi, obligasi Indosat Tbk itu terdiri dari empat seri yakni seri A berjangka waktu tiga tahun dengan suku bunga 9-10 persen, seri B lima tahun (9,45 -10,45 persen), seri C tujuh tahun (9,65-10,65 persen), dan seri D 10 tahun (9,85-10,85 persen per tahun. Sementara itu untuk sukuk ijarah berkelanjutan I tahap I bernilai Rp 300 miliar memiliki jangka waktu dan suku bunga yang sama dengan obligasi. [geng]



Tingkatkan Modal, Indosat Akan terbitkan Obligasi Senilai Rp 2,2 Triliun

Wednesday, October 15, 2014

Refinancing, J Resources Akan Terbitkan Surat Utang USD 300 Juta

Financeroll – Emiten pertambangan emas, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), berencana menerbitkan surat utang maksimal senilai USD  300 juta. Perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk melunasi utang (refinancing)   sebesar USD  275 juta.


Sementara itu manajemen perseroan menyampaikan, perseroan juga mengalokasikan dana hasil penerbitan surat utang sebesar USD  15 juta untuk membayar pinjaman bank. Sisanya USD  10 juta untuk belanja modal dan/atau modal kerja anak-anak usaha.


Di sisi lain,  perseroan  akan menerbitkan surat utang atau obligasi,  pada Desember 2014. Penerbitan surat utang dilakukan oleh anak usaha perseroan, yaitu PT Sago Prima Pratama.  Adapun jaminan surat utang ini adalah sebagian besar aset perseroan dan/atau anak-anak usaha. Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan J Resources per Juni 2014, nilai aset perseroan tercatat sebesar USD  852,64 juta.


Untuk diketahui, terdapat jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh anak usaha perseroan, yaitu PT J Resources Nusantara, PT J Resources Bolaang Mongondow, dan PT Arafura Surya Alam.  Sesuai rencana, jatuh tempo surat utang selambat-lambatnya lima tahun sejak diterbitkan. [geng]



Refinancing, J Resources Akan Terbitkan Surat Utang USD 300 Juta