Showing posts with label Pasar Global. Show all posts
Showing posts with label Pasar Global. Show all posts

Thursday, January 8, 2015

Sesi Pertama: Aksi Beli Lebih Masif, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan positif dengan menguat 17 poin. Indeks hampir menyentuh posisi rekor tertinggi yang diraihnya September lalu.  Kabar baik juga datang dari Eropa, yang beberapa hari lalu sempat menjadi penyebab sentimen negatif. Bank sentral Uni Eropa (ECB) berkomitmen untuk mengerahkan segala daya demi mempercepat pemulihan ekonomi di kawasan tersebut.


Menutup perdagangan Sesi I, Jumat (9/1), IHSG menguat 17,853 poin (0,34%) ke level 5.229,681. Sementara Indeks unggulan LQ45 naik 4,358 poin (0,49%) ke level 902,359.  Indeks berhasil menghindari zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Indeks sempat naik cukup tinggi hingga ke titik tertingginya di level 5.238,386.


Tercatat perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 135.086 kali dengan volume 5,219 miliar lembar saham senilai Rp 4,167 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 92 turun, dan 108 saham stagnan.  Bursa-bursa regional masih kompak bergerak di zona hijau hingga siang hari ini. Sentimen positif dari pasar global bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku pasar.


Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 850 ke Rp 26.075, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 725 ke Rp 15.200, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 350 ke Rp 68.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 325 ke Rp 17.225.


Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 850 ke Rp 21.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 60.450, Unilever (UNVR) turun Rp 325 ke Rp 33.050, dan Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 250 ke Rp 4.800.


Sementara bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 menguat 101,89 poin (0,59%) ke level 17.268,99, Indeks Hang Seng melonjak 247,83 poin (1,04%) ke level 24.083,36, Indeks Komposit Shanghai naik 8,17 poin (0,25%) ke level 3.301,63, dan  Indeks Straits Times tumbuh 5,87 poin (0,18%) ke level 3.350,98. [geng]


 



Sesi Pertama: Aksi Beli Lebih Masif, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

Saturday, October 18, 2014

China Catat Kenaikan Nilai Ekspor Impor Membuat Pasar Glolbal Bergairah

Financeroll – Pasar kembali bergairah setelah China mencatatkan kenaikan nilai ekspor dan impor pada September 2014, yang menandakan bergeraknya pertumbuhan ekonomi di negara tersebut dan diharapkan bisa menjadi penopang di tingkat global.


Ekonom Panin Sekuritas mengatakan data yang dirilis pagi ini mengimbangi sentimen negatif yang beredar di pasar, setelah IMF belum lama ini memangkas pertumbuhan ekonomi global tahun 2014 dari 3,4% menjadi 3,3%.


Data itu menunjukkan China tumbuh ekonominya.


Dia mengemukakan memang surplus perdagangan China yang baru dirilis lebih rendah dari ekspektasi, yaitu US$30,9 miliar kenyataannya. Sementara itu diprediksi mencapai US$41,1 miliar.


Namun ekspor yang mengalami peningkatan di atas ekspektasi, menunjukkan bagusnya permintaan global, termasuk Amerika Serikat.


Nilai impor China yang jauh melebihi ekspektasi, ujarnya, juga menunjukkan permintaan domestik di negeri Tirai Bambu tersebut menguat.


Bangkitnya ekonomi China tersebut, diharapkan mengimbangi pandangan pasar pada pertumbuhan global, terutama dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa dan Jepang.


Seperti diketahui Ekspor China naik 15,3% dari tahun sebelumnya, menurut data kepabeanan China. Sedangkan angka tengah para analis yang disurvei menyebutkan pertumbuhan hanya 12%.


Impor dilaporkan naik 7%, padahal sebelumnya diproyeksikan terjadi penurunan sebesar 2%.



China Catat Kenaikan Nilai Ekspor Impor Membuat Pasar Glolbal Bergairah