Showing posts with label Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan. Show all posts
Showing posts with label Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan. Show all posts

Tuesday, December 2, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melambat

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kena aksi ambil untung sampai melemah 15 poin. Posisi Indeks sudah jenuh beli akibat penguatan di beberapa perdagangan terakhir.  Menutup perdagangan Sesi I, Rabu (3/12), IHSG melemah 15,368 poin (0,30%) ke level 5.160,425. Sementara Indeks unggulan LQ45 turun 3,733 poin (0,42%) ke level 889,845.


Setelah sampai di titik tertingginya di 5.187, indeks langsung terkena koreksi. Hanya sektor agrikultur yang masih bertahan di zona hijau, sembilan sektor lainnya melemah.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 136.017 kali dengan volume 3,111 miliar lembar saham senilai Rp 2,789 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 151 turun, dan 96 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah SMART (SMAR) naik Rp 475 ke Rp 7.975, Matahari DS (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 15.350, Matahari Putra (MPPA) naik Rp 135 ke Rp 3.510, dan Humpuss (HITS) naik Rp 130 ke Rp 650.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 23.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 17.350, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 25.225, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 300 ke Rp 10.175.


Tercatat bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga siang hari ini. Aksi ambil untung mulai muncul, membuat bursa Hong Kong jatuh ke zona merah.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik 86,94 poin (0,49%) ke level 17.750,16, Indeks Hang Seng melemah 98,31 poin (0,42%) ke level 23.555,99, Indeks Komposit Shanghai bertambah 12,93 poin (0,47%) ke level 2.776,48, dan Indeks Straits Times menguat 11,34 poin (0,34%) ke level 3.333,66. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melambat

Sunday, November 2, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12 poin terkena aksi ambil untung investor domestik. Pekan lalu IHSG memang sudah naik cukup tinggi.  Namun aksi jual investor domestik membuat Indeks harus jatuh ke zona merah. Indeks terus turun hingga ke titik terendahnya hari ini di level 5.072.


Menutup perdagangan Sesi I, Senin (3/11), IHSG turun 12,287 poin (0,24%) ke level 5.077,260. Sementara Indeks unggulan LQ45 melemah 1,788 poin (0,21%) ke level 866,263.  Penguatan saham-saham berbasis perkebunan menahan koreksi IHSG sehingga tidak jatuh terlalu dalam. Tujuh sektor melemah, dipimpin sektor industri dasar.


Tercatat perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 102.172 kali dengan volume 2,555 miliar lembar saham senilai Rp 2,355 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 148 turun, dan 80 saham stagnan.  Bursa-bursa regional bergerak variatif hingga siang hari ini setelah pasar saham Tiongkok jatuh ke teritori negatif. Rekor Wall Street pekan lalu masih memberi sentimen positif.


Adapun saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 23.900, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 375 ke Rp 8.875, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 ke Rp 9.100, dan Alakasa (ALKA) naik Rp 150 ke Rp 750.


Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 13.900 ke Rp 388.100, Malindo (MAIN) turun Rp 650 ke Rp 2.475, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 20.575, dan Indospring (INDS) turun Rp 405 ke Rp 1.695.


Sedangkan  bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Hang Seng menipis 24,24 poin (0,10%) ke level 23.973,82, Indeks Komposit Shanghai naik 14,82 poin (0,61%) ke level 2.435,00, Indeks Straits Times menguat 12,05 poin (0,37%) ke level 3.286,30. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah

Monday, October 27, 2014

Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah  32 poin lantaran  aksi lepas saham investor lokal. Investor domestik mulai mengambil untung.  Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,186 poin (0,26%) ke level 5.086,254 jelang pelantikan Kabinet Kerja di Istana Negara hari ini.


Indeks  tersendat oleh aksi ambil untung investor domestik sehingga akhirnya jatuh ke zona merah. Indeks terus meluncur sampai ke titik terendahnya hari ini di 5.039.  Menutup perdagangan Sesi I, Senin (27/10), IHSG turun 32,953 poin (0,65%) ke level 5.040,115. Sementara Indeks unggulan LQ45 melemah 7,930 poin (0,92%) ke level 854,620.


Di sisi lain, aksi ambil untung terjadi di hampir seluruh indeks sektoral, hanya indeks sektor industri dasar yang masih menguat. IHSG sudah naik cukup tinggi sepanjang pekan lalu.  Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 89.543 kali dengan volume 2,261 miliar unit saham senilai Rp 1,78 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 139 turun, dan 87 saham stagnan.


Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 56.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 200 ke Rp 6.500, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 175 ke Rp 8.050, dan Argha Karya (AKPI) naik Rp 150 ke Rp 900.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 1.000 ke Rp 402.000, Matahari (LPPF) turun Rp 650 ke Rp 15.200, United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 17.200, dan Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 30.200.


Sementara bursa regional masih bergerak variatif hingga siang hari ini. Hasil stress test terhadap bank-bank di Eropa yang positif memberi sedikit dorongan.  Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: Indeks Nikkei 225 naik 106,50 poin (0,70%) ke level 15.398,14, Indeks Hang Seng melemah 196,58 poin (0,84%) ke level 23.105,62, Indeks Komposit Shanghai turun 14,64 poin (0,64%) ke level 2.287,64, dan  Indeks Straits Times menguat tipis 0,96 poin (0,03%) ke level 3.223,51. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Ambil Untung Menekan, IHSG Melemah