Showing posts with label sektor pariwisata. Show all posts
Showing posts with label sektor pariwisata. Show all posts

Thursday, December 18, 2014

Presiden Jokowi Akui Indonesia Masih Kalah Dari Malaysia

Financeroll – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah di seluruh Indonesia membenahi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi wisata.


Pembenahan PKL ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata di Tanah Air.


“Pemda harus bisa menertibkan PKL di kawasan wisata. Apalagi yang memaksa turis untuk membeli, sehingga kita dapat mengubah karakter di tempat wisata,” kata Jokowi saat membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.


Jokowi mengungkapkan, sektor pariwisata Indonesia sangat tertinggal dari Malaysia. Sebab potensi yang ada tidak bisa dimaksimalkan dengan baik.


Menurutnya, dalam satu tahun ada 24 juta turis yang berkunjung ke negeri jiran itu. Padahal, Indonesia memiliki potensi wisata 10 kali lebih besar dibandingkan Malaysia.


Jokowi menjelaskan membeludaknya turis yang mengunjungi Malaysia, karena negara itu mampu mengemas produk wisatanya dengan baik.


Problem kita adalah produk yang harus dikemas. Mulai tahun depan promosi harus besar-besaran, karena kita kalah sama Malaysia dalam hal dana promosi. Di Indonesia dana promosinya hanya seperduabelasnya dari Malaysia.


Selain itu, masalah perizinan yang berbelit-belit juga disoroti mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Untuk itulah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan diberlakukan hingga tingkat pusat.


“PTSP kota, kabupaten, dan provinsi sudah banyak yang memiliki justru pusat yang belum. Agar masalah perizinan cepat,” tegasnya.


Di tempat yang sama, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mewujudkan harapan Presiden Jokowi.


“Sudah koordinasi dengan kementerian terkait untuk dapat mewujudkan keinginan Presiden, seperti masalah perizinan dan macam-macam. Akan kita masukkan dalam program ke depan. Sekarang akan kita bahas dengan rekan DPRD nanti,” ujar Djarot.



Presiden Jokowi Akui Indonesia Masih Kalah Dari Malaysia

Tuesday, November 18, 2014

PT Panorama Sentrawisata Targetkan Pertumbuhan Usaha Hingga 25%

Financeroll – PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) menargetkan pertumbuhan usaha 2015 sebesar 15%-25% dengan anggaran belanja modal (capex) Rp400 miliar untuk kebutuhan lima sektor usaha.


Direktur Keuangan Panorama mengatakan jika melalui konektivitas yakni pembukaan serta perluasan airport baru di Indonesia akan menjadi peluang bisnis bagi perusahaan pada 2015.


Peluang lain yakni pemerintahan baru yang menfokuskan pada branding sektor pariwisata dengan berbasis teknologi. Dan pengembangan maritim guna peningkatan perekonomian menambah optimis Perseroan.


Selain itu, perseroan akan mulai menggali potensi pasar e-commerce khususnya di sektor usaha travel dan leisure. Sedangkan di bisnis transportasi akan dikembangkan melalui penambahan unit armada taxi.


Di sektor hospitality dalam hal ini yang bergerak dalam hotel management akan mengoperasikan hotel-hotel dengan dua merek internasional baru di Makassar, Lampung dan Batam.


Hotel itu menyasar pada target pasar menengah ke atas untuk merek Radisson dan segmen menengah ke bawah untuk merek Park Inn by Radisson pada semester kedua 2015.



PT Panorama Sentrawisata Targetkan Pertumbuhan Usaha Hingga 25%