Showing posts with label kawasan bogor. Show all posts
Showing posts with label kawasan bogor. Show all posts

Thursday, December 25, 2014

PT Suryamas Dutamakmur Akan Kembangkan Apartemen Rancamaya Bogor

Financeroll – Kalangan pengembang menilai kawasan Bogor masih memiliki potensi besar untuk pengembangan bisnis properti.


Eftianto, Kepala Departemen Marketing dan Business Development PT Suryamas Dutamakmur Tbk. mengatakan pihaknya akan mengembangkan apartemen di kawasan Rancamaya Bogor pada 2015.


Rencananya akan mengembangkan apartemen dengan total sekitar 300 unit kamar di kawasan Rancamaya. Saat ini masih tahap perizinan.


Harga apartemen per unit akan dipasarkan sebesar Rp300 juta dengan menyasar kalangan menengah. Dan diyakini pasar apartemen akan disambut positif seiring lokasi Rancamaya dinilai cukup strategis.


Hunian di Rancamaya sudah berdiri sejak era 1990-an dengan menyasar kelas atas. Pada 2010, pihaknya mulai mengembangkan hunian untuk kelas menengah dengan tipe 45. Kalau ditotal semua hunian mungkin lebih dari 1.000 unit. Semuanya sudah habis. Saat ini tengah fokus pada pengembangan apartemen dan hotel yang sudah berdiri tahun lalu.


Potensi kawasan Bogor untuk sektor properti akan masih berlanjut. Pasalnya, Bogor merupakan sebuah kawasan yang layak untuk dijadikan hunian dengan kondisi alam yang masih segar.


Rancamaya Bogor sendiri, katanya merupakan kawasan yang terintegrasi dengan antara lapangan golf elit, perumahan kelas mewah, hotel dan rencananya apartemen.


Jadi pasar untuk hunian di Rancamaya pasti masih potensial. Karena menawarkan pemandangan dan udara yang segar menghadap Gunung Salak.



PT Suryamas Dutamakmur Akan Kembangkan Apartemen Rancamaya Bogor

Saturday, November 29, 2014

Harga Lahan Disisi Selatan Jakarta Lebih Terjangkau

Financeroll – Walau tidak ditopang sektor industri, pengembangan hunian di kawasan Bogor diprediksi akan semakin menarik seiring keterbatasan lahan yang ada.


Selain itu, ungkap Residential Services Coldwell Banker Commercial Fransiska Hendri, sisi selatan Jakarta ini juga terbilang mempunyai harga yang lebih terjangkau bila dibandingkan kawasan lainnya seperti di Bekasi dan Tangerang.


Walaupun tidak ditopang industri seperti yang lainnya, tetap ada pengaruh positif juga. Air dan udara di Bogor masih bagus, dan jauh dari polusi. Selain itu, Bogor juga dikenal dengan view yang ditawarkan dan banyak tempat wisata juga.


Keterlambatan pengembangan yang terjadi selama ini dipengaruhi keterbatasan infrastruktur dan tingkat kemacetan yang tinggi. Walaupun begitu, diyakini hal tersebut dapat segera teratasi.


Rata-rata harga tanah untuk residensial berkisar Rp4 juta-Rp5 juta/m2. Sementara harga lahan komersial berada pada kisaran Rp12 juta/m2, dan di area tertentu sudah mencapai Rp20 juta/m2.


Walaupun begitu, harga tersebut masih terbilang lebih rendah dibanding area pinggiran Jakarta lainnya.


Belum over price, dan pertumbuhannya terbilang sehat. Secara rata-rata pertumbuhannya sekitar 15% sampai 20% per tahun. Pembeli hunian di Bogor umumnya memperhatikan kebutuhan yang sifatnya natural atau dekat dengan alam.


Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Bogor atau mencapai lebih dari 50%-nya merupakan masyarakat kelas menengah.


Adapun kelas atas dan kelas bawah berada pada persentase yang cukup imbang.


Belakangan ini pengembang makin banyak yang bangun di Bogor. Permintaan untuk hunian tapak juga masih cukup banyak. Bogor tetap menjadi bagian dari lima besar kawasan pilihan untuk tempat tinggal.



Harga Lahan Disisi Selatan Jakarta Lebih Terjangkau