Showing posts with label IHSG Lanjutkan Penguatan. Show all posts
Showing posts with label IHSG Lanjutkan Penguatan. Show all posts

Tuesday, January 20, 2015

Bursa Regional Bergerak Positif,  IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa melanjutkan penguatan dengan naik 10 poin. Bursa regional yang rata-rata positif memberi dorongan.  Membuka perdagangan preopening, IHSG naik 10,261 poin (0,20%) ke level 5.176,351. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 menguat 2,596 poin (0,29%) ke level 893,496.


Pada awal perdagangan, Rabu (21/1), IHSG bertambah 14,503 poin (0,27%) ke level 5.180,03. Indeks LQ45 tumbuh 3.647 poin (0,41%) ke level 894,547.  Investor asing pagi ini terlihat mulai berburu saham lagi setelah menjual bersih sejak awal pekan ini. Saham-saham bank memimpin penguatan di lantai bursa.


Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 10,172 poin (0,20%) ke level 5.176,262. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,218 poin (0,25%) ke level 893,118.  Kemarin IHSG naik 13 poin, balik arah ke zona hijau berkat aksi beli investor domestik. Dana asing Rp 337 miliar mengalir keluar lantai, total sudah Rp 2,7 triliun sejak awal tahun.


Adapun situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 108,25 poin (0,62%) ke level 17.258,05, Indeks Hang Seng naik 92,01 poin (0,38%) ke level 24.043,17, Indeks Komposit Shanghai menguat 19,84 poin (0,63%) ke level 3.192,90, dan  Indeks Straits Times bertambah 9,07 poin (0,27%) ke level 3.343,09.


Sementara Wall Street bergerak datar setelah International Monetary Fund (IMF) memangkas target pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2015 dan 2016. Pelaku pasar memprediksi bank sentral di dunia akan mengambil langka agresif untuk menggenjot ekonomi.  Bursa-bursa di Asia rata-rata bergerak positif pagi hari ini. Sentimen dari turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi IMF membayangi pergerakan pasar. [geng]



Bursa Regional Bergerak Positif,  IHSG Lanjutkan Penguatan

Bursa Regional Bergerak Positif,  IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa melanjutkan penguatan dengan naik 10 poin. Bursa regional yang rata-rata positif memberi dorongan.  Membuka perdagangan preopening, IHSG naik 10,261 poin (0,20%) ke level 5.176,351. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 menguat 2,596 poin (0,29%) ke level 893,496.


Pada awal perdagangan, Rabu (21/1), IHSG bertambah 14,503 poin (0,27%) ke level 5.180,03. Indeks LQ45 tumbuh 3.647 poin (0,41%) ke level 894,547.  Investor asing pagi ini terlihat mulai berburu saham lagi setelah menjual bersih sejak awal pekan ini. Saham-saham bank memimpin penguatan di lantai bursa.


Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 10,172 poin (0,20%) ke level 5.176,262. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,218 poin (0,25%) ke level 893,118.  Kemarin IHSG naik 13 poin, balik arah ke zona hijau berkat aksi beli investor domestik. Dana asing Rp 337 miliar mengalir keluar lantai, total sudah Rp 2,7 triliun sejak awal tahun.


Adapun situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 108,25 poin (0,62%) ke level 17.258,05, Indeks Hang Seng naik 92,01 poin (0,38%) ke level 24.043,17, Indeks Komposit Shanghai menguat 19,84 poin (0,63%) ke level 3.192,90, dan  Indeks Straits Times bertambah 9,07 poin (0,27%) ke level 3.343,09.


Sementara Wall Street bergerak datar setelah International Monetary Fund (IMF) memangkas target pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2015 dan 2016. Pelaku pasar memprediksi bank sentral di dunia akan mengambil langka agresif untuk menggenjot ekonomi.  Bursa-bursa di Asia rata-rata bergerak positif pagi hari ini. Sentimen dari turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi IMF membayangi pergerakan pasar. [geng]



Bursa Regional Bergerak Positif,  IHSG Lanjutkan Penguatan

Tuesday, January 6, 2015

Sesi Pertama: Indeks Unggulan Naik, IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan jeda makan siang ini. IHSG tercatat naik 29,55 poin atau 0,6 persen ke 5.198,61.  Pada sesi siang ini, sebanyak 189 saham naik, 92 saham melemah, dan 77 saham stagnan. Hingga penutupan sesi I telah terjadi transaksi sebesar Rp 2,55 triliun dari 3,91 miliar lembar saham diperdagangkan.


Tercatat  Indeks unggulan LQ45 naik 5,93 poin atau 0,7 persen ke 894,13 Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,21 poin atau 0,6 persen menjadi 685,28, indeks IDX30 naik 3,24 poin atau 0,7 persen menjadi 459,59, dan indeks MNC36 naik 1,87 poin atau 0,7 persen menjadi 282,24.


Sementara saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 325 menjadi Rp 62.775, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp175 menjadi Rp 6.750, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp 25 menjadi Rp 7.075.


Adapun  saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp 75 menjadi Rp 2.960, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp 40 menjadi Rp 4.950, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) susut Rp 75 menjadi Rp 7.300.


Sementara sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, namun hanya sektor infrastruktur dan sektor perdagangan yang masing-masing turun 0,2 persen.  Di Asia, indeks Nikkei 225 menguat 58 poin atau 0,35 persen ke 16.938, indeks Hang Seng naik 168 atau 0,72 persen ke 23.653 dan indeks Straits Times naik 0,71 persen ke 3.309. [geng]



Sesi Pertama: Indeks Unggulan Naik, IHSG Lanjutkan Penguatan

Thursday, December 18, 2014

Sesi Pertama: Aksi Beli Cukup Masif, IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 36 poin seiring ramainya aksi beli di saham-saham unggulan. Investor asing yang sejak awal pekan selalu jual saham kali ini langsung berburu saham.  Keputusan bank sentral AS itu langsung jadi sentimen positif bagi pelaku pasar. Aksi beli langsung ramai sejak pembukaan perdagangan.


Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (19/12), IHSG dibuka menanjak 37,085 poin (0,73%) ke level 5.150,430. Indeks unggulan LQ45 dibuka melaju 8,336 poin (0,95%) ke level 889,713.  Seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat. Sektor industri dasar dan konstruksi menguat paling tinggi.


Tercatat perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 137.898 kali dengan volume 4,522 miliar lembar saham senilai Rp 2,944 triliun. Sebanyak 199 saham naik, 76 turun, dan 78 saham stagnan.  Pergerakan bursa-bursa regional masih sama seperti pagi tadi, rata-rata bertahan di zona hijau. Hanya pasar saham Tiongkok yang masih ketinggalan di zona merah.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 725 ke Rp 24.400, Matahari (LPPF) naik Rp 375 ke Rp 14.650, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 350 ke Rp 12.350, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 15.600.

Sedangkan  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 60.050, Mayora (MYOR) turun Rp 550 ke Rp 21.350, Impack (IMPC) turun Rp 300 ke Rp 6.250, dan Siloam (SILO) turun Rp 250 ke Rp 14.000.


Sementara bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 melonjak 346,09 poin (2,01%) ke level 17.556,14, Indeks Hang Seng menanjak 290,05 poin (1,27%) ke level 23.122,26, Indeks Komposit Shanghai melemah 14,75 poin (0,48%) ke level 3.042,77, dan  Indeks Straits Times menguat 34,35 poin (1,06%) ke level 3.278,00. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Beli Cukup Masif, IHSG Lanjutkan Penguatan

Wednesday, October 22, 2014

Sesi Pertama: Investor Asing Masih Aktif, IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati level 5.100 berkat aksi beli investor asing. Perdagangan berjalan sepi karena aksi tunggu investor.  Indeks bergerak naik-turun sejak pembukaan perdagangan. Investor domestik kembali melepas saham, membuat indeks turun ke titik terendahnya di kisaran 5.069.


Menutup perdagangan Sesi I, Kamis (23/10), IHSG naik 12,927 poin (0,25%) ke level 5.087,250. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 2,147 poin (0,25%) ke level 864,611.  Beberapa saham yang kemarin naik cukup tinggi sempat dilepas untuk ambil untung. Untungnya aksi beli kembali muncul dan mendorong indeks balik arah ke zona hijau.


Tercatat posisi tertinggi yang bisa dicapai Indeks hari ini di 5.093. Perdagangan berjalan sepi karena aksi tunggu investor menunggu pengumuman jajaran kabinet Presiden RI Joko Widodo.  Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 99.028 kali dengan volume 2,314 miliar lembar saham senilai Rp 2,458 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 92 turun, dan 101 saham stagnan.


Sementara saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Adira Finance (ADMF) naik Rp 725 ke Rp 11.325, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 425 ke Rp 21.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 17.725, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 225 ke Rp 11.400.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 56.775, Tigaraksa (TGKA) turun Rp 425 ke Rp 3.375, Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 15.775, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 6.400.


Sementara sejumlah bursa regional siang hari ini balik arah ke zona merah padahal pagi tadi masih banyak yang menguat. Hanya bursa Singapura yang berhasil bertahan positif. Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 menipis 13,67 poin (0,09%) ke level 15.182,10, Indeks Hang Seng berkurang 83,69 poin (0,36%) ke level 23.320,28, Indeks Komposit Shanghai melemah 20,93 poin (0,90%) ke level 2.305,63, dan  Indeks Straits Times naik 23,79 poin (0,74%) ke level 3.226,53. [geng]


 



Sesi Pertama: Investor Asing Masih Aktif, IHSG Lanjutkan Penguatan