Showing posts with label rumah susun sewa. Show all posts
Showing posts with label rumah susun sewa. Show all posts

Thursday, December 25, 2014

Proses Pembangunan Hunian Pekerja Terkendala Lahan

Financeroll – Pemerintah menyatakan proses pembangunan hunian pekerja selama ini terkendala masalah lahan.


Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid mengatakan anggaran untuk pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) sudah disiapkan, hanya saja terdapat kesulitan pada penyediaan area pembangunan.


Oleh karena itu, dalam waktu dekat Kementerian PU-Pera akan melakukan kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.


Sebetulnya pada pemerintahan sebelumnyaa Kemenpera telah melakukan MoU dengan Kemenakertras dan BPJS, membentuk tim percepatan penyediaan perumahan umum bagi pekerja. Ini sudah berjalan, tapi tetap masih ada kendala.


Karena pengaturan kawasan industri berada dalam wewenang Kemenperin, peran dari kementerian tersebut sangat besar. Khalawi mengatakan dalam aturannya setiap kawasan industri harus menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas hunian bagi pekerja.


Kenyataannya selama ini tidak seperti itu, dan sanksinya juga belum disiapkan. Sebetulnya ada juga yang sudah membangun semacam bedeng untuk pekerja. itu di apresiasi, tapi masih belum layak. Kalau lahannya sudah ada, pemerintah yang akan membangun.


Kerja sama ini penting dilakukan untuk menindaklanjuti semangat pemerintah dalam pembangunan kawasan industri baru, seperti yang diuraikan dalam nawacita.


Dia memaparkan pembangunan rusunawa pekerja sudah aktif dilakukan selama tiga tahun terakhir di 12 wilayah. Selain untuk buruh, rusunawa juga diperuntukkan bagi PNS. Adapun spesifikasi bangunan terdapat beberapa tipe, untuk pekerja lajang atau yang berkeluarga. Dalam target yang ditetapkan, pemerintah akan membangun 5.000 twin blok rusun dengan peruntukan paling besar bagi pekerja.



Proses Pembangunan Hunian Pekerja Terkendala Lahan

Friday, October 10, 2014

Kementerian BU Anggarkan Pembangunan 22 Tower Rumah susun Sewa Twin Block

Financeroll – Untuk mengatasi pemukiman kumuh, Kementerian Pekerjaan Umum mendorong masyarakat pindah ke rumah susun.


Terkait itu, pada 2015, Kementerian PU mengganggarkan pembangunan 22 tower rumah susun sewa jenis twin block.


Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan Kementerian Pekerjaan Umum mengidentifikasi terdapat 34.374 hektar kawasan yang buruk sanitiasi dan akses air minumnya.


Kawasan ini dihuni oleh 34,4 juta jiwa. Sebagian besar kawasan ini yang kualitas kumuhnya parah adalah perkotaan yang memiliki arus urbanisasi tinggi.


Kategori kumuh adalah yang sesuai dengan undang-undang pemukiman.


Dengan menganggarkan masing masing Rp13 miliar – Rp15 miliar untuk setiap tower rusun.


Sementara mengenai lokasi pembangunan, dijelaskan rusunawa ini akan dibangun di seluruh Indonesia.



Kementerian BU Anggarkan Pembangunan 22 Tower Rumah susun Sewa Twin Block