Showing posts with label Perusahaan Pembiayaan. Show all posts
Showing posts with label Perusahaan Pembiayaan. Show all posts

Tuesday, January 13, 2015

PT Bank Mandiri Punya Kesempatan Akusisi Perusahaan di Sektor Keuangan

Financeroll – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali mengagendakan rencana akuisisi bank lain pada rancangan bisnis bank tahun ini.


Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi mengatakan aturan permodalan dalam Basel 3 membuat bank harus melakukan konsolidasi untuk pemenuhan modal.

Dalam aturan Basel 3, ada masalah rasio yang mesti dipenuhi dan langkah akuisisi akan mengarah pada pemenuhan rasio tersebut.


Pasti ada, tapi belum bisa disebut dana yang dianggarkan. Dan kapannya, masih menunggu regulasinya.


Peluang akuisisi, tak hanya untuk bank. Dalam aturan industri perbankan, perseroan memiliki kesempatan untuk mengakuisisi perusahaan lain di sektor keuangan seperti asuransi dan perusahaan pembiayaan atau multifinance.


Emiten berkode saham BMRI tersebut memang tengah merealisasikan pembentukan perusahaan multifinance. Kendati demikian, namun tidak disebutkan besaran dana yang disuntik untuk pendirian entitas multifinance yang rencananya bakal berbentuk perusahaan patungan tersebut. Masih jalan pembentukannya, ya mudah-mudahan tahun ini segera terlaksana.



PT Bank Mandiri Punya Kesempatan Akusisi Perusahaan di Sektor Keuangan

Thursday, December 4, 2014

PT Bank Mandiri Akan Membentuk Perusahaan Pembiayaan Produk Otomotif

Financeroll – PT Bank Mandiri Tbk telah memasukkan pembentukan perusahaan pembiayaan produk otomotif dalam rencana bisnis bank (RBB) 2015.


Senior Executive Vice President of Consumer Finance at Bank Mandiri (Persero) menyatakan jika sudah memasukan dalam RBB 2015, dan investasi yang dikeluarkan perseroan untuk membentuk perusahaan pembiayaan tersebut mencapai Rp100 miliar.


Adapun posisi laba konsolidasi Bank Mandiri pada kuartal III/2014 mencapai Rp15,03 triliun, tumbuh 13,26% secara year on year. Sementara itu, laba Bank Mandiri pada September 2014 mencapai Rp14,01 triliun, tumbuh 16,16% dari posisi Rp12,06 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya


Pada September 2014, laba seluruh anak usaha bank berpita kuning ini mencapai Rp1,95 triliun. Adapun laba konsolidasi Bank Mandiri tercatat tumbuh lebih lambat daripada laba induk usaha atau bank.



PT Bank Mandiri Akan Membentuk Perusahaan Pembiayaan Produk Otomotif

Thursday, November 6, 2014

2014, Intan Baruaprana Akan Salurkan Pembiayaan Rp 1,1 Triliun

Financeroll – Perusahaan pembiayaan, PT Intan Barunaprana Finance Tbk (IBF) membidik penyaluran pembiayaan Rp 1,1 triliun sampai akhir 2014. Menurut Direktur Utama PT IBF Tbk Jap Hartono, target tersebut karena ada migrasi pembiayaan yang akan mendukung target tersebut.  Perseroan  mengubah porsi pembiayaan alat berat ke pertanian, industri migas dan infrastruktur yang saat ini lagi booming.


Menurut Hartono,  target pembiayaan tersebut sudah mencapai 70 persen dari target. Dengan sisa dua bulan kedepan, kata dia, perseroan optimis pencapaian target terealisasi.  Perseroan sendiri, sudah meninggalkan pembiayaan alat berat sektor pertambangan sejak 2012. Sebab saat ini sektor pertambangan terus turun pertumbuhannya.


Disampaikan juga, perseroan  akan mengalokasikan sebanyak 10 persen hasil dari IPO  untuk  insentif  ke karyawan. Direktur IBF Jap Hartono mengatakan itu terbalut dalam program MESOP atau management and employee stock option plan.  PT Intan Baruprana Finance Tbk menargetkan  perolehan dana IPO di  kisaran Rp 520 miliar hingga Rp 643 miliar.   Sesuai rencana, perseroan  akan melepas saham sebanyak 40 persen, atau sekitar 1.670.480.000 lembar dari modal ditempatkan dan disetor.


Sebagai informasi, jadwal emisi dengan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4 November 2014 lalu. Masa penawaran umum, kata dia, 26 hingga 28 November 2014 dan penjatahan 2 Desember 2014.  Tercatat, saat IBF melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka menjadi emiten ke-20. Perseroan merupakan anak perusahaan PT Intraco Penta (Tbk), yang bergerak pembiayaan secara fleet financing untuk peralatan, mesin, truk ,bus, kapal, tonglang, kontruksi, transportasi, pertambangan, minyak, gas pertanian dan perkebunan baik syariah maupun konvensional. [geng]



2014, Intan Baruaprana Akan Salurkan Pembiayaan Rp 1,1 Triliun