Showing posts with label emiten saham adhi. Show all posts
Showing posts with label emiten saham adhi. Show all posts

Monday, January 19, 2015

PT Adhi Karya Proyeksikan Right Issue Capai Rp2,745 Triliun

Financeroll – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) memproyekskan perolehan dana penerbitan saham baru melalui mekanisme right issue mencapai Rp2,745 triliun.


Berdasarkan dokumen resmi perseroan yang diperoleh dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, disebutkan right issue yang akan diserap pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) mencapai Rp 1,4 triliun.


Pemerintah memiliki 51% saham ADHI dan menjadi pemilik mayoritas.


Sedangkan porsi kepemilikan publik sekitar 49% diperkirakan akan menyerap right issue senilai Rp1,345 triliun. Sehingga, total perolehan dana right issue mencapai Rp2,745 triliun.


Rencana penggunaan dana PMN melalui right issue tersebut, akan digunakan untuk pembangunan sejumlah proyek yang dikerjakan manajemen ADHI.


Diantaranya proyek untuk angkutan masal senilai Rp1,893 triliun dan stasiun serta properti pendukung senilai Rp852 miliar.



PT Adhi Karya Proyeksikan Right Issue Capai Rp2,745 Triliun

Sunday, January 11, 2015

PT Adhi Karya Mengincar Laba Bersih Sebesar Rp440,1 Miliar

Financeroll – Kontraktor pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk. membidik laba bersih tahun ini sebesar Rp440,1 miliar dengan mengharapkan program pemerintahan Joko Widodo khususnya sektor infrastruktur.


Ki Syahgolang Permata, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, mengatakan pada tahun ini, perseroan berharap terhadap pemerintahan baru khususnya pada program pembangunan melalui peningkatan anggaran negara untuk infrastruktur.


Hal itu turut mendorong semangat ADHI untuk aktif berkontribusi dalam memajukan pembangunan infrastruktur di Indonesia.


Untuk itu, ADHI membidik laba bersih Rp440,1 miliar. Kontribusi terbesar dari anak usaha PT Adhi Persada Properti dan PT Adhi Persada Realti sebesar 66,6% melalui pengembangan bisnis properti realti.


Target perolehan kontrak baru tahun ini juga meningkat menjadi Rp15,2 triliun. Lini bisnis jasa konstruksi ditargetkan meraih perolehan kontrak baru sebesar Rp12,5 triliun, lini bisnis EPC sebesar Rp460,1 miliar, pada lini bisnis properti realti sebesar Rp1,7 triliun, dan lini bisnis precast concrete Rp479,6 miliar.


Sementara total pendapatan usaha di tahun 2015 direncanakan sebesar Rp13,2 triliun.


Adapun belanja modal (capital expenditure/capex) ADHI pada 2015 direncanakan mencapai Rp824,7 miliar. Masing-masing untuk investasi pengembangan bisnis properti realti hotel sebesar Rp566,1 miliar, penyertaan proyek investasi sebesar Rp202,8 miliar dan pembelian aset tetap sebesar Rp68,387 miliar.


Sumber dana belanja modal tersebut berasal dari sisa dana hasil penerbitan obligasi yang lalu dan kredit perbankan serta kas internal Perseroan.



PT Adhi Karya Mengincar Laba Bersih Sebesar Rp440,1 Miliar

Daftar Proyek Adhi Karya Senilai Rp9,2 Triliun

Financeroll – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. meraih kontrak baru Rp9,2 triliun sepanjang tahun 2014. Berikut daftar proyek yang diperoleh Adhi Karya.


Ki Syahgolang Permata, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, mengatakan kontrak baru sepanjang tahun lalu sebesar Rp9,2 triliun didominasi oleh proyek swasta sebesar 52%. Sedangkan proyek BUMN dan BUMD mencapai 24% dari total kontrak baru dan proyek APBN dan APBD sebesar 24%.


Dari jenis pekerjaan, persentase terbesar adalah proyek-proyek gedung sebesar 43%, jalan dan jembatan 19% dan sisanya merupakan proyek infrastruktur lainnya.


Berikut daftar lengkap proyek Adhi Karya:


  1. Proyek EPC pembangunan pabrik Ammonia-Urea II di Gresik, Jawa Timur, milik PT Petrokimia Gresik dengan nilai kontrak sebesar Rp1,1 triliun (porsi ADHI), dimana proyek tersebut merupakan proyek Joint Operation bersama Wuhuan (Tiongkok);

  2. Proyek Construction Services – Work Unit Rate (CS-WUR) Next G Pack A sebesar Rp855,6 miliar;

  3. Proyek pembangunan gedung New Spare Part Centre Astra di Karawang, Jawa Barat milik PT Astra Honda Motor sebesar Rp237,3 miliar;

  4. Proyek pengembangan gedung Universitas Negeri Semarang dengan nilai kontrak Rp228,7 miliar;

  5. Proyek pembangunan RSUD Kota Banjarbaru sebesar Rp199,1 miliar; dan

  6. Proyek pembangunan jembatan Tono Arch di Timor Leste dengan nilai kontrak sebesar Rp181,8 miliar.


Daftar Proyek Adhi Karya Senilai Rp9,2 Triliun