Showing posts with label kategori top losers. Show all posts
Showing posts with label kategori top losers. Show all posts

Thursday, December 4, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung, Tekan Laju IHSG

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melewati  lagi level psikologis 5.200.  Meski demikian,  laju IHSG harus melambat akibat aksi ambil untung.  Indeks belum masuk teritori negatif sejak pembukaan perdagangan. Aksi beli membuat seluruh indeks sektoral berhasil menguat.


Menutup perdagangan Sesi I, Jumat (5/12), IHSG menguat tipis 9,562 poin (0,18%) ke level 5.186,722. Sementara Indeks  unggulan LQ45 bertambah 1,387 poin (0,16%) ke level 893,569.  Laju penguatan Indeks mulai melambat setelah mencapai titik tertingginya di 5.206. Aksi ambil untung terjadi di saham-saham yang sudah naik tinggi.


Aksi jual ini tidak sampai membuat IHSG jatuh ke zona merah. Aksi ini terjadi di saham-saham tambang dan konstruksi.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.723 kali dengan volume 3,731 miliar lembar saham senilai Rp 2,717 triliun. Sebanyak 136 saham naik, 120 turun, dan 90 saham stagnan.


Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 3.000 ke Rp 161.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 24.075, Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 15.750, dan Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 300 ke Rp 6.300.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori  top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 59.550, Lionmesh (LION) turun Rp 400 ke Rp 6.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 18.075, dan Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 200 ke Rp 6.800.


Tercatat pergerakan bursa-bursa regional masih seperti pagi tadi, bergerak variatif. Beberapa bertahan di zona merah, seperti pasar saham Hong Kong dan Singapura.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 menipis 2,20 poin (0,01%) ke level 17.885,01, Indeks Hang Seng naik 175,13 poin (0,73%) ke level 24.007,69, Indeks Komposit Shanghai melemah 18,18 poin (0,63%) ke level 2.881,27, dan  Indeks Straits Times menguat 16,30 poin (0,49%) ke level 3.321,12. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung, Tekan Laju IHSG

Tuesday, December 2, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melambat

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kena aksi ambil untung sampai melemah 15 poin. Posisi Indeks sudah jenuh beli akibat penguatan di beberapa perdagangan terakhir.  Menutup perdagangan Sesi I, Rabu (3/12), IHSG melemah 15,368 poin (0,30%) ke level 5.160,425. Sementara Indeks unggulan LQ45 turun 3,733 poin (0,42%) ke level 889,845.


Setelah sampai di titik tertingginya di 5.187, indeks langsung terkena koreksi. Hanya sektor agrikultur yang masih bertahan di zona hijau, sembilan sektor lainnya melemah.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 136.017 kali dengan volume 3,111 miliar lembar saham senilai Rp 2,789 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 151 turun, dan 96 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah SMART (SMAR) naik Rp 475 ke Rp 7.975, Matahari DS (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 15.350, Matahari Putra (MPPA) naik Rp 135 ke Rp 3.510, dan Humpuss (HITS) naik Rp 130 ke Rp 650.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 23.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 17.350, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 25.225, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 300 ke Rp 10.175.


Tercatat bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga siang hari ini. Aksi ambil untung mulai muncul, membuat bursa Hong Kong jatuh ke zona merah.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik 86,94 poin (0,49%) ke level 17.750,16, Indeks Hang Seng melemah 98,31 poin (0,42%) ke level 23.555,99, Indeks Komposit Shanghai bertambah 12,93 poin (0,47%) ke level 2.776,48, dan Indeks Straits Times menguat 11,34 poin (0,34%) ke level 3.333,66. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melambat

Wednesday, November 19, 2014

Sesi Pertama:  Aksi Jual Masif, IHSG Melemah

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkikis 54 poin lantaran aksi jual semakin masif.  Investor asing mulai mengambil untung.  Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 4,741 poin (0,09%) ke level 5.123,192 akibat terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi sejak beberapa perdagangan terakhir mulai terkoreksi.


Sejak pembukaan, indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah Indeks hari ini ada di level 5.071.  Menutup perdagangan Sesi I, Kamis (20/11), IHSG jatuh 54,023 poin (1,05%) ke level 5.073,910. Sementara Indeks unggulan LQ45 anjlok 10,966 poin (1,24%) ke level 870,272.


Di sisi lain, sentimen dari bursa global juga mendorong investor lakukan aksi jual. Hanya dua indeks sektoral yang bertahan positif, yaitu agrikultur dan pertambangan.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.377 kali dengan volume 3,328 miliar lembar saham senilai Rp2,481 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 179 turun, dan 58 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 725 ke Rp 24.700, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 350 ke Rp 4.650, Dharma Satya (DNSG) naik Rp 180 ke Rp 3.880, dan Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 140 ke Rp 4.600.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 925 ke Rp 62.775, Jembo Cable (JECC) turun Rp 740 ke Rp 2.235, Indocement (INTP) turun Rp 525 ke Rp 23.950, dan Trada Maritime (TRAM) turun Rp 460 ke Rp 1.385.


Sementara itu, sencana The Federal Reserve menaikkan tingkat suku bunga acuan menjadi kekhawatiran investor regional. Bursa-bursa Asia pun rata-rata terkena koreksi hingga siang hari ini. Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik tipis 15,01 poin (0,09%) ke level 17.303,76, Indeks Hang Seng bertambah 15,64 poin (0,07%) ke level 23.388,95, Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,34 poin (0,10%) ke level 2.448,65, dan  Indeks Straits Times melemah 11,80 poin (0,35%) ke level 3.322,76. [geng]


 



Sesi Pertama:  Aksi Jual Masif, IHSG Melemah

Sunday, November 16, 2014

Sesi Pertama: Transaksi Terbatas, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

Financeroll – Di tengah minimnya transaksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat 10 poin. Aksi beli selektif investor domestik yang membawa IHSG positif.  Menutup perdagangan Sesi I, Senin (17/11), IHSG naik 10,512 poin (0,21%) ke level 5.060,000. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 2,214 poin (0,26%) ke level 867,731.


Beberapa saham unggulan jadi incaran investor, terutama di sektor komoditas dan konsumer. Beberapa saham lapis dua yang dijual jadi penghambat laju IHSG.  Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 102.605 kali dengan volume 2,058 miliar lembar saham senilai Rp 1,833 triliun. Sebanyak 141 saham naik, 111 turun, dan 84 saham stagnan.


Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 60.825, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 18.350, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 300 ke Rp 4.600, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 23.550.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 575 ke Rp 18.625, Adira Finance (ADMF) turun Rp 275 ke Rp 7.725, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 225 ke Rp 11.375, dan Warran Bali (BALI-W) turun Rp 160 ke Rp 1.630.


Tercatat bursa-bursa regional rata-rata melemah hingga siang hari ini. Ekonomi Jepang yang masuk resesi jadi sentimen negatif di mata pelaku pasar Asia.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 anjlok 412,21 poin (2,36%) ke level 17.078,62, Indeks Hang Seng melemah 113,21 poin (0,47%) ke level 23.974,17, Indeks Komposit Shanghai menguat 16,98 poin (0,68%) ke level 2.495,80, dan  Indeks Straits Times turun 19,19 poin (0,58%) ke level 3.296,48. [geng]


 



Sesi Pertama: Transaksi Terbatas, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

Thursday, November 6, 2014

Sesi Pertama: Aksi Jual Mendominasi, IHSG Terpangkas

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena koreksi cukup dalam gara-gara aksi jual investor asing. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi satu-satunya bursa yang merah di regional. Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 0,866 poin (0,02%) ke level 5.033,365. Namun aksi beli investor domestik membawa IHSG balik arah ke zona hijau.


Terpantau Indeks tak bertahan lama di zona hijau, hanya mampu naik ke titik tertingginya hari ini di 5.040,971. Tekanan jual dari investor asing membuat indeks jatuh lagi ke teritori negatif.  Menutup perdagangan Sesi I, Jumat (7/11), IHSG turun 24,939 poin (0,50%) ke level 5.009,292. Sementara Indeks unggulan LQ45 melemah 5,493 poin (0,64%) ke level 852,123.


Selain itu, tak satu pun indeks sektoral yang mampu menguat, semua merah gara-gara aksi jual. Saham-saham unggulan yang pagi tadi naik siang ini langsung kena koreksi.  Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 101.469 kali dengan volume 2,864 miliar lembar saham senilai Rp 2,097 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 147 turun, dan 78 saham stagnan.


Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Tower Bersama (TBIG) naik Rp 400 ke Rp 9.125, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 250 ke Rp 11.050, First Media (KBLV) naik Rp 205 ke Rp 2.900, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 175 ke Rp 6.375.


Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indofood (INDF) turun Rp 425 ke Rp 23.125, Pioneerindo (PTSP) turun Rp 350 ke Rp 5.500, Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 225 ke Rp 8.575, dan BCA (BBCA) turun Rp 200 ke Rp 12.775.


Beberapa bursa regional kompak menguat hingga siang hari ini. Sentimen positif datang dari Wall Street yang semalam berhasil cetak rekor baru.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: Indeks Nikkei 225 naik 72,13 poin (0,43%) ke level 16.864,61, Indeks Hang Seng bertambah 33,33 poin (0,14%) ke level 23.682,64, Indeks Komposit Shanghai menguat 14,43 poin (0,59%) ke level 2.440,29, dan  Indeks Straits Times tumbuh 4,14 poin (0,13%) ke level 3.295,10. [geng]



Sesi Pertama: Aksi Jual Mendominasi, IHSG Terpangkas

Tuesday, November 4, 2014

Sesi Pertama: Minim Sentimen Pendukung, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis 4 poin merespons lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Investor menahan diri untuk bertransaksi dalam jumlah banyak.  IHSG naik secara perlahan di zona hijau meski poin yang dicetaknya tidak terlalu banyak. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan.


Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,01% di triwulan III-2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,12% (year-on-year). Ini merupakan yang terendah sejak 2009.  Menutup perdagangan Sesi I, Rabu (4/11), IHSG naik tipis 4,858 poin (0,10%) ke level 5.075,798. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 0,225 poin (0,23%) ke level 864,514.


Data pertumbuhan ekonomi RI yang melambat membuat laju IHSG tersendat. Aksi beli asing yang pagi tadi cukup ramai kini mulai seret.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 101.677 kali dengan volume 3,681 miliar lembar saham senilai Rp 2,307 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 136 turun, dan 78 saham stagnan.


Adapun saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Blue Bird (BIRD) naik Rp 925 ke Rp 7.425, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 18.425, Indocement (INTP) naik Rp 225 ke Rp 23.800, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 23.400.


Tercatat  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 475 ke Rp 14.250, XL Axiata (EXCL) turun Rp 250 ke Rp 5.225, Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 26.300, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 125 ke Rp 60.575.


Sementara itu, beberapa bursa regional masih bergerak fluktuatif hingga siang hari ini. Turunnya harga minyak dunia diperkirakan mempengaruhi kinerja emiten energi.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik 40,78 poin (0,24) ke level 16.903,25, Indeks Hang Seng melemah 122,08 poin (0,51%) ke level 23.723,58, Indeks Komposit Shanghai turun 11,83 poin (0,49%) ke level 2.418,84, dan  Indeks Straits Times menguat 5,39 poin (0,16%) ke level 3.286,96. [geng]



Sesi Pertama: Minim Sentimen Pendukung, IHSG Naik Tipis

Sunday, November 2, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12 poin terkena aksi ambil untung investor domestik. Pekan lalu IHSG memang sudah naik cukup tinggi.  Namun aksi jual investor domestik membuat Indeks harus jatuh ke zona merah. Indeks terus turun hingga ke titik terendahnya hari ini di level 5.072.


Menutup perdagangan Sesi I, Senin (3/11), IHSG turun 12,287 poin (0,24%) ke level 5.077,260. Sementara Indeks unggulan LQ45 melemah 1,788 poin (0,21%) ke level 866,263.  Penguatan saham-saham berbasis perkebunan menahan koreksi IHSG sehingga tidak jatuh terlalu dalam. Tujuh sektor melemah, dipimpin sektor industri dasar.


Tercatat perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 102.172 kali dengan volume 2,555 miliar lembar saham senilai Rp 2,355 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 148 turun, dan 80 saham stagnan.  Bursa-bursa regional bergerak variatif hingga siang hari ini setelah pasar saham Tiongkok jatuh ke teritori negatif. Rekor Wall Street pekan lalu masih memberi sentimen positif.


Adapun saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 23.900, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 375 ke Rp 8.875, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 ke Rp 9.100, dan Alakasa (ALKA) naik Rp 150 ke Rp 750.


Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 13.900 ke Rp 388.100, Malindo (MAIN) turun Rp 650 ke Rp 2.475, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 20.575, dan Indospring (INDS) turun Rp 405 ke Rp 1.695.


Sedangkan  bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Hang Seng menipis 24,24 poin (0,10%) ke level 23.973,82, Indeks Komposit Shanghai naik 14,82 poin (0,61%) ke level 2.435,00, Indeks Straits Times menguat 12,05 poin (0,37%) ke level 3.286,30. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah

Wednesday, October 22, 2014

Sesi Pertama: Investor Asing Masih Aktif, IHSG Lanjutkan Penguatan

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati level 5.100 berkat aksi beli investor asing. Perdagangan berjalan sepi karena aksi tunggu investor.  Indeks bergerak naik-turun sejak pembukaan perdagangan. Investor domestik kembali melepas saham, membuat indeks turun ke titik terendahnya di kisaran 5.069.


Menutup perdagangan Sesi I, Kamis (23/10), IHSG naik 12,927 poin (0,25%) ke level 5.087,250. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 2,147 poin (0,25%) ke level 864,611.  Beberapa saham yang kemarin naik cukup tinggi sempat dilepas untuk ambil untung. Untungnya aksi beli kembali muncul dan mendorong indeks balik arah ke zona hijau.


Tercatat posisi tertinggi yang bisa dicapai Indeks hari ini di 5.093. Perdagangan berjalan sepi karena aksi tunggu investor menunggu pengumuman jajaran kabinet Presiden RI Joko Widodo.  Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 99.028 kali dengan volume 2,314 miliar lembar saham senilai Rp 2,458 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 92 turun, dan 101 saham stagnan.


Sementara saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Adira Finance (ADMF) naik Rp 725 ke Rp 11.325, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 425 ke Rp 21.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 17.725, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 225 ke Rp 11.400.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 56.775, Tigaraksa (TGKA) turun Rp 425 ke Rp 3.375, Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 15.775, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 6.400.


Sementara sejumlah bursa regional siang hari ini balik arah ke zona merah padahal pagi tadi masih banyak yang menguat. Hanya bursa Singapura yang berhasil bertahan positif. Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 menipis 13,67 poin (0,09%) ke level 15.182,10, Indeks Hang Seng berkurang 83,69 poin (0,36%) ke level 23.320,28, Indeks Komposit Shanghai melemah 20,93 poin (0,90%) ke level 2.305,63, dan  Indeks Straits Times naik 23,79 poin (0,74%) ke level 3.226,53. [geng]


 



Sesi Pertama: Investor Asing Masih Aktif, IHSG Lanjutkan Penguatan