Showing posts with label polri. Show all posts
Showing posts with label polri. Show all posts

Saturday, November 29, 2014

Kepolisian RI Akan Mengamankan Infrastruktur OJK

Financeroll – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan bertanggung jawab atas keamanan infrastruktur yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan.


Kepala Polri Jenderal Pol Sutarman mengatakan jajarannya akan mengamankan seluruh infrastruktur milik OJK baik yang berada di Jakarta maupun di daerah.


Selain itu, Polri juga bertanggung jawab mengamankan personel OJK jika mengalami ancaman tindak kekerasan akibat kebijakan atau tugas yang diemban sebagai pengatur dan pengawas industri jasa keuangan.


Polri juga akan mengamankan seluruh sistem pengawasan yang dimiliki oleh OJK. Bekerja sama dengan OJK di bidang pengamanan.


Nota kesepahaman in merupakan bagian dari pelaksanaan amanat UU No 21/2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Beleid ini mengamanatkan kepada OJK untuk melaksanakan fungsi penyidikan atas tindak pidana di sektor jasa keuangan yang meliputi perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, dan industri keuangan nonbank lainnya.


Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan kerja sama ini terkait sejumlah hal yang meliputi pencegahan, penegakan hukum, pengamanan, koordinasi, penugasan penyidik Polri, dan pendidikan serta pelatihan.



Kepolisian RI Akan Mengamankan Infrastruktur OJK

Friday, October 31, 2014

PT Bank Tabungan Negara Pacu Kinerja Perseroan Untuk Capai Target Laba Rp1,6 Triliun

Financeroll – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk masih terus melakukan langkah strategis untuk memacu kinerja perseroan demi mencapai target laba yang ditetapkan sebesar Rp1,6 triliun pada akhir 2014.


Adapu emiten berkode saham BBTN tersebut menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menambah perolehan dana murah dan fee based income perseroan.


Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan ada berbagai bentuk kerja sama yang akan dijalin bersama Polri, di antaranya pengelolaan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), dana non-APBN, dana hibah, dan dana penerimaan negara bukan pajak (PNPB).


Bahkan, BBTN juga akan mengelola gaji pegawai Polri, menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit beragunan properti lainnya, menerbitkan kartu tanda anggota elektronik, dan menempatkan kantor layanan dan anjungan tunai mandiri (ATM) pada lingkungan Polri.


Kerja sama ini dapat mendongkrak dana murah, penambahan kredit baru, dan fee based income.


Jika diperlukan, perseroan juga siap memberikan fasilitas layanan yang bersifat one stop service bagi anggota Polri. Optimistis mampu memenuhi kebutuhan tersebut mengingat BBTN diklaim memiliki banyak jaringan dan teknologi yang modern untuk melakukan transaksi perbankan.


Adapun hingga September 2014, BBTN tercatat memiliki 849 kantor layanan, 3 kantor regional, dan 2.951 outlet Kantor Pos Online. Bank yang berfokus pada kredit perumahan ini juga tercatat memiliki 1.830 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.


Sementara itu, hingga kuartal III/2014, BBTN mencatatkan perolehan laba sebesar Rp755 miliar. Adapun aset perseroan tercatat tumbuh 15,5% menjadi Rp142,4 triliun y-o-y. Kredit dan dana pihak ketiga BBTN juga tercatat tumbuh masing-masing sebesar 14,5% dan 15,03%.



PT Bank Tabungan Negara Pacu Kinerja Perseroan Untuk Capai Target Laba Rp1,6 Triliun