Showing posts with label Harga Rumah. Show all posts
Showing posts with label Harga Rumah. Show all posts

Saturday, January 3, 2015

Harga Rumah Singapura Alami Penurunan Hingga 4%

Financeroll – Harga rumah Singapura dilaporkan jatuh selama 2014 lalu, kejatuhan pertama dalam enam tahun terakhir.


Kejatuhan harga rumah secara signifikan selama lima kuartal berturut-turut tersebut disebabkan oleh ketatnya pemberian KPR oleh perbankan negeri tersebut.


Data Urban Redevelopment Authority (URA) menyebutkan selama 2014 harga perumahan menurun hingga 4% dari tahun sebelumnya. Kemerosotan tertinggi terjadi pada September yakni anjlok 4,9% dri periode sama tahun sebelumnya.


“Harga rumah merosot amat tajam pada kuartal terakhir tahun lalu. Harga rumah sepertinya akan terus merosot sekitar 3% lebih dalam pad tahun ini,” ungkap analis properti Savills Plc, Alan Cheong, merespons data URA yang dipublikasikan.


Pernyataan Menteri Keuangan Singapura Tharman Shanmugaratnam yang sempat menyatakan negara itu akan terus mengetatkan pemberian KPR, untuk menghindari tingginya utang individu yang sempat mencapai 60% dari total pendapatan.


Adapun, data kompilasi menunjukkan pertumbuhan kredit pembelian rumah tumbuh 6,2% pada November lalu, laju pertumbuhan KPR paling rendah sejak Mei 2007. Data URA mengungkapkan bahw sepanjang tahun lalu penjualan rumah turun total 7500 unit dari tahun sebelumnya.



Harga Rumah Singapura Alami Penurunan Hingga 4%

Tuesday, December 30, 2014

Harga Rumah Di Amerika Turun Untuk Bulan Oktober

Financeroll – Harga rumah di bulan Oktober tergelincir jatuh, penurunan bulan kedua berturut-turut. Pertumbuhan tahunan menuju laju lambat dalam dua tahun, menurut data yang dirilis hari Selasa.


Harga rumah AS bergerak turun 0,1% pada bulan Oktober, demikian menurut indeks komposit 20-kota S & P / Case-Shiller yang menunjukkan penurunan di 10 kota, ekspansi dalam 8 kota, dan harga nyaris tidak berubah secara signifikan.


Sementara itu, laju pertumbuhan tahunan juga ikut terseret, dengan kalkulasi year to date harga rumah naik 4,5% pada bulan Oktober – laju paling lambat dalam dua tahun – dibandingkan dengan kenaikan tahunan sebesar 4,8% pada bulan September. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones Newswires telah memperkirakan pertumbuhan harga tahununan akan melambat menjadi 4,7% pada bulan Oktober.


Namun setelah penyesuaian musiman, harga rumah di antara 20 kota tergolong naik sekitar 0,8% pada bulan Oktober – hasil terkuat dalam tujuh bulan – dibandingkan dengan kenaikan 0,2% pada bulan September.



Harga Rumah Di Amerika Turun Untuk Bulan Oktober

Thursday, December 18, 2014

Hanya 20% Masyarakat Menjangkau Pembelian Rumah

Financeroll – Diperkirakan hanya 20% masyarakat yang mampu menjangkau pembelian rumah dengan mengikuti kondisi harga pasar.


Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi mengatakan terdapat jurang pemisah yang besar antara masyarakat kelas atas dengan masyarakat kelas bawah. Dan itu memengaruhi kebijakan pemerintah dalam upaya pemenuhan kebutuhan papan di Indonesia.


Dan hanya sekitar 10% kelompok masyarakat kelas menengah atas yang mampu menjangkau rumah sewa di perkotaan.


Diungkapkan sekitar 40% rumah tangga tidak mampu menjangkau, bahkan untuk rumah dengan ukuran yang paling sederhana.


Hal ini disebabkan kelompok masyarakat terbawah itu mengeluarkan sebagian besar penghasilannya atau sekitar 80% untuk kebutuhan makanan.


Oleh karena itu dibutuhkan berbagai upaya untuk mengatasi tingginya kebutuhan rumah (backlog) yang mencapai 15 juta unit saat ini.



Hanya 20% Masyarakat Menjangkau Pembelian Rumah

Tuesday, December 2, 2014

PT Evergreen Sukses Sejahtera Akan Naikkan Harga Rumah Hingga 10%

Financeroll – Pengembang properti di Jawa Timur PT Evergreen Sukses Sejahtera berencana menaikkan harga rumah pada tahun depan seiring dengan meningkatnya harga lahan.


Manager Sales dan Marketing Yahya Djuanda mengatakan sepanjang tahun ini Evergreen sudah menaikan harga rumah hingga 10% karena tingginya biaya pembebasan lahan.


Tahun depan rencananya harga naik, tapi belum dihitung lagi. Bagi developer yang ingin jalan terus bisnisnya memang harus mencari lahan lagi setelah lahan sebelumnya sudah habis dibangun, jadi harga lahan lah yang membuat naik.


Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan harga bahan bangunan tidak terlalu berpengaruh besar terhadap kenaikan harga rumah.


Evergreen saat ini memiliki tiga proyek properti, di antaranya Evergreen Regency di Tambak Sumur Waru Sidoarjo, Evergreen De Parc di Gunung Anyar Surabaya, dan rumah toko (ruko) di Pandugo Surabaya.


Pada proyek Evergreen Regency terdapat 113 unit dan sekitar 60% sudah terjual, sedangkan Evergreen De Parc terdapat 180 unit dan telah terjual hingga 60%, sementara proyek ruko dengan dua lantai dengan total 31 unit, kini hanya tersisa 7 unit.


Ruko di kawasan pandugo ini cepat terjual karena akses jalan yang bagus dan ramai, termasuk berada di dekat MERR (middle east ring road).


Selain di Pandugo, ruko Evergreen juga terdapat di dalam kawasan perumahan Evergreen Regency Waru yakni terdapat 11 unit. Ruko tersebut ditawarkan dengan harga mulai Rp711 juta.


Rumah di kawasan Evergreen Waru Sidorajo tersebut ditawarkan dengan harga mulai Rp561 juta, sedangkan Evergreen di Surabaya ditawarkan mulai Rp656 juta, dan ruko Pandugo ditawarkan mulai Rp1,2 miliar.



PT Evergreen Sukses Sejahtera Akan Naikkan Harga Rumah Hingga 10%