Showing posts with label BPS. Show all posts
Showing posts with label BPS. Show all posts

Saturday, January 3, 2015

10 Komoditas Dengan Kenaikan Tertinggi Menurut BPS

Financeroll – Harga bubur kertas produksi domestik melonjak 35,18% sepanjang Januari—November 2014, komoditas dengan kenaikan harga tertinggi.


Badan Pusat Statistik (BPS) menerbitkan daftar 10 komoditas produksi yang mengalami kenaikan harga tertinggi sepanjang 2013 dan sepanjang Januari—November 2014 berdasarkan survei indeks harga produsen.


Peningkatan harga tertinggi terjadi pada komoditas bubur kertas yang naik 35,18%, diikuti oleh kenaikan harga 19,28% untuk ban mobil, dan kenaikan harga minyak kelapa sebesar 16,82%.


Adapun komoditas yang harganya naik paling tinggi sepanjang 2013 adalah pestisida (naik 142,06%), alat berat (70,95%), dan bahan kimia (39,04%).


Komoditas dengan Kenaikan Harga Produsen Tertinggi Januari—November 2014
























KomoditasHarga Naik (%)
Bubur Kertas35,18
Ban Mobil19,28
Minyak Kelapa16,82
Kakao16,20
Lada15,56
Cokelat Bubuk15,10
Tomat14,85
Pipa Besi14,57
Alat Berat12,60
Teh Kemasan12,47

10 Komoditas Dengan Kenaikan Tertinggi Menurut BPS

Friday, January 2, 2015

Inflasi Tahunan Desember Mencapai 8,36%

Financeroll – Badan Pusat Statistik mencatat tingkat inflasi secara year-on-year Desember 2014 terhadap Desember 2013 menyentuh 8,36%.


Berdasarkan data publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok pengeluaran yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi adalah kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan yakni 1,06%, disusul oleh kelompok bahan makanan yang berkontribusi 0,64% terhadap inflasi.


Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain bensin, tarif angkutan dalam kota, beras, cabai merah, tarif listrik, cabai rawit, tarif angkutan udara, dan emas perhiasan.


Pergerakan inflasi bulanan (2014)


























Desember2,46%
November1,5%
Oktober0,47%
September0,27%
Agustus0,47%
Juli0,93%
Juni0,43%
Mei0,16%
April-0,02%
Maret0,08%
Februari0,26%
Januari1,07%

 


Pergerakan inflasi bulanan (2013)
















Desember0,55%
November0,12%
Oktober0,09%
September-0,35%
Agustus1,12%
Juli3,29%
Juni1,03%

Inflasi Tahunan Desember Mencapai 8,36%

Inflasi Desember 2014 Sebesar 2,46%

Financeroll – Badan Pusat Statistik mencatat inflasi pada Desember 2014 sebesar 2,46% dan laju inflasi tahun kalendernya atau periode Januari-Desember 2014 8,36%.


Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan November 2014, dimana terjadi inflasi sebesar 1,5% . Adapun pada Desember 2013 tercatat Indonesia mengalami inflasi 0,55%.


Dari 82 kota IHK, tercatat seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke yakni 4,53% dan terendah terjadi di Meulaboh yakni 1,17%.


Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok pengeluaran.


Rinciannya antara lain, kelompok bahan makanan naik 3,22%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,96%, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 1,45%.


Selanjutnya, kelompok sandang naik 0,64%, kelompok kesehatan 0,74%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,36%, serta transport, komunikasi, dan jasa keuangan 5,55%.



Inflasi Desember 2014 Sebesar 2,46%