Showing posts with label kantor cabang. Show all posts
Showing posts with label kantor cabang. Show all posts

Friday, January 9, 2015

PT Bank Mandiri Masukkan RBB Pembukaan Kantor Cabang di Malaysia

Financeroll – PT Bank Mandiri Tbk telah memasukan pembukaan kantor cabang di Malaysia dalam rencana bisnis bank (RBB) 2015. Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengungkapkan perseroan masih menunggu syarat dari rencana bisnis tersebut.


Masih menungguu syarat formal dan implikasi dari pembukaan kegiatan di Malaysia.


Dalam RBB 2015, perseroan menyiapkan dana sekitar 300 juta ringgit untuk membuka kantor cabang penuh di Negeri Jiran. Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perseroan telah masukkan izin, akan tetapi belum dapat mendapatkan lampu hijau dari otoritas.


Perjanjian kerja sama diteken oleh Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia, dan Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta. Perjanjian bilateral tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan pedoman Asean Banking Integration Frameworks (ABIF) yang telah disepakati oleh 10 negara Asean.


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad berharap kesepakatan tersebut mampu menciptakan iklim bisnis yang baik di antara kedua negara. Di antara prinsip yang diatur adalah asas resiprokal serta pengurangan kesenjangan perlakuan terhadap bank asing yang hendak masuk di negara yang bersangkutan (reducing gaps).


Pasca perjanjian kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia, maka bank-bank yang hendak berekspansi ke Malaysia akan diperlakukan sebagaimana bank lokal. Dalam artian, regulasi yang ditetapkan kepada bank asal Indonesia akan sama dengan regulasi yang berlaku bagi bank lokal Malaysia. Demikian pula sebaliknya. OJK menjelaskan bahwa modal untuk ekspansi ke Malaysia dapat dicicil hingga lima kali.



PT Bank Mandiri Masukkan RBB Pembukaan Kantor Cabang di Malaysia

Thursday, January 8, 2015

PT Bank Cenral Asia Lebih Siap Membuka Layanan Remitansi di ASEAN

Financeroll – Pasca penandatanganan pedoman Asean Banking Integration Frameworks, PT Bank Central Asia Tbk masih enggan membuka kantor cabang di kawasan Asean. Perseroan lebih memilih membuka layanan remitansi di kawasan tersebut.


Direktur Pengembangan Operasi dan Jaringan Bank BCA Armand Wahyudi Hartono mengatakan meski pihaknya tak memiliki kantor cabang di regional Asean, namun perseroan telah menjalankan bisnis internasional sejak lama. Bentuknya berupa bisnis remitansi bagi pekerja asal Indonesia di luar negeri.


Orang Indonesia itu butuhnya layanan transfer uang, akan fokusnya kesitu. Kalau mau ke regional dan menjadi bank seperti di luar negeri itu rasanya bukan waktu yang tepat untuk sekarang ini.


Bank BCA telah menjalankan bisnis remitansi sejak tahun 1990-an. Perseroan telah memiliki agen pengiriman uang di Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Saudi Arabia.



PT Bank Cenral Asia Lebih Siap Membuka Layanan Remitansi di ASEAN

Tuesday, December 30, 2014

PT Bank Sinar Harapan Bali Anggarkan Rp9,6 Miliar Untuk Buka Cabang Baru

Financeroll – Pasca mendapat suntikan modal dari pemegang saham, PT Bank Sinar Harapan Bali menganggarkan dana Rp9,6 miliar untuk membuka kantor-kantor cabang baru di 32 kota di seluruh Indonesia pada 2015 mendatang.


Direktur Utama Bank Sinar I Wayan Sukarta mengungkapkan sebanyak 27 kantor cabang baru akan dibangun sedangkan 5 kantor cabang menggunakan izin dari kantor yang sudah eksisting di Bali saat ini.


Dengan memindahkan kantor-kantor yang kurang produktif di Bali, mungkin karena jaraknya dekat dengan kantor lainnya, itu yang digunakan untuk buka kantor di luar daerah.


Kantor cabang bank yang akan berganti menjadi Bank Mantap di luar Bali akan berlokasi di Kantor Taspen sebagai salah satu pemegang saham. Lokasinya berada di Pulau Jawa, sebagian Sumatera, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan Kalimantan, Maluku dan Papua menyusul.


Kehadiran kantor cabang di seluruh Indonesia diharapkan menjangkau nasabah pensiunan, karena banyak yang menyisakan dana mereka sehingga layak untuk dibidik. Selain itu, kantor cabang baru juga akan membantu? memenuhi target dana pihak ketiga (DPK) pada tahun depan mencapai Rp2,1 triliun, atau tumbuh di atas 50% dari tahun ini.


Bank yang sahamnya dimiliki Bank Mandiri, Pos Indonesia, dan Taspen ini menargetkan porsi pertumbuhan DPK tidak kalah dengan pertumbuhan penyaluran kredit. Sepanjang, Januari-Desember 2014, growth kredit tumbuh 24,6%, dan DPK 23,55%.


Growth kredit sudah mendekati, dulu jauh dibandingkan DPK, ke depan harus menggalakkan dana agar DPK lebih tinggi.


?Adapun pada tahun depan, perseroan menargetkan kredit tumbuh pada kisaran 24%-25%, untuk menjaga return on equity, setelah mendapatkan suntikan modal Rp400 miliar. Target itu lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap industri perbankan sekitar 16%-18%.


Seiring ekspansi tersebut, Direktur Operasional Bank Sinar I Gusti Ngurah Alit Asmara Jaya menambahkan? sudah menyiapkan dana Rp5 miliar untuk upgrade sistem terbaru guna mengantisipasi perkembangan bisnis. Investasi itu diharapkan akan menopang laju ekspansi bisnis Bank Sinar menjadi bank nasional.



PT Bank Sinar Harapan Bali Anggarkan Rp9,6 Miliar Untuk Buka Cabang Baru