Financeroll - Laju IHSG pada Senin (8/12) diprediksi berada pada rentang support 5.165-5.178 dan resisten 5.194-5.211. Indeks berpeluang membentuk pola Gravestone doji di bawah area upper bollinger band (UBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih mencoba melanjutkan kenaikan meski terbatas dengan histogram positif yang mendatar. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R tertahan pelemahannya. Laju IHSG sempat melampaui target resisten (5.187-5.204) namun, tidak kuat dan berbalik turun meski masih dapat bertahan di atas kisaran area target support (5.145-5.163).
Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya di mana masih adanya aksi profit taking membuat potensi kenaikan IHSG juga masih terhambat meski juga masih diimbangi dengan adanya aksi beli. Pola variatif cenderung naik tipis masih dapat terjadi. Meski masih ada potensi naik namun, tetap cermati potensi pelemahan lanjutan.
Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipetimbangkan, antara lain: Saham PT Samudera Indonesia (SMDR) dalam kisaran Rp 14.150-15.200. Hanging man dekati UBB. Stochastic masih bertahan naik diikuti peningkatan momentum. Trading buy selama di atas Rp 14.825. Saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran Rp 10.150-10.675. Inverted hammer di bawah UBB. Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama berada di atas Rp 10.300.
Saham PT Vale Indonesia (INCO) dalam kisaran Rp 4.075-4.190. Shooting star dekati UBB. Target resisten Rp 4.085 terlampaui & mencoba testing resisten berikutnya didukung masih naiknya RoC dan William’s %R. Utang gap masih Rp 3.940-3.955 dan Rp 4.060-4.100. Trd sell jika Rp 4.120 gagal bertahan.
Kemudian saham PT Bank Central Asia (BBCA) dalam kisaran Rp 13.250-13.525. Bullish harami bertahan di atas middle Bollinger band (MBB). Volume beli naik diikuti kenaikan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama di atas Rp 13.300. Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran Rp 31.375-32.100. Three outside up di atas Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic masih bertahan naik diikuti peningkatan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 31.600. Saham PT Lippo Karawaci (LPKR) dalam kisaran Rp 1.165-1.210. Gravestone doji di bawah UBB. Target resisten Rp 1.185 sempat terlampaui namun, tidak kuat & cenderung turun. William’s %R mulai turun. Trading sell jika Rp 1.170 gagal bertahan.
Pada perdagangan Jumat (5/12) IHSG ditutup menguat 10,834 poin (0,21%) ke posisi 5.187,994. Penguatan tersebut setelah sepenjang perdagangan Jumat ini, indeks menguat 29,064 poin ke level tertingginya 5.206,224 dan terendah 5.185. IHSG memperlihatkan laju variatifnya di mana sempat mengalami kenaikan dan kecenderungan melemah meski di akhir sesi masih mampu ditutup di zona hijau. Mulai melemahnya laju bursa saham AS dan Eropa sempat mempengaruhi laju IHSG di mana pelaku pasar masih dalam posisi untuk profit taking.
Di sisi lain, turunnya cadangan devisa per November 2014 (USD 111,14 miliar vs USD 111,97 miliar) sempat memberikan sentimen negatif. Akan tetapi, pelemahan yang terjadi masih dapat ditahan dengan laju bursa saham Asia yang masih menghijau dan laju rupiah yang akhirnya mampu terapresiasi. Oleh karena pelaku pasar masih dalam posisi profit taking, pasca-IHSG kembali menyentuh level 5.200-an lebih, kembali tidak kuat dan kembali menurun. Beruntung masih berlanjutnya penguatan saham-saham agri dan manufaktur mampu mempertahankan laju IHSG di zona hijau. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp-5,56 miliar menjadi net sell Rp-737,03 miliar). [geng]
IHSG Diperkirakan Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan