Showing posts with label suku bunga kpr. Show all posts
Showing posts with label suku bunga kpr. Show all posts

Friday, November 28, 2014

PT Bank Negara Indonesia Tetap Pertahankan Suku Bunga KPR

Financedroll – Direktur Konsumer dan Ritel PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Darmadi Sutanto mengatakan perseroan akan tetap mempertahankan suku bunga KPR untuk menghindari kredit macet.


KPR itu tidak bisa serta merta turun atau naik. Hingga saat ini dan kemungkinan tahun depan akan mempertahankan suku bunga KPR.


Kenaikan BI Rate dan BBM kemungkinan besar akan berdampak pada kenaikan rasio non performing loan (NPL) sehingga perseroan akan lebih giat melakukan penagihan kepada nasabah dan memberikan solusi untuk menjual aset dan lainnya untuk pembayaran.


Darmadi berpendapat bisnis KPR perbankan secara umum pada tahun ini bergerak stagnan kecuali KPR milik BTN. BNI pada tahun ini dengan susah payah hanya mampu tumbuh 5%. Perlambatan KPR, merupakan dampak dari kebijakan loan to value (LTV) yang dirilis BI.


BNI menargetkan volume KPR sebesar Rp34 triliun pada akhir tahun ini. Hingga Oktober, KRP BNI tercatat telah menyentuh angka Rp33,4 triliun. NPL KPR saat ini pada level 1,68% dan akan dimanage hingga akhir tahun di posisi itu.



PT Bank Negara Indonesia Tetap Pertahankan Suku Bunga KPR

Thursday, October 23, 2014

Nasabah Diminta Berhati-Hati Menerima Tawaran KPR

Financeroll – Banyaknya bank yang menawarkan kredit kepemilikan rumah rentan membuat nasabah tak berhati-hati dalam memilih bank untuk mulai mengangsur pembelian rumah idamannya.


Head of Consumer Lending CIMB Niaga mengatakan, seringkali nasabah mudah tergiur oleh suku bunga rendah yang ditawarkan oleh bank.


Bedanya sedikit tapi customer langsung memilih KPR tertentu. Padahal harus diperhatikan juga bank itu sudah melayani KPR berapa lama.


Pengalaman bank dalam melayani KPR patut dipertimbangkan oleh nasabah.


Sebab, hal itu menyangkut keamanan dan kenyamanan nasabah sendiri dalam melakukan angsuran. Apalagi, angsuran KPR dilakukan dalam jangka waktu cukup panjang.


Reputasi bank dalam memberikan pelayanan itu penting. Jangan sampai nasabah yang punya masalah dengan KPR malah dilempar ke departemen-departemen lain.


Selain itu, nasabah hendaknya memperhatikan pemilihan developer yang dilakukan oleh bank penyedia KPR. Bank yang berpengalaman, lanjutnya, tak serta merta asal-asalan dalam menggandeng developer untuk bekerja sama.


Developer mitra bank sebaiknya memiliki pengalaman yang terpercaya, memiliki dana yang cukup untuk pembangunan, dan memiliki sistem pengurusan sertifikat yang baik. Sehingga, nasabah terhindar dari masalah keabsahan sertifikat.


Pastikan keabsahan sertifikatnya, sertifikat induknya bagaimana. Nanti pemecahan sertifikat bagaimana. Itu hal yang penting diperhatikan.



Nasabah Diminta Berhati-Hati Menerima Tawaran KPR