Financeroll – Di tengah minimnya transaksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat 10 poin. Aksi beli selektif investor domestik yang membawa IHSG positif. Menutup perdagangan Sesi I, Senin (17/11), IHSG naik 10,512 poin (0,21%) ke level 5.060,000. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 2,214 poin (0,26%) ke level 867,731.
Beberapa saham unggulan jadi incaran investor, terutama di sektor komoditas dan konsumer. Beberapa saham lapis dua yang dijual jadi penghambat laju IHSG. Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 102.605 kali dengan volume 2,058 miliar lembar saham senilai Rp 1,833 triliun. Sebanyak 141 saham naik, 111 turun, dan 84 saham stagnan.
Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 60.825, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 18.350, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 300 ke Rp 4.600, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 23.550.
Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 575 ke Rp 18.625, Adira Finance (ADMF) turun Rp 275 ke Rp 7.725, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 225 ke Rp 11.375, dan Warran Bali (BALI-W) turun Rp 160 ke Rp 1.630.
Tercatat bursa-bursa regional rata-rata melemah hingga siang hari ini. Ekonomi Jepang yang masuk resesi jadi sentimen negatif di mata pelaku pasar Asia. Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: Indeks Nikkei 225 anjlok 412,21 poin (2,36%) ke level 17.078,62, Indeks Hang Seng melemah 113,21 poin (0,47%) ke level 23.974,17, Indeks Komposit Shanghai menguat 16,98 poin (0,68%) ke level 2.495,80, dan Indeks Straits Times turun 19,19 poin (0,58%) ke level 3.296,48. [geng]
Sesi Pertama: Transaksi Terbatas, IHSG Bertahan di Jalur Hijau
No comments:
Post a Comment