Showing posts with label IHSG Naik Tipis. Show all posts
Showing posts with label IHSG Naik Tipis. Show all posts

Tuesday, December 16, 2014

  Indeks Unggulan Bergerak Positif, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa bergerak di zona hijau dengan penguatan tipis 4 poin. Sudah 3 hari terakhir Indeks bergerak di teritori negatif. Membuka perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,787 poin (0,10%) ke level 5.030,815. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 1,209 poin (0,14%) ke level 863,292.


Pada awal perdagangan, Rabu (17/12), IHSG dibuka bertambah 13,660 poin (0,27%) ke level 5.039,688. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 2,989 poin (0,35%) ke level 865,072.  Saham-saham unggulan yang sudah anjlok dalam beberapa perdagangan terakhir kini jadi incaran investor. Saham perbankan dan pertambangan naik cukup tinggi.


Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 16,539 poin (0,33%) ke level 5.042,567. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,062 poin (0,36%) ke level 865,145.  Kemarin IHSG ambruk 82 poin seiring aksi jual bersih senilai Rp 1 triliun. Koreksi IHSG termasuk yang paling landai di antara bursa regional.


 Adapun situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik 80,45 poin (0,48%) ke level 16.835,77, Indeks Hang Seng bertambah 29,06 poin (0,13%) ke level 22.699,56, Indeks Komposit Shanghai menguat 5,28 poin (0,17%) ke level 3.026,80, dan  Indeks Straits Times naik tipis 0,61 poin (0,02%) ke level 3.215,70.


Sementara itu, Wall Street kembali melemah di hari ketiganya berturut-turut. Pasar saham Paman Sam kali ini kena koreksi akibat jatuhnya saham-saham teknologi.  Bursa-bursa regional kompak menguat pagi hari ini. Posisinya yang sudah jenuh jual dimanfaatkan investor untuk aksi beli.[geng]



  Indeks Unggulan Bergerak Positif, IHSG Naik Tipis

Tuesday, December 2, 2014

Aksi Beli Lebih Dominan, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu lanjutkan penguatan dengan poin yang tipis. Aksi beli asing berlanjut meski masih belum terlalu ramai.  Membuka perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,468 poin (0,09%) ke level 5.180,261. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 1,124 poin (0,13%) ke level 894,702.


Pada awal perdagangan, Rabu (3/12), IHSG dibuka bertambah 6,237 poin (0,12%) ke level 5.182,030. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 0,588 poin (0,07%) ke level 893,459.  Aksi ambil untung di saham-saham unggulan menghambat laju IHSG. Saham-saham di LQ45 ada yang jadi sasaran aksi jual.


Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik 3,892 poin (0,08%) ke level 5.182,036. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,047 poin (0,01%) ke level 893,531.  Kemarin IHSG naik 11 poin buntuti penguatan bursa-bursa regional. Harapan perbaikan ekonomi Tiongkok membuat pelaku pasar berani berburu saham.


Sementara itu, Wall Street ditutup positif berkat saham-saham energi yang rebound. Indeks Dow Jones mencetak rekor lagi.  Bursa-bursa di Asia kompak menguat pagi hari ini mengikuti rekor Wall Street semalam. Investor mulai pede berburu saham lagi.


Adapun situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:  Indeks Nikkei 225 menanjak 194,31 poin (1,10%) ke level 17.857,53, Indeks Hang Seng naik 83,11 poin (0,35%) ke level 23.737,41, Indeks Komposit Shanghai menguat 8,47 poin (0,31%) ke level 2.772,01, dan  Indeks Straits Times bertambah 1,73 poin (0,05%) ke level 3.324,05. [geng]


 



Aksi Beli Lebih Dominan, IHSG Naik Tipis

Monday, December 1, 2014

Bursa Global Melambat, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 5 poin di tengah negatifnya bursa global dan regional. Neraca perdagangan RI yang surplus bulan lalu memberi dorongan positif. Membuka perdagangan preopening, IHSG naik tipis 5,327 poin (0,10%) ke level 5.169,615. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 1,340 poin (0,15%) ke level 892,039.


Membuka perdagangan, Selasa (1/12), IHSG bertambah 11,641 poin (0,23%) ke level 5.175,929. Indeks LQ45 melaju 2,842 poin (0,32%) ke level 893,541.  Investor masih berani berburu saham-saham unggulan meski banyak sentimen negatif yang beredar. Saham-saham komoditas menguat cukup tinggi.


Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 13,374 poin (0,26%) ke level 5.177,662. Sementara Indeks LQ45 naik 2,976 poin (0,33%) ke level 893,834.  Kemarin IHSG naik 14 poin berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Indeks semakin mendekati level 5.200.


Sementara situasi di bursa-bursa regional pagi hari Ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 39,54 poin (0,22%) ke level 17.550,56, Indeks Hang Seng anjlok 620,00 poin (2,58%) ke level 23.367,45, Indeks Komposit Shanghai turun 1,10 poin (0,04%) ke level 2.681,25, dan  Indeks Straits Times naik 24,54 poin (0,74%) ke level 3.330,18.


Semalam Wall Street terkoreksi cukup tajam di awal pekan. Pemicunya data ekonomi yang lesu dari seluruh dunia ditambah musim belanja liburan yang kurang bergairah.  Beberapa bursa di Asia pagi ini rata-rata melemah setelah merespons koreksi tajam Wall Street semalam. Hanya pasar saham Singapura yang bisa menemani IHSG di zona hijau. [geng]


 



Bursa Global Melambat, IHSG Naik Tipis

Thursday, November 27, 2014

Minim Transaksi, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rentang tipis tapi bertahan positif sampai penutupan perdagangan. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah sepanjang perdagangan.  Indeks sama sekali menghindari zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Pergerakan indeks dalam rentang tipis, posisi tertingginya saja hanya di 5.148.


Menutup perdagangan Sesi I, IHSG menguat tipis 4,587 poin (0,09%) ke level 5.137,623. Indeks bertahan di zona hijau meski dengan penguatan yang tipis. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia membuat marak aksi jual di bursa Asia.  Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi. Saham-saham komoditas memimpin penguatan.


Pada penutupan perdagangan, Kamis (27/11), IHSG naik 12,279 poin (0,24%) ke level 5.145,315. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,253 poin (0,25%) ke level 886,840.  Hanya dua sektor yang terkena pelemahan, yaitu infrastruktur dan perbankan. Investor asing masih mau berburu saham meski tidak terlalu semangat.


Selain itu, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) cukup besar berkat aksi tutup sendiri (crossing) saham PT MNC Land Tbk (KPIG) senilai Rp 480 miliar di pasar negosiasi. Transaksi bersih investor asing tercatat Rp 552,721 miliar.  Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 201.264 kali dengan volume 6,603 miliar lembar saham senilai Rp 4,65 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 124 turun, dan 95 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Tigaraksa (TGKA) naik Rp 500 ke Rp 2.900, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 450 ke Rp 69.950, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 32.000, dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 400 ke Rp 4.550.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategoritop losers antara lain Siloam (SILO) turun Rp 575 ke Rp 13.450, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 425 ke Rp 13.175, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 375 ke Rp 60.600, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 175 ke Rp 7.475.


Sementara bursa-bursa dia Asia menutup perdagangan dengan variatif. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia membuat pelaku pasar lakukan aksi jual.  Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 135,08 poin (0,78%) ke level 17.248,50, Indeks Hang Seng turun 107,70 poin (0,45%) ke level 24.004,28, Indeks Komposit Shanghai menanjak 26,14 poin (1,00%) ke level 2.630,49, dan  Indeks Straits Times melemah 4,35 poin (0,13%) ke level 3.345,31. [geng]



Minim Transaksi, IHSG Naik Tipis

Tuesday, November 4, 2014

Sesi Pertama: Minim Sentimen Pendukung, IHSG Naik Tipis

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis 4 poin merespons lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Investor menahan diri untuk bertransaksi dalam jumlah banyak.  IHSG naik secara perlahan di zona hijau meski poin yang dicetaknya tidak terlalu banyak. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan.


Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,01% di triwulan III-2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,12% (year-on-year). Ini merupakan yang terendah sejak 2009.  Menutup perdagangan Sesi I, Rabu (4/11), IHSG naik tipis 4,858 poin (0,10%) ke level 5.075,798. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 0,225 poin (0,23%) ke level 864,514.


Data pertumbuhan ekonomi RI yang melambat membuat laju IHSG tersendat. Aksi beli asing yang pagi tadi cukup ramai kini mulai seret.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 101.677 kali dengan volume 3,681 miliar lembar saham senilai Rp 2,307 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 136 turun, dan 78 saham stagnan.


Adapun saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Blue Bird (BIRD) naik Rp 925 ke Rp 7.425, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 18.425, Indocement (INTP) naik Rp 225 ke Rp 23.800, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 23.400.


Tercatat  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 475 ke Rp 14.250, XL Axiata (EXCL) turun Rp 250 ke Rp 5.225, Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 26.300, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 125 ke Rp 60.575.


Sementara itu, beberapa bursa regional masih bergerak fluktuatif hingga siang hari ini. Turunnya harga minyak dunia diperkirakan mempengaruhi kinerja emiten energi.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik 40,78 poin (0,24) ke level 16.903,25, Indeks Hang Seng melemah 122,08 poin (0,51%) ke level 23.723,58, Indeks Komposit Shanghai turun 11,83 poin (0,49%) ke level 2.418,84, dan  Indeks Straits Times menguat 5,39 poin (0,16%) ke level 3.286,96. [geng]



Sesi Pertama: Minim Sentimen Pendukung, IHSG Naik Tipis