Showing posts with label pemprov dki jakarta. Show all posts
Showing posts with label pemprov dki jakarta. Show all posts

Saturday, December 27, 2014

Angaran Dana Subsidi PT Transportasi Jakarta Hampir Rp1 Triliun

Financeroll – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan dana subsidi untuk PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).


Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah‎ DKI Heru Budi Hartono mengatakan Pemprov menyediakan dana senilai hampir Rp1 triliun untuk salah satu BUMD DKI yang bergerak di bidang transportasi tersebut.


Untuk PSO kita akan kasih Transjakarta Rp924 miliar.


PSO tersebut diberikan Pemprov kepada PT Transjakarta untuk mensubsidi harga tiket bus, sehingga menjaga harga tiket tidak mengalami kenaikan dan tidak membebani PT Transjakarta.


PSO ini beda dengan penyertaan modal pemerintah (PMP). PMP diberikan kepada PT Transjakarta untuk mengembangkan usaha.


Untuk PMP yang akan diberikan ke PT Transjakarta, Pemprov DKI telah menyiapkan suntikan modal senilai Rp2 triliun dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).


Kalau PSO ya itu tadi, untuk mempertahankan harga tiket tetap Rp3500.


Nilai subsidi ini diputuskan oleh BPKD setelah menghitung kebutuhan subsidi setiap satu bus dan kebutuhan per kilo meternya.


Nantinya, PSO untuk PT Transjakarta ini akan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bantuan subsidi untuk PT Transjakarta ini merupakan PSO yang diberikan pertama kali.


Hal ini dikarenakan PSO bisa diberikan setelah Transjakarta berubah status menjadi PT dari status sebelumnya, yaitu Unit Pengelola (UP).


Ini pertama kali subsidi. Kemarin-kemarin harga tiket Rp3.500, kalau rugi ditahan sama UP. Nanti kalau sudah resmi jadi PT, akan dikasih PSO.


Pemberian subsidi ini untuk membantu agar PT Transjakarta fleksibel dalam memberikan pelayanan transportasi umum kepada masyarakat Ibu Kota.


Tidak ada permasalahkan dewan yang menginginkan Transjakarta untuk mandiri setelah menjadi PT dengan tidak diberi subsidi oleh Pemprov DKI.


“Kan kalau mandiri, kita bikin PT. Karena PT ini masih baru, geraknya susah makanya dikasih subsidi,” kata Basuki Tjahaja Purnama.



Angaran Dana Subsidi PT Transportasi Jakarta Hampir Rp1 Triliun

Monday, December 8, 2014

Pemrov DKI Kerjasama Dengan Pengembang Bangun Wisma Atlet Asian Games

Financeroll – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerjasama dengan beberapa pengembang properti untuk menyediakan wisma atlet dalam menghadapi gelaran Asian Games 2018.


Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Ratiyono mengatakan kerjasama ini dikarenakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI terbatas.


“Karena APBD kita terbatas, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pengembang untuk penyediaan wisma atlet. Kita akan pinjam apartemen yang baru dibangun sejak 3 bulan sebelum Asian Games, setelah kita pinjam baru dikomersialkan,” ucapnya.


Dalam kerjasama ini, pengembang yang bersedia meminjamkan apartemen untuk wisma atlet akan dipermudah perizinan pembangunannya oleh Pemprov DKI.


Namun, hingga saat ini Pemprov DKI belum ada komunikasi untuk menawarkan kerjasama ini kepada para pengembang.


Belum ditawarkan ke pengembang. Nanti Gubernur atau Sekretaris Daerah yang akan komunikasi dengan pengembang.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan Pemprov DKI lebih memilih lokasi apartemen yang akan dipinjam sebagai wisma atlet di sekitar kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.


Saat ini Pemprov DKI sedang meminta kepada pemerintah pusat untuk diizinkan dibangun apartemen di wilayah Kemayoran.


Lagi proses meminta ke Pemerintah Pusat untuk bangun di Kemayoran.


Selain bekerjasama dengan pengembang properti, Pemprov DKI juga bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta dalam menyediakan wisma atlet peserta Asian Games 2018.


Dijelaskan Ratiyono, Pemprov DKI akan membantu pembangunan asrama mahasiswa UNJ di Rawa Mangun dengan syarat Pemprov DKI diperbolehkan menggunakan asrama tersebut untuk menampung atlet Asian Games.


Anggaran untuk membantu pembangunan asrama mahasiswa ini akan dianggarkan dalam APBD 2015.


Juga akan membantu membangun venue UNJ, tapi nantinya masyarakat umum boleh menggunakan.


Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah DKI Dewi Rustiowati menjelaskan saat ini bantuan pembangunan asrama mahasiswa dan venue olahraga UNJ sedang dikaji oleh Dinas Olahraga dan Pemuda DKI.


Nanti direncanakan pembangunannya dimulai 2016.



Pemrov DKI Kerjasama Dengan Pengembang Bangun Wisma Atlet Asian Games