Showing posts with label PDB. Show all posts
Showing posts with label PDB. Show all posts

Friday, November 14, 2014

PDB Jerman Stabil Di Kuartal Ketiga

Financeroll – Perekonomian Jerman masih stabil di kuartal ketiga 2014, setelah dari data produk domestik bruto (PDB) yang naik 0,1% pada kuartal sebelumnya 2014.


Dilaporkan Kantor Statistik Federal (Federal Destatis), menurut perhitungan terbaru, PDB sedikit menurun -0.1% pada kuartal kedua 2014 setelah ekonomi Jerman di kuartal pertama sampai 0,8%.


Kontribusi positif dibuat dari sector rumah tangga menurut perhitungan sementara. Perdagangan luar negeri juga mendukung ekonomi Jerman. Peningkatan ekspor lebih tinggi daripada impor. Akibatnya, keseimbangan ekspor dan impor memiliki efek yang sedikit positif pada PDB dalam perbandingan kuartal per kuartal.


Dalam perbandingan tahunan, PDB ekonomi Jerman tumbuh pada kuartal ketiga 2014 naik sebesar 1,2% dari kuartal ketiga tahun yang lalu.


Menurut perhitungan sementara, kinerja ekonomi pada kuartal ketiga 2014 dicapai sebesar 42,9 juta orang dalam pekerjaan di wilayah domestik, yang merupakan peningkatan dari 384.000 atau 0,9% pada tahun sebelumnya.



PDB Jerman Stabil Di Kuartal Ketiga

Friday, October 31, 2014

Fed’s Williams: Bank Sentral Harus Waspadai Inflasi.

Financeroll – Pimpinan bank sentral AS cabang San Fransisco, John Williams, menyatakan di Pretoria Afrika Selatan, bahwa bank sentral harus memulai memonitor cukup waspada terhadap pertumbuhan ekonomi yang melaju di beberapa bulan terakhir ini namun kondisi harga atau inflasi yang tak beranjak untuk mendekati dari target bank sentral AS.


Williams yang berbicara di hadapan undangan bank sentral Afrika Selatan, South African Reserve Bank, bernada bahwa kondisi yang kinerja yang ekonomi makro yang kuat dan turunnya harapan terhadap kondisi harga ini, menjadi poin utama dari pihaknya bahwa harus mengambil tindakan yang tepat terhadap kebijakan moneter yang dapat dilakukan.


Williams juga masih memberikan gambaran bahwa kondisi keuangan global yang sedang krisis disertai dengan berakhirnya stimulus ekonomi di AS, tentunya tak akan menyurutkan langkah dari pihaknya bahwa di pertengahan 2015 suku bunganya dapat naik, dengan catatan bahwa pihaknya juga akan terus menangani atau mencegah level turunnya tingkat inflasi lebih lanjut.


Ungkapan dan keluh kesah Williams di Afrika Selatan ini juga tak membantu harga emas untuk membaik, dimana kisaran harga rendah di level $ 1163 masih terlihat.(@antoku27)



Fed’s Williams: Bank Sentral Harus Waspadai Inflasi.