Thursday, November 6, 2014

2014, Intan Baruaprana Akan Salurkan Pembiayaan Rp 1,1 Triliun

Financeroll – Perusahaan pembiayaan, PT Intan Barunaprana Finance Tbk (IBF) membidik penyaluran pembiayaan Rp 1,1 triliun sampai akhir 2014. Menurut Direktur Utama PT IBF Tbk Jap Hartono, target tersebut karena ada migrasi pembiayaan yang akan mendukung target tersebut.  Perseroan  mengubah porsi pembiayaan alat berat ke pertanian, industri migas dan infrastruktur yang saat ini lagi booming.


Menurut Hartono,  target pembiayaan tersebut sudah mencapai 70 persen dari target. Dengan sisa dua bulan kedepan, kata dia, perseroan optimis pencapaian target terealisasi.  Perseroan sendiri, sudah meninggalkan pembiayaan alat berat sektor pertambangan sejak 2012. Sebab saat ini sektor pertambangan terus turun pertumbuhannya.


Disampaikan juga, perseroan  akan mengalokasikan sebanyak 10 persen hasil dari IPO  untuk  insentif  ke karyawan. Direktur IBF Jap Hartono mengatakan itu terbalut dalam program MESOP atau management and employee stock option plan.  PT Intan Baruprana Finance Tbk menargetkan  perolehan dana IPO di  kisaran Rp 520 miliar hingga Rp 643 miliar.   Sesuai rencana, perseroan  akan melepas saham sebanyak 40 persen, atau sekitar 1.670.480.000 lembar dari modal ditempatkan dan disetor.


Sebagai informasi, jadwal emisi dengan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4 November 2014 lalu. Masa penawaran umum, kata dia, 26 hingga 28 November 2014 dan penjatahan 2 Desember 2014.  Tercatat, saat IBF melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka menjadi emiten ke-20. Perseroan merupakan anak perusahaan PT Intraco Penta (Tbk), yang bergerak pembiayaan secara fleet financing untuk peralatan, mesin, truk ,bus, kapal, tonglang, kontruksi, transportasi, pertambangan, minyak, gas pertanian dan perkebunan baik syariah maupun konvensional. [geng]



2014, Intan Baruaprana Akan Salurkan Pembiayaan Rp 1,1 Triliun

No comments:

Post a Comment