Financeroll – Pemerintah memastikan pengurangan subsidi bahan bakar minyak pada pengujung 2014 akan dialihkan ke sektor prioritas demi mengamankan masyarakat lapisan bawah.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Caniago menyampaikan pemerintah telah menyiapkan program prioritas guna melindungi kondisi ekonomi masyarakat bawah pasca-kenaikan harga BBM.
Program prioritas antara lain penerbitan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.
Andrinof menilai proses penyaluran bantuan langsung oleh pemerintah baru lebih baik dibandingkan sebelumnya, yakni melalui pembayaran elektronik atau e-payment. Hal itu bisa mencegah penyimpangan penggunaan dana hingga ke tingkat bawah.
Hal itu sebagai upaya peningkatan pengawasan terhadap proses penyaluran bantuan masyarakat. Intinya, pemerintah akan berfokus mengantisipasi dampak buruk dari kenaikan harga BBM bagi rakyat miskin.
Pemerintah telah memiliki data kemiskinan yang jauh lebih baik dibandingkan pemerintah sebelumnya. Sayangnya, pemerintah baru belum mampu menunjukkan bukti konkret peningkatan akurasi data penduduk miskin tersebut.
Pada 2005 lalu program pemerintah gagal karena jumlah kemiskinan malah meningkat. Sekarang sistem distribusi lebih terkontrol, skema disiapkan lebih baik.
Diklaim pada 2005 program pemerintahan saat itu gagal karena jumlah kemiskinan malah meningkat. Sistem pendistribusian terkontrol. Sekarang semua skema disiapkan dengan lebih baik.
Pengurangan Subsidi BBM Untuk Realokasi Rakyat Lapisan Bawah
No comments:
Post a Comment