Showing posts with label prioritas land. Show all posts
Showing posts with label prioritas land. Show all posts

Thursday, December 25, 2014

Prioritas Land Indonesia Bersama Harris Bangun Hotel Bintang 4 di Gading Serpong

Financeroll – PT Prioritas Land Indonesia menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Harris Hotel untuk mengembangkan hotel Bintang 4 di Gading Serpong.


Pembangunan hotel tersebut akan dilakukan di lokasi Superblok K2 Park, Serpong, Tangerang di lahan seluas 3 hektar.


Hotel yang akan diberi nama Harris Gading Serpong ini akan dikelola langsung oleh Harris Hotel, salah satu brand dari Tauzia Hotel Management. Hotel ini akan menghadirkan lebih dari 200 kamar dan berbagai fasilitas hotel bintang 4.


“Tangerang, khususnya daerah Gading Serpong telah menjelma menjadi kota mandiri yang modern dan menjadi wilayah tujuan penting bagi para pebisnis. Kondisi ini juga menuntut agar tersedianya hotel,” kata Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra dalam rilisnya.


Marc Steinmeyer, Presiden Direktur Tauzia Hotel Management mengatakan Harris Serpong adalah Harris ke-45 di Indonesia dan Harris ke-8 di Jabodetabek.


Konsep Harris Hotel sangat cocok untuk kota-kota baru di sekitar Jakarta dengan mempromosikan gaya hidup yang muda dan fresh.



Prioritas Land Indonesia Bersama Harris Bangun Hotel Bintang 4 di Gading Serpong

Saturday, October 11, 2014

Rencana Kenaikan BBM Rp3.000/Liter Dorong Harga Properti Hingga 15%

Financeroll – Rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp3.000 per liter diperkirakan akan mengerek kenaikan harga properti sekitar 10%-15%.


Komisaris PT Prioritas Land Indonesia menyarankan kebijakan tersebut sebaiknya dilakukan secara bertahap, agar tidak langsung membebani masyarakat.


Tingginya laju inflasi akan meningkatkan harga bahan baku bangunan yang berimbas pada kenaikan harga properti dari harga rata-rata saat ini.


Kenaikan rata-rata properti setiap tahun normalnya berada pada kisaran 10%, disebabkan adanya penambahan kualitas dari proyek yang dikembangkan. Dengan adanya inflasi tersebut, kenaikan harga yang terjadi akan berada di atas rata-rata.


Kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja merupakan faktor utama penyebab kenaikan harga properti.


Terkait dengan hal itu, pada November esok menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pembelian, sebelum harga BBM mengalami kenaikan, dan kabinet pemerintahan baru mulai efektif berjalan.



Rencana Kenaikan BBM Rp3.000/Liter Dorong Harga Properti Hingga 15%