Showing posts with label Aksi Jual. Show all posts
Showing posts with label Aksi Jual. Show all posts

Sunday, January 4, 2015

Laju Pergerakan Obligasi Diprediksi 45 Hingga 100 Bps

Financeroll – Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) mengemukakan sejumlah sentimen akan mempengaruhi gerak obligasi pada pekan depan.


Meski laju pasar obligasi memiliki peluang kembali melanjutkan kenaikan, namun tampaknya sentimen yang ada kurang mendukung. Sehingga perlu diwaspada adanya aksi jual yang akan mengurangi peluang tersebut, dan membuat laju pasar olbigasi berbalik melemah.


Dikemukakan kemungkinan laju harga obligasi akan bergerak dengan rentang 45 hingga 100 bps.


Untuk itu, tetap cermati perubahan dan antisipasi sentimen yang ada.



Laju Pergerakan Obligasi Diprediksi 45 Hingga 100 Bps

Saturday, January 3, 2015

Investor Asing Lakukan Net Sell Rp4,18 Miliar Dihari Pertama Perdagangan 2015

Financeroll – Investor asing melakukan aksi jual di Bursa Efek Indonesia pada hari perdagangan pertama 2015.


Rekapitulasi perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan investor asing menjual sekitar 131,43 juta lembar saham senilai Rp4,18 miliar. Total saham yang diperdagangkan lebih dari 5,13 miliar lembar dengan nilai transaksi lebih dari Rp4,6 triliun.


Indeks harga saham gabungan (IHSG) saat penutupan perdagangan akhir pekan tercatat menguat 0,30% ke level 5.242,78.


Sepanjang hari, IHSG bergerak pada kisaran 5.230,75—5.247,94. Dari 507 saham yang diperdagangkan, sebanyak 149 saham menguat, 135 saham melemah, dan 223 saham stagnan.


Pergerakan Investor Asing di IHSG




















TanggalNilai Transaksi (Rp/miliar)Kategori
2/1/2015-4,18Net Sell
30/12/2014+2.495,20Net Buy
29/12-83,88Net Sell
24/12-2.793,77Net Sell
23/12-199,3Net Sell

Investor Asing Lakukan Net Sell Rp4,18 Miliar Dihari Pertama Perdagangan 2015

Thursday, November 20, 2014

Aksi Lepas Saham Lebih Dominan, IHSG Ditutup Melemah

Financeroll – Setelah seharian tak singgah di jalur hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lengser dari level 5.100 dan  terpangkas 34 poin. Investor asing mengambil untung dengan melepas saham-saham unggulan.   Menutup perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 54,023 poin (1,05%) ke level 5.073,910 gara-gara aksi jual semakin ramai. Investor asing mulai mengambil untung.


Selain itu, sentimen dari bursa global juga mendorong investor lakukan aksi jual. Tak satu pun indeks sektoral yang mampu menguat.  Pada penutupan  perdagangan, Kamis (20/11), IHSG terkoreksi 34,367 poin (0,67%) ke level 5.093,566. Sementara Indeks unggulan LQ45 terpangkas 6,081 poin (0,69%) ke level 875,157.


Sementara transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 432,372 miliar di seluruh pasar.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 213.001 kali dengan volume 5,519 miliar lembar saham senilai Rp 5,084 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 197 turun, dan 71 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 800 ke Rp 24.775, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 31.400, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 200 ke Rp 4.500, dan Dharma Satya (DNSG) naik Rp 180 ke Rp 3.880.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategoritop losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 62.650, Jembo Cable (JECC) turun Rp 700 ke Rp 2.275, Siloam (SILO) turun Rp 525 ke Rp 14.875, dan Trada Maritime (TRAM) turun Rp 460 ke Rp 1.385.


Di sisi lain, rencana The Federal Reserves menaikkan tingkat suku bunga acuan menjadi kekhawatiran investor regional. Bursa-bursa Asia pun menutup perdagangan dengan mixed.  Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik tipis 12,11 poin (0,07%) ke level 17.300,86, Indeks Hang Seng menipis 23,67 poin (0,10%) ke level 23.349,64, Indeks Komposit Shanghai bertambah 1,67 poin (0,07%) ke level 2.452,66, dan  Indeks Straits Times turun 20,12 poin (0,60%) ke level 3.314,44. [geng]


 



Aksi Lepas Saham Lebih Dominan, IHSG Ditutup Melemah

Wednesday, November 19, 2014

Sesi Pertama:  Aksi Jual Masif, IHSG Melemah

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkikis 54 poin lantaran aksi jual semakin masif.  Investor asing mulai mengambil untung.  Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 4,741 poin (0,09%) ke level 5.123,192 akibat terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi sejak beberapa perdagangan terakhir mulai terkoreksi.


Sejak pembukaan, indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah Indeks hari ini ada di level 5.071.  Menutup perdagangan Sesi I, Kamis (20/11), IHSG jatuh 54,023 poin (1,05%) ke level 5.073,910. Sementara Indeks unggulan LQ45 anjlok 10,966 poin (1,24%) ke level 870,272.


Di sisi lain, sentimen dari bursa global juga mendorong investor lakukan aksi jual. Hanya dua indeks sektoral yang bertahan positif, yaitu agrikultur dan pertambangan.  Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.377 kali dengan volume 3,328 miliar lembar saham senilai Rp2,481 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 179 turun, dan 58 saham stagnan.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 725 ke Rp 24.700, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 350 ke Rp 4.650, Dharma Satya (DNSG) naik Rp 180 ke Rp 3.880, dan Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 140 ke Rp 4.600.


Adapun  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 925 ke Rp 62.775, Jembo Cable (JECC) turun Rp 740 ke Rp 2.235, Indocement (INTP) turun Rp 525 ke Rp 23.950, dan Trada Maritime (TRAM) turun Rp 460 ke Rp 1.385.


Sementara itu, sencana The Federal Reserve menaikkan tingkat suku bunga acuan menjadi kekhawatiran investor regional. Bursa-bursa Asia pun rata-rata terkena koreksi hingga siang hari ini. Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 naik tipis 15,01 poin (0,09%) ke level 17.303,76, Indeks Hang Seng bertambah 15,64 poin (0,07%) ke level 23.388,95, Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,34 poin (0,10%) ke level 2.448,65, dan  Indeks Straits Times melemah 11,80 poin (0,35%) ke level 3.322,76. [geng]


 



Sesi Pertama:  Aksi Jual Masif, IHSG Melemah