Showing posts with label Bertahan Di Jalur Hijau. Show all posts
Showing posts with label Bertahan Di Jalur Hijau. Show all posts

Friday, January 2, 2015

Bertahan di Jalur Hijau, IHSG Ditutup Menguat

Financeroll – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih  bertahan di zona hijau. Selama hari ini, Indeks tidak  menyentuh teritori negatif. Perdagangan perdana pada 2015 dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Menutup perdagangan Jumat (2/1), IHSG berada di posisi 5.242,77, naik 15,82 poin atau 0,3%.  Indeks unggulan LQ45 ditutup 903,13, menguat 4,55 poin atau 0,51%.


Sepanjang perdagangan hari ini, perdagangan belum terlalu semangat. Ini merupakan fenomena yang terjadi setiap awal tahun, dan kebetulan hari ini merupakan hari kejepit nasional sehingga banyak investor yang masih meliburkan diri.  Hanya terjadi 155.661 kali transaksi yang melibatkan 5,6 miliar unit saham senilai Rp 4,57 triliun. Sebanyak 149 saham menguat, 136 melemah, dan 79 stagnan.


Tercatat saham barang konsumsi merupakan yang paling diburu investor, dengan penguatan mencapai 1,26%. Sementara saham yang cukup banyak dilepas adalah aneka industri sehingga sektor ini melemah 0,5%.  Sejumlah saham yang menguat signifikan dan menjadi top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 di posisi Rp 61.800, Maskapai Reasuransi Indonesia (MREI) naik Rp 740 menjadi Rp 4.980, dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 700 menjadi Rp 7.450.


Sejumlah saham yang melemah dan masuk jajaran top losers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 650 menjadi Rp 68.000, Matahari Department Store (LPPF) turun Rp 225 menjadi Rp 14.775, dan Bank Mestika Dharma (BBMD) turun Rp 200 menjadi Rp 1.400.  Bursa saham regional bergerak mixed cenderung menguat. Berikut perkembangan sejumlah bursa saham di Asia:  Hang Seng naik 252,78 poin (1,07%) menjadi 23.857,82, KOSPI menguat 10,85 poin (0,57%) menjadi 1.926,44, dan Straits Times menguat 2,92 poin (0,09%) menjadi 3.368,07. [geng]


 



Bertahan di Jalur Hijau, IHSG Ditutup Menguat

Wednesday, November 12, 2014

Bertahan di Jalur Hijau, IHSG Ditutup Menguat

Financeroll – Setelah melaju di jalur hijau sepanjang hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan momentum penguatan sampai penutupan perdagangan. Indeks menguat 16 poin berkat aksi beli investor asing.  Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 14,957 poin (0,30%) ke level 5.047,241 berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Investor asing mulai kembali berani berburu saham.


Hasil pertemuan Jokowi di tingkat internasional memberi sentimen positif bagi investor. Minat investor asing untuk menanam uang di Indonesia pun makin tinggi.  Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 27,007 poin (0,54%) ke level 5.059,291 setelah dana asing mengalir masuk lagi ke lantai bursa. Posisi IHSG yang sudah rendah dimanfaatkan investor untuk berburu saham.


Pada penutupan  perdagangan, Selasa (11/11), IHSG naik 16,557 poin (0,33%) ke level 5.048,841. Sementara Indeks LQ45 menguat 4,158 poin (0,48%) ke level 863,198.  Aksi beli investor asing itu berhasil mendorong delapan indeks sektoral menguat. Hanya dua sektor melemah akibat aksi jual, yaitu sektor perdagangan dan pertambangan.


Tercatat transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih senila Rp 372,877 miliar di pasar reguler.  Sementara di seluruh pasar nilainya Rp 2,144 triliun.  Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 206.686 kali dengan volume 4,685 miliar lembar saham senilai Rp 6 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 94 turun, dan 74 saham stagnan.


Volume dan nilai transaksi perdagangan saham hari ini naik tinggi gara-gara transaksi tutup sendiri saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) sebesar Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi broker Indo Premier Securities (PD).  Rata-rata bursa regional menutup perdagangan di zona hijau sore hari ini. Hanya pasar saham Singapura yang melemah terkena aksi ambil untung.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 550 ke Rp 24.150, Matahari (LPPF) naik Rp 475 ke Rp 14.900, Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 420 ke Rp 2.400, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 350 ke Rp 7.025.


Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategoritop losers antara lain Adira Finance (ADMF) turun Rp 2.275 ke Rp 9.175, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 19.425, United Tractor (UNTR) turun Rp 625 ke Rp 18.500, dan Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 275 ke Rp 12.600.


Sedangkan  situasi dan kondisi bursa regional sore ini:  Indeks Nikkei 225 naik 72,94 poin (0,43%) ke level 17.197,05, Indeks Hang Seng menguat 129,90 poin (0,55%) ke level 23.938,18, Indeks Komposit Shanghai menanjak 24,80 poin (1,00%) ke level 2.494,48, dan  Indeks Straits Times melemah 10,70 poin (0,33%) ke level 3,281.45. [geng]



Bertahan di Jalur Hijau, IHSG Ditutup Menguat