Showing posts with label minyak dunia. Show all posts
Showing posts with label minyak dunia. Show all posts

Monday, January 5, 2015

Minyak Kembali Bukukan Rekor Terendah Baru

Financeroll – Minyak berjangka jatuh pada sesi penutupan pasar Amerika Senin, penurunan beruntun untuk sesi ketiga dan memecahkan rekor tingkat terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir di tengah kekhawatiran atas dolar AS yang melonjak dan kekhawatiran atas gangguan pasokan minyak.


Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Februari CLG5, jatuh $ 2,65, atau 5%, dan stand by di level $ 50,04 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga diperdagangkan rendah, yakni di level $ 49,77 per barel pada awal sesi.


Penutupan harga ini merupakan yang terendah untuk kontrak minyak mentah bulan depan sejak 28 April 2009. Harga telah kehilangan 7,5% selama tiga sesi terakhir.


Brent di ICE Futures exchange LCOG5 London, menurun $ 3,31, atau 5,9%, dan mengakhiri sesi pada level $ 53,11 per barel, penutupan terendah sejak 1 Mei 2009. Brent telah kehilangan 8,3% selama tiga sesi terakhir.



Minyak Kembali Bukukan Rekor Terendah Baru

Wednesday, December 31, 2014

Penghapusan Subsidi BBM Serta Harga Disesuaikan Dengan Rupiah dan Minyak Dunia

Financeroll – Pemerintah menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan harga disesuaikan dengan pergerakan nilai tukar dan indeks harga minyak. Dengan mekanisme ini harga BBM jenis premium per 1 Januari adalah Rp7.600 per liter.


Menko Perekonomian Sofyan Djalil dalam konferensi pers mengatakan penurunan harga ini menyesuaikan dengan penurunan harga minyak dunia.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan terdapat 3 kategori BBM. Pertama, BBM tertentu yakni bahan bakar yang diberikan subsidi, yakni minyak tanah dan solar.


Kedua, BBM Khusus penugasan yakni BBM yang didistribusikan di wilayah penugasan di luar Jawa, Madura, Bali yakni Bensin RON 88 atau premium. Ketiga, BBM Umum (nonsubsidi) yang didistribusikan di Jawa, Madura, Bali.


Pemerintah memberikan bantuan biaya distribusi dan penyimpanan pada formulasi harga BBM Khusus Penugasan yakni sebesar 2%. Adapun pada BBM Umum pemerintah meniadakan bantuan biaya distribusi tersebut dan justru menambahkan harga dengan memberikan komponen margin badan usaha sebesar 5%-10%.


Sementara itu, harga dasar seluruh jenis BBM ditetapkan oleh pemerintah melalui Menteri ESDM. Perhitungan harga dasar menggunakan rata-rata harga Indeks pasar dan nilai tukar rupiah dengan kurs beli Bank Indonesia periode tanggal 25 sampai tanggal 24 bulan sebelumnya.


Dengan demikian harga Januari ditetapkan berdasarkan nilai tukar dan Indeks pasar tanggal 25 November-24 Desember. Kisaran harga Indeks pasar minyak adalah sebesar US$60/barel dan nilai tukar Rp12.380 per dolar AS.


Pemerintah tak menjelaskan secara detail alasan penghapusan subsidi premium ini. Namun, Menko Perekonomian Sofyan Djalil menegaskan hal itu bertujuan untuk membiasakan masyarakat untuk mengikuti fluktuasi harga minyak dunia.


Pada 18 November Presiden Joko Widodo menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000 per liter sehingga harga premium naik menjadi Rp8.500/liter.



Penghapusan Subsidi BBM Serta Harga Disesuaikan Dengan Rupiah dan Minyak Dunia

Sunday, December 14, 2014

Minyak Terjun Bebas Pada Penutupan Perdagangan Jumat

Financeroll – Harga Minyak Dunia terjun bebas pada sesi perdagangan Jumat, meskipun pasar masih berkemungkinan akan sedikit menggeliat positif pada paruh pertama 2015 nanti.


Minyak mentah berjangka New York Mercantile exchange untuk pengiriman Januari untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir stand by di level $ 57,81 pada sesi perdangan Jumat. Terjun bebas ini didorong oleh informasi terbaru soal pemotongan prakiraan permintaan global untuk tahun 2015.

Dalam tiga minggu sejak OPEC memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksinya demi mempertahankan pangsa pasar dan bersaing dengan produsen yang berbiaya lebih tinggi di AS dan di tempat lain. Minyak berjangka telah tergelincir hampir 25% dari nilai tertingginya. Selain itu, jika dinilai dari puncak harga pada bulan Juni, harga telah jatuh lebih dari 45%.



Minyak Terjun Bebas Pada Penutupan Perdagangan Jumat