Wednesday, November 26, 2014

Pre Opening: IHSG Diperkirakan Mixed, Cenderung Menguat

Financeroll – Pergerakan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak mixed, cenderung menguat. IHSG akan berada dikisaran level 5060-5170. Rekomendasi: ASII, BBNI, ADRO, HRUM, BBTN, INTP, ADHI, dan ICBP. Secara teknikal, major trend masih bullish namun minor trend sideways dan kembali tutup di atas MA5-nya dengan MA(20,50) golden cross. Stochastic overbought sementara RSI dan MACD positif.


Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan jika inflasi November 2014 hingga minggu ketiga bisa mencapai 1,3%-1,4%. Menurutnya, inflasi inti masih terjaga walaupun akan terjadi kenaikan pada bulan berikutnya. Bank sentral memprediksi inflasi Desember 2014 akan melaju hingga diatas 2%, atau merupakan yang tertinggi di tahun ini.


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (26/11) ditutup menguat 0,27% pada level 5133. Sektor aneka industri menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp 260,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat ditengah optimisme akan kekuatan ekonomi AS meskipun terjadi perlambatan ekonomi global. Indeks Dow Jones dan S&P500 ditutup pada level tertinggi.


Kurangnya berita-berita baru belum dapat memberikan dukungan. IHSG menutup perdagangan relatif menguat diikuti oleh adanya minat beli asing kemarin dengan membentuk pola bullish harami yang masih memberi sinyal positif. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung menguat pada hari ini.


Data initial claims pekan lalu meningkat pada level 313 ribu dari pekan sebelumnya 292 ribu. Data durable orders bulan Oktober tumbuh 0,4% setelah bulan sebelumnya mengalami penurunan 0,9%, lebih baik dibandingkan estimasi yang diperkirakan turun 0,6%. Data personal income bulan Oktober tumbuh sesuai estimasi 0,2%, setelah bulan sebelumnya naik 0,4%. Sedangkan data personal spending membaik dengan tumbuh 0,2% dari bulan sebelumnya yang stagnan, meskipun sedikit di bawah estimasi yang tumbuh 0,3%.


Selain itu, data Chicago PMI bulan November berada pada level 60,8 dari bulan sebelumn ya yang berada pada level 66,2. Sedangkan Michigan Sentimen bulan November berada pada 88,8 dari sebelumnya 89,4. Untuk data new home sales meningkat menjadi 458 ribu dari 455 ribu. Namun pending home sales turun 1,1%.


Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh hasil pertemuan OPEC yang sepakat tidak memangkas produksi minyak dunia. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar -0,40%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat +0,25%. Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,23% ke level US$73,52 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,01% ke posisi US$1.197,60 per troy ounce. [geng]



Pre Opening: IHSG Diperkirakan Mixed, Cenderung Menguat

No comments:

Post a Comment