Showing posts with label asian games. Show all posts
Showing posts with label asian games. Show all posts

Monday, December 22, 2014

Penyelenggaraan Asian Games Harus Setara Olimpiade

Financeroll – Director General OCA Husain Almusallam mengatakan sama seperti Korea Selatan, China dan Qatar, Indonesia harus mengikuti standar Olimpiade. Pasalnya, Asian Games adalah pesta olahraga bergengsi di Benua Asia yang telah diselenggarakan lebih dari 50 tahun lalu.


Di sini Asian Games standardnya harus sama seperti Olympic Games, secara teknis, organisasi, penayangan di televisi.


Jakarta yang akan menjadi rumah para atlet se-Asia itu masih membutuhkan renovasi di beberapa sarana olahraganya. Dengan segala upaya dan kerja sama, persiapanakan berjalan lancar.


Semua fasilitas sudah ada tapi butuh renovasi dan pembangunan ulang tapi tidak terlalu banyak.


Seperti diketahui, DKI menyiapkan Rp475 miliar untuk melakukan rehabilitasi total sarana olahraga di Velodrome, Jakarta Timur. Rehabilitasi total itu, menurut rencana rampung pada Juni 2017.



Penyelenggaraan Asian Games Harus Setara Olimpiade

Saturday, December 20, 2014

Kemenpora Membuka Lowongan Sebanyak 7.000 Relawan Hadapi Asian Games

Financeroll – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka lowongan untuk mengisi tenaga relawan sebanyak 5.000 hingga 7.000 orang untuk membantu pelaksanaan Asean Games 2018 yang dihelat di Indonesia.


“Mulai Februari 2015, Kemenpora membuka pendaftaran bagi tenaga relawan ini dan kami ingin kampus-kampus di Tanah Air juga terlibat. Saya juga tidak ingin Asean Games ini hanya bergema dan diketahui di Jakarta atau Malang saja, tapi juga bergema secara internasional,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi ketika memberikan kuliah tamu di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jatim.


Saat ini Keputusan Presiden (Keppres) terkait Asean Games baru selesai dan akan dibahas pada awal tahun 2015 secara detail, baik peraturan maupun ketentuan dalam Asean Games mendatang.


Direkrutnya relawan sebanyak itu, nantinya akan ditempatkan sebagai pemandu, bagian administrasi, teknologi informasi (TI) dan pendamping selama Asean Games berlangsung karena atlet dari penjuru dunia bergabung dan hadir.


Selain itu para relawan itu nanti juga bertugas mengenalkan kekayaan dan ragam budaya bangsa Indonesia. Sebab, pemerintah ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya sukses penyelenggaraannya, tapi juga mampu keluar sebagai juara umum.


“Saat ini sarana dan fasilitas mulai pembangunan dan perbaikannya, kualitas atlet tiap cabang olahraga juga kami genjot terus agar mampu mendulang medali emas sebanyak-banyaknya, sehingga prestasi di ASEAN Games 2018 bisa lebih baik dari sebelumnya,”ujar Menpora.


Selain membuka lowongan untuk relawan sebanyak 5.000 orang-7.000 orang tersebut, Kemenpora juga membuka pendaftaran untuk sayembara desain logo, maskot dan jingle ASEAN Games 2018.


“Harapan kami, seluruh perguruan tinggi, termasuk mengirimkan karya mahasiswanya, sehingga perguruan tinggi juga ikut terlibat dalam menyukseskan perhelatan Asean Games yang digelar di Tanah Air,” ucapnya.



Kemenpora Membuka Lowongan Sebanyak 7.000 Relawan Hadapi Asian Games

Monday, December 8, 2014

Pemrov DKI Kerjasama Dengan Pengembang Bangun Wisma Atlet Asian Games

Financeroll – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerjasama dengan beberapa pengembang properti untuk menyediakan wisma atlet dalam menghadapi gelaran Asian Games 2018.


Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Ratiyono mengatakan kerjasama ini dikarenakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI terbatas.


“Karena APBD kita terbatas, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pengembang untuk penyediaan wisma atlet. Kita akan pinjam apartemen yang baru dibangun sejak 3 bulan sebelum Asian Games, setelah kita pinjam baru dikomersialkan,” ucapnya.


Dalam kerjasama ini, pengembang yang bersedia meminjamkan apartemen untuk wisma atlet akan dipermudah perizinan pembangunannya oleh Pemprov DKI.


Namun, hingga saat ini Pemprov DKI belum ada komunikasi untuk menawarkan kerjasama ini kepada para pengembang.


Belum ditawarkan ke pengembang. Nanti Gubernur atau Sekretaris Daerah yang akan komunikasi dengan pengembang.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan Pemprov DKI lebih memilih lokasi apartemen yang akan dipinjam sebagai wisma atlet di sekitar kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.


Saat ini Pemprov DKI sedang meminta kepada pemerintah pusat untuk diizinkan dibangun apartemen di wilayah Kemayoran.


Lagi proses meminta ke Pemerintah Pusat untuk bangun di Kemayoran.


Selain bekerjasama dengan pengembang properti, Pemprov DKI juga bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta dalam menyediakan wisma atlet peserta Asian Games 2018.


Dijelaskan Ratiyono, Pemprov DKI akan membantu pembangunan asrama mahasiswa UNJ di Rawa Mangun dengan syarat Pemprov DKI diperbolehkan menggunakan asrama tersebut untuk menampung atlet Asian Games.


Anggaran untuk membantu pembangunan asrama mahasiswa ini akan dianggarkan dalam APBD 2015.


Juga akan membantu membangun venue UNJ, tapi nantinya masyarakat umum boleh menggunakan.


Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah DKI Dewi Rustiowati menjelaskan saat ini bantuan pembangunan asrama mahasiswa dan venue olahraga UNJ sedang dikaji oleh Dinas Olahraga dan Pemuda DKI.


Nanti direncanakan pembangunannya dimulai 2016.



Pemrov DKI Kerjasama Dengan Pengembang Bangun Wisma Atlet Asian Games

Tuesday, December 2, 2014

Sumatra Selatan Perlu 20 Unit Hotel Berbintang Hadapi Asian Games

Financeroll – Sumatra Selatan membuka peluang investasi bagi pengelola jaringan hotel internasional untuk membuka hotel berbintang di Negri Sungai Musi.


Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan Farhad Syukri memaparkan untuk menyambut Asian Games 2018, Sumatra selatan masih membutuhkan supply hotel berbintang hingga 20 unit.


Pemerintah juga memprioritaskan pembangunan jaringan hotel internasional untuk menambah 130 hotel berbintang dan nonbintang yang telah berdiri di Sumatra Selatan.


Pada saat penyelenggaraan event Islamic Solidarity Games di Palembang pada 2013, banyak para Emir Arab yang lebih memilih menginap di Singapura karena di Sumsel belum ada hotel internasional.


Saat ini pembangunan salah satu fasilitas pariwisata tersebut memang masih terpusat di Palembang, meskipun daerah lainnya juga berpotensi besar.


Hal tersebut karena daerah-daerah di luar Palembang belum dikembangkan sebagai destinasi pariwisata.



Sumatra Selatan Perlu 20 Unit Hotel Berbintang Hadapi Asian Games