Financeroll – Pergerakn Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan dengan negatif. Aksi jual sudah muncul sejak awal perdagangan. Membuka perdagangan preopening, IHSG melemah 12,188 poin (0,24%) ke level 5.037,300. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 berkurang 3,065 poin (0,35%) ke level 862,452.
Pada awal perdagangan awal pekan, Senin (17/11), IHSG dibuka menipis 3,712 poin (0,07%) ke level 5.045,776. Indeks LQ45 dibuka mundur 0,532 poin (0,06%) ke level 864,985. Tak lama IHSG berhasil baik arah ke zona hijau meski dengan poin yang tipis. IHSG bisa positif berkat aksi beli investor domestik.
Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 6,383 poin (0,13%) ke level 5.055,871. Sementara Indeks LQ45 naik 1,386 poin (0,16%) ke level 866,912. Akhir pekan lalu IHSG berakhir datar menutup perdagangan akhir pekan. Setelah bergerak fluktuatif, IHSG ujung-ujungnya hanya naik tipis kurang dari satu poin.
Adapun situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: Indeks Nikkei 225 anjlok 292,40 poin (1,67%) ke level 17.198,43, Indeks Hang Seng naik 204,36 poin (0,85%) ke level 24.291,74, Indeks Komposit Shanghai menguat 23,73 poin (0,96%) ke level 2.502,55, dan Indeks Straits Times menipis 3,28 poin (0,10%) ke level 3.312,39.
Sementara Wall Street menutup pekan keempatnya dengan positif. Tapi pada perdagangan Jumat berakhir stagnan akibat pergerakan saham yang fluktuatif. Bursa-bursa regional bergerak mix pagi hari ini, beberapa yang masih bisa menguat adalah pasar saham Hong Kong dan Tiongkok. Stagnannya bursa global membuat bursa Asia mixed. [geng]
Aksi Jual Lebih Dominan, IHSG Tertekan di Jalur Merah
No comments:
Post a Comment